Kebijakan penjara federal di Amerika Serikat melarang tahanan salat
berjamaah diajukan ke pengadilan. Penggugat bernama John Walker Lindh,
seorang mualaf yang dibui lantaran membantu Taliban.

Pada sidang di Pengadilan Negeri Indianapolis, Negara Bagian Indiana,
kemarin, Lindh menilai kebijakan sipir di Penjara Terre Haute tempat dia
ditahan menghalangi dia beribadah. "Padahal sesuai iman saya, salat
berjamaah merupakan ibadah utama," ujar Lindh seperti dilansir surat kabar
the Huffington Post, Selasa (28/7).

Lindh memeluk Islam pada pertengahan 1990-an, lalu berkeliling ke banyak
negara muslim. Dia ditangkap ketika berada di Afghanistan sebelas tahun
lalu. Pemerintah Amerika mendakwa dia berkomplot dengan Taliban
merencanakan terorisme lantas dibui 20 tahun.

Dia dan 24 tahanan muslim terkait kasus terorisme dikirim ke Terre Haute
lima tahun lalu. Awalnya mereka bisa salat berjamaah, namun sipir kemudian
melarang mereka beribadah bersama dan hanya mengizinkan setiap pesakitan
salat sendiri di sel.

Sipir beranggapan para tahanan bisa berkomplot dan merencanakan sesuatu
ketika berkumpul bersama. Lindh dan pengacaranya beranggapan kebijakan itu
melanggar Undang-undang Kebebasan Individu 1993. Beleid itu menyatakan
negara tidak boleh menghalangi sedikitpun ekspresi keagamaan warga negara
Amerika.

Soal tudingan sipir, Lindh merasa kebijakan itu mengada-ada. "Bagaimana
bisa kami merencanakan sesuatu ketika sipir mengawasi ketat salat
berjamaah, tudingan itu sungguh aneh," kata dia.

Pengadilan bakal melanjutkan sidang Kamis pekan ini. Kuasa hukum Pemerintah
Amerika meminta waktu buat mengkaji gugatan Lindh


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke