Sisanya yg bukan unt belanja pegawai itu masih dikorupsi jg. Mungkin yg dikorupsi itu sekitar 30-40% dr total nilai proyek. Ini kalo bukan proyek fiktif.
>________________________________ > From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Thursday, August 23, 2012 7:20 PM >Subject: [proletar] 50 Persen Biaya Kemenhan untuk Belanja Pegawai > > > >Ref: Mungkin bisa dipastikan bahwa mereka yang berbelanja bukan prajurit >kerocok, tetapi petinggi-pentinggi yang berbintang-bintang mengkilat di >pundak. Apakah ada larangan bagi mereka untuk berbelanja di negara yang mereka >kuasai? > >http://www.shnews.co/detile-6716-50-persen-biaya-kemenhan-untuk-belanja-pegawai-.html > >50 Persen Biaya Kemenhan untuk Belanja Pegawai >M Bachtiar Nur | Kamis, 23 Agustus 2012 - 15:29:05 WIB > >Dibaca : 30 >Share > >(dok/antara)Meski peringkat pertama pagu tahun 2013, tapi pagu itu untuk lima >sektor. >JAKARTA - Belanja pegawai tetap menjadi pengeluaran tertinggi dalam pos >pengeluaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Rencana Anggaran Pengeluaran >Belanja Negara (RAPBN) Kemenhan yang meningkat hingga Rp 77 triliun. > >Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, meski menjadi peringkat >pertama untuk pagu 2013, namun menurutnya jumlah itu tersebar dalam lima >sektor, yaitu Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. >Secara sektoral, Kemenhan hanya mendapat nilai Rp 17 triliun untuk pagu 2013. > >"Kita mendapatkan RAPBN 2013 dari pengumuman presiden tertinggi Rp 77 triliun. >Namun Rp 77 triliun itu kalau dilihat dari segi departemen. Kalau dari sektor >memang pendidikan yang tertinggi masih 20 persen," ujar Menhan usai apel hari >pertama di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/8). > >Dia menjelaskan, dari total pagu itu, sekitar 50 persen untuk belanja pegawai >sebab ada banyak personel militer dan nonmiliter. Sementara itu, sisanya >digunakan untuk belanja barang, alutsista, termasuk yang menggunakan pola >multiyears. > >"Dari Rp 77 triliun itu, sebagian besar untuk belanja pegawai sekitar 50 >persen. Ini karena yang di bawah kita itu 460.000 personel, baik militer dan >nonmiliter. Namun nilai ini lebih rendah dari kepolisian," katanya. > >Menhan menegaskan, selain untuk belanja pegawai, anggaran terserap untuk >belanja modal dan belanja barang (alutsista). > >"Pengalaman kita, 99 persen terserap setiap tahunnya untuk anggaran belanja >barang. Jadi Rp 77 triliun anggaran untuk pagu 2013 itu kita yakin juga akan >terserap untuk membangun kekuatan ini," kata Purnomo. > >Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Marsdya TNI Erys Herryanto >menambahkan, dari Rp 17 triliun untuk pagu, Rp 5 triliun di antaranya >digunakan untuk pembayaran uang muka pembelian alutsista. > >"Jadi memang terbesar (RAPBN), tapi sebetulnya ketika di-breakdown jumlahnya >masih normal. Memang ada peningkatan, tapi tidak siginifikan. Ini semua dalam >rangka percepatan minimum essential force (MEF). Alatnya (alutsista) sudah >dtetapkan sejak dua tahun dan sudah ada penetapan smber pembiayaan," kata >Marsdya TNI Erys Herryanto. > >(Sinar Harapan) > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
