Ref: Mungkin bisa dipastikan bahwa mereka yang berbelanja bukan prajurit 
kerocok, tetapi petinggi-pentinggi yang berbintang-bintang mengkilat di pundak. 
Apakah ada larangan bagi mereka untuk berbelanja di negara yang mereka kuasai?

http://www.shnews.co/detile-6716-50-persen-biaya-kemenhan-untuk-belanja-pegawai-.html


50 Persen Biaya Kemenhan untuk Belanja Pegawai 
M Bachtiar Nur | Kamis, 23 Agustus 2012 - 15:29:05 WIB

Dibaca : 30 
Share 


(dok/antara)Meski peringkat pertama pagu tahun 2013, tapi pagu itu untuk lima 
sektor. 
JAKARTA - Belanja pegawai tetap menjadi pengeluaran tertinggi dalam pos 
pengeluaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Rencana Anggaran Pengeluaran 
Belanja Negara (RAPBN) Kemenhan yang meningkat hingga Rp 77 triliun. 

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, meski menjadi peringkat 
pertama untuk pagu 2013, namun menurutnya jumlah itu tersebar dalam lima 
sektor, yaitu Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. 
Secara sektoral, Kemenhan hanya mendapat nilai Rp 17 triliun untuk pagu 2013. 


"Kita mendapatkan RAPBN 2013 dari pengumuman presiden tertinggi Rp 77 triliun. 
Namun Rp 77 triliun itu kalau dilihat dari segi departemen. Kalau dari sektor 
memang pendidikan yang tertinggi masih 20 persen," ujar Menhan usai apel hari 
pertama di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/8). 

Dia menjelaskan, dari total pagu itu, sekitar 50 persen untuk belanja pegawai 
sebab ada banyak personel militer dan nonmiliter. Sementara itu, sisanya 
digunakan untuk belanja barang, alutsista, termasuk yang menggunakan pola 
multiyears. 

"Dari Rp 77 triliun itu, sebagian besar untuk belanja pegawai sekitar 50 
persen. Ini karena yang di bawah kita itu 460.000 personel, baik militer dan 
nonmiliter. Namun nilai ini lebih rendah dari kepolisian," katanya. 

Menhan menegaskan, selain untuk belanja pegawai, anggaran terserap untuk 
belanja modal dan belanja barang (alutsista). 

"Pengalaman kita, 99 persen terserap setiap tahunnya untuk anggaran belanja 
barang. Jadi Rp 77 triliun anggaran untuk pagu 2013 itu kita yakin juga akan 
terserap untuk membangun kekuatan ini," kata Purnomo.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Marsdya TNI Erys Herryanto 
menambahkan, dari Rp 17 triliun untuk pagu, Rp 5 triliun di antaranya digunakan 
untuk pembayaran uang muka pembelian alutsista. 

"Jadi memang terbesar (RAPBN), tapi sebetulnya ketika di-breakdown jumlahnya 
masih normal. Memang ada peningkatan, tapi tidak siginifikan. Ini semua dalam 
rangka percepatan minimum essential force (MEF). Alatnya (alutsista) sudah 
dtetapkan sejak dua tahun dan sudah ada penetapan smber pembiayaan," kata 
Marsdya TNI Erys Herryanto. 


(Sinar Harapan) 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke