sebelumnya jg aksi telanjang saat menentang penyelenggaran Euro 2012 
Polandia-Ukraina. Kegemaran yg aneh. Kemungkinan mmg mereka mendapat kepuasan 
saat telanjang dan di tonton orang. Hrs diteliti penyimpangan kearah hal tsb. 
Obyek demo mereka hanya mencari2 saja, asal bsa telanjang dan puas...


--- On Thu, 8/9/12, Web <[email protected]> wrote:

> From: Web <[email protected]>
>       
>       
>       Isu politik kembali mencuat di tengah pelaksanaan
> Olimpiade 2012, Ibu Kota London, Inggris. Kali ini tidak
> muncul di arena pertandingan, melainkan di kawasan pusat
> kota, dekat Jembatan London. Beberapa pegiat perempuan
> protes sambil telanjang. Mereka menganggap panitia pesta
> olahraga sejagat itu mendukung penerapan syariat Islam.
> 
> 
> Empat perempuan itu melepas baju dan hanya mengenakan celana
> dalam. Di dada mereka terdapat tulisan cat 'tolak
> syariah'. Mereka berorasi di tengah kerumunan,
> menyatakan Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai
> penyelenggara acara empat tahunan ini menyokong syariat
> Islam. "Bila aturan mengekang itu boleh diterapkan di
> perlombaan, IOC sebaiknya menyelenggarakan juga lomba
> rajam," kata salah satu pengunjuk rasa, seperti
> dilansir harian the Daily Mail, Kamis (2/8).
> 
> 
> Para pengunjuk rasa adalah anggota kelompok feminis radikal
> Femen dari Ukraina. Sejak empat tahun terakhir, organisasi
> khusus kaum hawa ini sering telanjang saat berdemonstrasi.
> Pada ajang Piala Eropa dua bulan lalu, mereka juga melakoni
> aksi serupa menolak bisnis prostitusi selama penyelenggaraan
> kejuaraan sepakbola itu.
> 
> 
> Sempat berorasi selama beberapa menit, beberapa anggota
> Kepolisian London langsung mencokok mereka. Keempat pegiat
> itu dipaksa memakai kain atau pakaian, lalu digelandang ke
> markas untuk dimintai keterangan.
> 
> Bersamaan dengan aksi itu, Femen lewat situs resminya
> melansir keterangan pers, menjelaskan alasan mereka
> mengirimkan anggota untuk telanjang. Organisasi ini menilai
> IOC bersikap toleran terhadap keinginan negara-negara muslim
> agar atlet perempuan mereka memakai jilbab. "Syariat
> Islam adalah hukum kejam terhadap perempuan, membiarkan
> negara muslim tetap menerapkan aturan itu bertentangan
> dengan prinsip kesetaraan olimpiade selama ini."
> 
> 
> Persoalan jilbab memang sempat membuat IOC dan kontingen
> dari negara muslim bersitegang. Kasus terakhir melibatkan
> pejudo Arab Saudi yang nyaris dilarang tampil karena
> bersikeras ingin memakai penutup aurat.
> 
> Pihak IOC melunak dan membolehkan penggunaan jilbab karena
> mereka aktif membujuk Saudi agar bersedia mengirimkan atlet
> perempuan. Dari seluruh negara di dunia, tinggal Qatar dan
> Brunei Darusalam menolak mengirim atlet wanita di
> pertandingan internasional.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke