uplik gagal jadi orang sastra. Dulu di prol ada yang jago nian sastra nya, saya lupa namanya siapa.
keterampilan berbahasa (menulis,membaca, bicara, menyimak) tidak dimiliki uplik sebagai jebolan sastra ui. dalam menulis, kata2 nya kering, berulang, tanpa makna. dalam membaca, belepotan. dalam bicara, tepatnya uplik bukan bicara, tapi berbunyi, mengaum, mengembik, berkokok. bukan berkata kata. menyimak ? ini yang paling parah. NOL besar. nddak ada waktu dan nddak ada kapabilitas untuk menyimak. waktu habis hanya untuk menulis..menulis...menulis... (baca : merangkai kata tanpa makna). Sebagai orang sastra, uplik juga selalu gagal dalam membedakan mana kata sifat, mana kata benda dan mana kata kerja. Islam itu kata sifat. (Ciri kata sifat apa plik ..... ?) Jadi, saya tak pernah mengatakan bunda theresa itu seorang muslim, namun beliau memiliki sifat sifat yang islami. Mau berkorban bagi orang lain dan BERMANFAAT bagi sesama. "Islami" dengan "muslim" jelas beda. "Islami" itu sifat. Apakah menyembah Allah dalam arti shalat adalah kata sifat ? Kata Benda ? Bukan. Shalat itu kata kerja. Apakah yang MENGERJAKAN SHALAT pasti memiliki sifat sifat islami dalam kehidupan sehari - hari ? Belum tentu. Apakah orang yang mengerjakan Shalat pasti disebut Muslim ? Belum tentu. Bahkan Alquran mengatakan dalam salah satu ayat yang artinya "Dan shalat mereka tidak lebih dari tepukan dan siulan, maka rasakanlah AZAB bagi orang yang shalat, yaitu orang yang lalai dalam shalatnya". Tidak semua minyak samin harus berlabel cap onta. Bagi saya, lebih baik membeli minyak samin cap babi, daripada membeli minyak babi cap onta". Uplik yakin uplik pernah kuliah di UI jurusan sastra ? Kenapa atuh keterampilan berbahasa uplik kok jelek nian ? Kasihan. --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > > > > Thomas Alfa Edison, Ibu Theresa dll. itu TIDAK menyembah allah, tidak > menjadikan khurafah najis al-Musahf sebagai kitab suci.. > > Dan mereka itu, kata Pinpin islami.. > > Dengan kata lain, sungguh tidak perlu menyembah allah dan menjadikan khuarfah > najis al-Musahf sebagai kitab suci untuk islami. > > Sedangkan Pinpin yang menyembah allah dan menjadikan al-Mushaf sebagai kitab > suci bertabiat busuk lagi nista dengan berbangga-bangga dengan cerita dengan > background "gelimang kemewahan" bisa duduk di lobby hotel mewah dan tidak > merasa prihatin, malah mengejek, orang yang bergelantungan di ketera api... > > Ade Kim Hook mah lebih senang naik bus dan kereta api... > > > > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote: > > > > Tidak ada orang islam. > > Islam di belakang kata orang, hanya menjadikan kata islam tidak lebih > > sebagai satu diantara sekian banyak bagian dari orang itu. > > > > tidak ada "sekolah islam". karena kata islam setelah sekolah, hanya akan > > menjadikan "islam" sebagai bagian dari banyak bagian - bagian lain semisal > > "sekolah kristen" , "sekolah Hindu", "Sekolah Umum" > > > > tidak ada pemisahan antara "negara" dan "agama" karena kata "islam" setelah > > kata "agama" (baca : Agama Islam) jelas bukan islam dalam arti islam. Islam > > setelah kata "agama" hanya menjadikan islam sebagai salah satu KOTAK > > diantara sekian banyak kotak : "Agama Kristen...." "Agama Hindu..." "Agama > > ..." > > > > Lebih konyol lagi jika setelah di kotak kan dalam frame "agama Islam", > > kemudian DIPECAH LAGI menjadi Agama Islam Syiah, Agama Islam Sunni, Agama > > Islam Kejawen .." ... > > > > Belum selesai. Lebih dan lebih konyol lagi ketika kembali DIPECAH lagi > > menjadi "Agama Islam Sunni NU", "Agama Islam Sunni Anu",... > > > > Belum selesai ... lebih..lebih...dan lebih konyol lagi ketika Dipecah lagi > > ...dipecah lagi ..dipecah lagi...dipecah lagi...dan lagi ... = Menjadi > > agama islam kotak-kotak. > > > > Tidak ada orang Islam ... > > Yang ada itu adalah sifat sifat ke islam an pada diri seseorang ... > > Sidik ... > > Amanah... > > Fathonah... > > Tabligh ... > > > > SIAPAPUN orang yang JUJUR, apapun agamanya, itulah sifat Islam. > > Manusia ber KTP Islam yang menduduki posisi anggota MPR RI dan sibuk > > korupsi, dia bukan orang Islam meskipun ber KTP Islam. Dalam pandangan > > Islam, mereka itu adalah Musrik. Sebenar-benarnya musrik. Di satu sisi > > mengaku Tuhan itu ada, dan dalam saat bersamaan menafikan keberadaan Tuhan > > seolah Tuhan buta pada saat mereka korupsi. Ateis yang sebenar benarnya > > ateis. Lebih ateis dari rajanya ateis. Mengaku tuhan itu ada, tapi di cuek > > in dengan merasa aman ber korupsi ria. > > > > SIAPAPUN yang dapat memegang amanah, apapun agamanya, itulah sifat Islami. > > Pemimpin yang mengaku ber KTP kristen, namun jujur dan amanah, jauh lebih > > islami dibanding pemimpin yang MENGAKU beragama Islam namun memakan uang > > anggaran, tidak amanah, korupsi untuk biaya kawin dengan daun muda, ber > > kolusi memotong jatah rakyat, makan beras pakir miskin, menggerogoti asset > > negara. > > > > Thomas Alfa Edison, memiliki sifat sifat ISLAMI dengan memberi terang bagi > > dunia di sepanjang masa, bermanfaat bagi manusia sedunia ... > > > > Siapa yang layak masuk surga ? > > > > Alfa Edison yang "menciptakan" terang dunia ... > > > > Atau ... > > > > Manusia berjubah putih, berteriak "allahu akbar", membakar warung remang, > > memukul wanita lemah ... dan pada saat bersamaan ... makan, minum, dari > > harta anak yatim ? > > > > Siapa yang LEBIH ISLAMI ? > > > > Bunda Theresa yang mengabdikan dirinya bagi masyarakat miskin ... > > > > Atau ... > > > > Ustad komersil yang jumpalitan di depan layar kaca, sibuk berbicara tentang > > tuhan, hidup dari amplop, berlaku seperti selebritis dan pamer kemesraan > > dengan wanita cantik YANG BUKAN ISTRINYA di depan banyak orang dengan > > background gelimang kemewahan ? > > > > Islami ... > > Tidak harus berlabel Islam. > > > > > > > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > > > > > > > Omongan seperti omongan Pinpin inilah yang diamini oleh orang Nasrani > > > Indonesai yang dungu-dungu kayak babi itu... > > > > > > Mereka tidak sadar bahwa saat negara yang manoritas penduduknya penganut > > > agama Islam maka TIDAK BISA tidak negara itu akan meluangkan jalan bagi > > > orang Islam untuk memperlakukan kafir sebagai dhimmi, artinya > > > diperlakukan sebagai manusia kelas dua yanag boleh ditindas, > > > diinjak-injak, diperas .. > > > > > > Dan itulah yang terjadi di Indonesia sekarang. > > > > > > Semenara itu orang Islam itu sendiri juga akan saling berbunuhan... > > > > > > Jalan keluar, dan ini hambat oleh orang Islam, adalah pemisahan urusan > > > agama dari urusan negara: sekularisme. > > > > > > > > > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> > > > wrote: > > > > > > > > dan . . . if . . . masih ada manusia yang mengaku muslim dan > > > > berkeinginan mendirikan negara islam si indonesia, maka . . . manusia > > > > itu pasti tidak mengerti apa itu islam. > > > > > > > > insoneaia bukan daarul islam. > > > > indoneaia adalah negara kesepakatan. > > > > > > > > percis seperti masa hudaibiah. > > > > > > > > --- In [email protected], Musik hari Ini <musikhariini@> wrote: > > > > > > > > > > 1. Ketuhanan Yang Maha Esa. > > > > > > > > > > 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab > > > > > 3. Persatuan Indonesia. > > > > > 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam > > > > > permusyawaratan/perwakilan. > > > > > 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
