Sekedar mengingatkan...

Dengan berbaik sangka tadinya saya kira johny-indon itu sekedar
korban didikan
bapaknya yang serdadu dan yang, tentu saja, diajar membunuh manusia
dan yang
berkemungkinan pernah memimpin pembantaian atau ikut melakukan
pembataian yang
begitu sering dilakukan serdadu Indonesia...

Atau korupsi besar-besaran, yang juga sering dilakukan serdadu
Indonesia..

Atau dua-duanya: pernah memimpin atau ikut pembantaian dan korupsi
besar-besaran.

Yang jelas, bapak johny-indon itu adalah serdadu yang buas, begitu
buasnya,
begitu biadabnya, begitu kejamnya, begitu kejinya dan begitu ganasnya
hingga dia
tega-teganya memperlakukana anaknya kayak anjing budug dengan
menendang
johny-indo hingga terkencing-kencing...

Jadi, saya kira tadinya, otak johny-indo itu sekedar ciut hingga, by
a a manner
of speaking, menjadi sekecil biji peler anjing chihuahua..

Dan kelakuan johny-indo itu memang mirip kayak anjing: demen
menggongong asal
menyalak.

Mikir, dia jelas tidak bisa.

Tapi ternyata keadaan johny-indon itu jauh lebih parah: otaknya jelas
sudah
rusak berat dan jadi busuk, nista lagi menjijikkan.

Jelasnya: johny-indon itu bukan manusia waras.

Begitu rusak otaknya hingga dia tidak tahu, antara lain, bahwa sumo
itu adalah
sport orang Jepang dan Marlene itu adalah nama perempuan.

Dan seperti rezameutia juga, johny-indon itu jelas adalah psikopat
yang demen
memfitnah dan pamer isi otaknya yang sudah rusak dan jadi busuk,
nista lagi
menjijikan itu.



--- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@...> wrote:
>
> 
> 
> hook borokokok,
> koq elu ngga berani ngritik si musmus langsung? 
> takut sama jakunnya ya?
> dasar mental letoy sia mah.
> 
> --- In [email protected], "kim" <kimhook@> wrote:
> >
> > --- In [email protected], Abbas Amin <abas_amin08@> wrote:
> > >
> > > Analisa Muskitawati, cukup netral, enak disimak.
> > > Dan tidak nembak kesana kemari. Nah baru ini gaya reporter asli.
> > 
> > Bas barabas,
> > berangkali, ya berangkali, tulisan itu ada baeknya enak dibaca
> > juga akurat. Merujuk pada masalah dataran tinggi Golan, sampe
> > hari ini Syria menta sama Israel agar dibalikin lagi daerah itu.
> > Dataran tinggi Golan itu pernah dimiliki oleh Syria, bukan Mesir.
> > 
> > Jadi Bas, hal ini mengenai hal yang ada hubungannya dengan 
> > geo-politik, bukan cerita silat ataupun cerita-cerita spt ter-
> > tulis di Al Quran. Soal geo-politik, ia butuh elmu pengetahuan.
> > 
> > Okeh ?
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke