Semoga saja moderator/owner bisa membuang 2 kunyuk sialan si abu ireng sama 
si saw, rahwana gak punya teman mah haha hihi nya gak bisa lama.
si abu ireng sakit jiwa parah, menuh menuh in folder delete sama kayak si 
uplik, sudah kagak dibuang bagian bawahnya isinya gak pernah lepas dari 
selangkangan.
----- Original Message ----- 
From: "Musik hari Ini" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, September 01, 2012 11:23 PM
Subject: Re: Kampung Petar rusak karena si uplik, gara gara adiknya mampus 
tidak ada yg datang ngelayat......Re: [proletar] the truth explodes... where 
the word begins


Betul paksur kampung petar sudah 2 tahun terahir ini

tidak bikin members nyajadi pinter lagi,seperti taon sebelum nya

ada beberapa orang berkomplotdengan tidak menggunakan rasa MALU

dengan niatan busuk untukmemporak porandakan faham "Sepakat Utk Tidak 
Sepakat."tiap hari kita disuguhi hal2 yang tidak masuk akal sama sekali.

mereka dengan tidak malunya menggunakan kebebasan2 luar batas
yang biasa kita praktekan disini;ber-tahun2 untuk berdiskusi dengan baik

dengan cara2 tidak benar,mereka merampok kebebasan2 kita
mereka merampok&Menukar Hak2 ke Intelektualan dengan Kebodohan.

mereka merampas harta kePROLETARAN kita dengan tampa malu2
lihat keluar ada ribuan miling list berbahasa Indonesia kitaran 11.000
banyak nya tidak ada satupun miling list berbahasa indonesia yang se-bebas2 
PROL,tidak ada satupun yang se Indah PROL sebebas PROL!
sekaya Prol! secerdik! PROL! & sebagus PROL!

kita butuh MODERATOR kita butuh tangan MODERATOR.


________________________________
 From: suryana <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, September 1, 2012 11:38 AM
Subject: Kampung Petar rusak karena si uplik, gara gara adiknya mampus tidak 
ada yg datang ngelayat......Re: [proletar] the truth explodes... where the 
word begins



Iya, kampung petar dulu ditinggalkan banyak member yg bisa berdiskusi dengan
baik dan memiliki faham sepakat utk tidak sepakat.

Dan si uplik yg adiknya mampus sengsara tidak ada yg ngelayat ngaco nya
sudah diluar batas orang normal, tiap hari sejak 1999 selalu morang maring
kesana sini, dan disana sini pun kena tendang, karena tulisannya tidak ada
yg orisinal semua lebih banyak sampah, bisa dibilang tidak satu kata pun yg
bisa dijadikan contoh anutan, setelah usia tinggal sehari dua penyakit
paranoidnya bertambah parah ketakutan modar tidak ada yg ngelayat, dan malah
hanya si marlene gendut yg kesenangan karena tugas melayani aki aki gila
selesai sudah.

Abu ireng sebagai cina bangsat juga termasuk manusia laknat, tulisannya
selalu menyerang sedang hidup dan nge loco di bumi Indonesia, benaran
manusia tidak tahu di untung dan sungguh menyebalkan orang tua yg punya anak
model si ireng, pernah jadi tkw malah kena sodok, akibatnya morang maring di
kampung petar sambil cekakak cekikik dengan gobloknya, gak pernah ngeh bahwa
otaknya tidak lebih pintar dari nyamuk, yg ada hanya kebencian dilain sisi
tinggal ditempat yg sama, tidak bisa lagi jadi tki karena badannya sudah
rusak parah kebanyakan kena sodok, sehingga tidak bisa terpakai sebagai
pekerja sedang orang tuanya tidak mampu memasukan ke rumah sakit jiwa maklum
bapak emaknya sudah menganggap si ireng sudah mampus.

Sunny sebagai loper koran kelas teri juga termasuk anggota rms yg mimpi nya
di awang awang, selain sok tahu menjadi loper koran isinya hanya meneruskan
berita thok, tidak mampu ikut berdiskusi karena memang isi otaknya tidak
memadai utk ikut diskusi, yg dibenaknya hanya rms rms dan rms, gak pernah
mikir bahwa rms di belanda hanya jadi beban yg memalukan.

Masih mending si Kim Mo Hok biarpun giginya maju masih tetap membela adat
Sunda yg menandakan ke khawatiran budaya Sunda tergerus kemajuan jaman,
dilain sisi ketakutan tsb juga terlalu berlebihan, karena utk merubah suatu
budaya tidak lah bisa terjadi dengan cepat, sedang melalui pemaksaan pun
tidak akan mempan, Sunda yg populasinya sekitar 40 juta an, bukanlah
populasi sedikit yg bisa dirubah seenaknya.

Aku pernah bertemu teman kampung Petar sepertinya lebih dari 10 orang,
dengan beragam etnis dan agama, semua akur akur saja, dan jujur saja semua
nya juga jadi sebel sama si tua bangkotan jusfiq, si tua bangkotan tidak
sadar bahwa kelakuannya di kampung petar hanya membuat kotak kotak
kebencian, memang sih hal demikian yg dicari oleh si bangkotan gila, tadinya
aku masa bodo dan ternyata sikap masa bodo ku keliru, kekejian si uplik
didalam cara berfikir jauh lebih keji dan kejam dibandingkan oleh para fasis
yg pernah ada, sangat mirip dengan peranan pastur diabad kegelapan, dimana
yg ada di otak bangsatnya ikut aku, tidak ikut berarti musuh.

Si uplik dengan bangga bisa menulis puluhan mail di kampung petar, tidak
sadar dan tidak ngeh milliser lain bisa melanglang buana dan bertukar
pikiran dengan teman di millis lain, karena fungsi millis adalah mencari
teman, beda sudut pandang dengan si uplik, millis adalah dunia maya yg harus
jadi musuh, siapapun dia adalah musuh.

Sekarang nongol lagi karesten termasuk Jak Pontana, anak baru gede baru bisa
baca alkitab seuir sudah merasa jadi pendeta, gak ngeh bahwa tulisannya
tidak akan membuat pintar malah akan memperlihatkan kebodohannya sendiri, eh
emang otaknya kopong malah ikut meng amin kan postingan yg menghujat agama
lain, gak ngeh tinggal di Indonesia.

Pentang bacot seenaknya di dunia maya bukanlah ciri manusia beradab, semakin
goblok menulis semakin terbaca kebiadaban pola pikir dan kegoblokannya,
saranku buat si jak pontana lebih baik baca file petar dulu, berapa banyak
karesten sialan keluar dari kampung petar, semua disebabkan karena sudah
merasa ( bukannya mikir ) menjadi ahli Alkitab.

SAW hanyalah manusia tidak berahklak, bisa jadi kehidupan sehari hari di isi
oleh irihati yg tidak bisa dipenuhi sehingga menganggap dengan menulis ayat
ayat Al Quran bisa menjelaskan bahwa Al Quran keliru, dan lupa bahwa dirinya
adalah mahluk tak bermoral sok tahu, apakah seorang Gus Dur pun bodoh karena
menganut Islam ?, belum lagi ditarik ke Wali Songo, apakah para wali yg
sebagian besar orang cina juga goblok karena melakukan syiar Islam di pulau
Jawa ( ingat yg melakukan syiar Islam bukan berarti 9 orang, masih ratusan
lainnya, dan karena yg menonjol 9 makanya biasa disebut 9 wali ), apakah
bangga dengan bisa menulis sepotong demi sepotong ayat Alquran sedang
seseorang sepuh Muslim utk bisa sampai memahami Alquran butuh waktu puluhan
tahun.

Rahwana adalah manusia tengil yg juga numpang hidup di Indonesia, bila
banyak pengungsi dari negara timur tengah ke negara kafir di ledek, lha kamu
koq mau tinggal di negara yg Muslimnya mayoritas ?, mengapa tidak ngungsi ke
negara kafir lainnya ?.

Nyak Mus sebagai janda tak bersuami ( bila melihat accountnya dipakai
bersama, mohon maaf jangan jangan ber poliandri ), kadang menulis dengan isi
yg bisa membuat kening ber kerut yg menandakan isi tulisannya patut di
renungkan, banyak kala tulisannya tidak berurutan tahunnya, sehingga jangan
kaget bila menulis sejarah tidak bisa membedakan lagi era Soeharto dan
Soekarno, apalagi sejarah sebelumnya dan sejarah dunia, dan minimal
tulisannya masih ada isinya biarpun isinya tidak jelas.

So Uplik yg ketakutan modar dan gak ada yg ngelayat kecuali si marlene yg
kesenangan karena uplik modar masih bisa membantah tulisan diatas ?, jujur
saja aku tidak pernah yakin, karena otak dan titit plus lobang pantat sudah
menyatu.

----- Original Message ----- 
From: "ajeg" <[email protected]>

Jangan berharap terlalu besar di kampung letar sekarang
yang lagi dibanjiri transmigran frustasi.

Kedatangan mereka tentu saja disambut biang-biang frustasi
di sini yang sudah belasan tahun bagai air di daun talas,
nggak bisa baur dengan yang lain tapi pongah luarbiasa.
Maka, sempurnalah polusi kepongahan yang serba tolol di
seantero kampung ini.

Tak ada lagi tukar-menukar info maupun berbagi pengetahuan
secara bebas & cerdas, sebab freedom of speech dipahami
para tolol itu sebagai freedom of spit. Merasa speak the
unspeakable padahal cuma say nothing, at all.

Salah? Ya enggak. Mereka kan cuma menumpahkan frustasi pribadi
dan paranoidnya dengan cara FPI. Takut dirinya tergoda, maka
rumah makan & tempat hiburan mereka tutup paksa; takut
keyakinannya goyah, maka yang tidak sependapat dengannya langsung
dipertontonkan tarian anjing gila. Tanpa kenal lelah apalagi malu.

Senjakala kampung letar?

Boleh jadi.

--- Musik hari Ini <musikhariini@...> wrote:

> Betul itu saya baru engeh.......
> mungkin terlalu meremehkan hal2 itu
> doeloe saya tebak Ledzep itu terpengaruh Oleh Carmen Maria callas
> kalau tidak salah pernah jadi bini dari onassis
>
> ternyata Umi kalsum itu olah vocal nya kelas Dinosaurus.
>
> Trims....
> Nb:rupanya di Prol kalau kita cermat ada juga yang baru
> Â Â Â Â Â yang tak pernah kita tahu sebelum nya.
>
>
> Umm Kulthum has been a significant influence on a number of
> musicians, both in the Arab World and beyond. Among others, Jah
> Wobble has claimed her as a significant influence on his work. Bob
> Dylan has been quoted as saying, "She's great. She really is.
> Really great."[5][6] Maria Callas, Jean-Paul Sartre, Marie
> Laforêt, Salvador Dalí, Nico, Bono, Farin Urlaub, and Led
> Zeppelin[7] are also known to be admirers of Kulthum's music.
> [citation needed] Youssou N'Dour, a fan of hers since childhood,
> recorded his 2004 album Egypt with an Egyptian orchestra in homage
> to her legacy.[8] One of her best-known songs, "Enta Omri", has
> been the basis of many reinterpretations, including one 2005
> collaborative project involving Israeli and Egyptian artists.
> She was referred to as the Lady by Charles de Gaulle and is
> regarded as the Incomparable Voice by Maria Callas. Umm Kulthum is
> remembered in Egypt, the Middle East, and the Arab world as one of
> the greatest singers and musicians to have ever lived. It is
> difficult to accurately measure her vocal range at its peak, as
> most of her songs were recorded live, and she was careful not to
> strain her voice due to the extended length of her songs. Even
> today, she has retained a near-mythical status among young
> Egyptians. She is also notably popular in Israel among Jews (of
> Mizrahi/Arab background) and Arabs alike, and her records continue
> to sell about a million copies a year. In 2001, the Egyptian
> government opened the Kawkab al-Sharq (Star of the East) Museum in
> the singer's memory. Housed in a pavilion on the grounds of Cairo's
> Manesterly Palace, the collection includes a range of Umm Kulthum's
> personal possessions, including her trademark sunglasses
> and scarves, along with photographs, recordings, and other archival
> material.[9]
>
>
>
> From: ajeg <ajegilelu@...>
>
> > :)
> >
> > Bukan rahasia lagi, itu lantaran bapak percy
> > berguru cengkok bluessy kepada umi kalsum.
> >
> > http://www.youtube.com/watch?v=z5Eo1zFVuWA
> >
> > and your city will fall
> > and your corn won't grow
> > to the silence from the temple
> > hear the truth explode
> > it is written in the dust
> > it is whispered in the wind
> > from the wisdom of the fathers
> > where the word begins
> >
> > --- Musik hari Ini <musikhariini@...> wrote:
> >
> > > Kerjasama yang akur & damai antara Iran sebagai negeri
> > > Syiah terbesar dan Indonesia sebagai negeri Sunni terbesar
> > > tentu berpotensi besar pula untuk menentramkan dunia Islam.
> > > ====================
> > > Akur...padahal ledzep udah ngomong dari doeloe
> > > nengok kebarat tiap hari 5x.
> > >
> > > There's a feeling I get when I look to the west,
> > > And my spirit is crying for leaving.
> > > In my thoughts I have seen rings of smoke through the trees,
> > > And the voices of those who stand looking.
> > > Ooh, it makes me wonder,
> > > Ooh, it really makes me wonder.
> > >
> > >
> > > From: ajeg <ajegilelu@...>
> > >
> > > > Pemerintah RI (siapapun presidennya) harus serius
> > > > menanggapi uluran kerjasama Syiah-Sunni dari pemerintah
> > > > Iran.
> > > >
> > > > Bagaimanapun, komunitas Sunni di Iran lebih kurang
> > > > menghadapi problema serupa dengan saudaranya kaum Syiah
> > > > di Indonesia.
> > > >
> > > > Kerjasama yang akur & damai antara Iran sebagai negeri
> > > > Syiah terbesar dan Indonesia sebagai negeri Sunni terbesar
> > > > tentu berpotensi besar pula untuk menentramkan dunia Islam.
> > > >
> > > > Ini akan menjadi sumbangsih Indonesia dalam ikut
> > > > melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan,
> > > > perdamaian, dan keadilan sosial, sesuai amanat
> > > > Mukadimah UUD'45.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke