Saya mohon para pembaca tidak berpandangan sempit, tulisan saya semuanya murni 
terkait perkembangan dan asal usul ilmu pengetahuan yang menginspirasikan para 
ilmuwan dalam menciptakan hal2 baru yang telah membawa kita kesuatu dunia 
modern yang belum pernah terbayangkan oleh nenek moyang kita sebelumnya.  
Ternyata inspirasi para ilmuwan bersumber informasi2 yang ditemukannya dalam 
dongeng dewa dewi Yunani Kuno (Ancient Greek) dan dari ajaran2 agama Hindu.  
Inspirasi2 para ilmuwan telah banyak menimbulkan spekulasi2 baru mengenai 
ditemukannya ilmu pengetahuan oleh para ilmuwan dan tidak lepas dengan 
terciptanya "science fiction" yang telah membuka kemungkinan2 baru yang 
mengkaitkan kita dengan pencipta kita yang diduga berasal dari angkasa luar.

Salah satu science fiction yang paling terkenal adalah "Chariots of the Gods" 
yang penulisnya adalah seorang arkeologis anthropologis berkebangsaan Austria 
yang bernama "Erich Von Daniken".  Dalam pendahuluan bukunya tertulis dengan 
huruf2 besar "Was God an Astronaut?".  Satu hal yang penting yang 
diceritakannya adalah tentang "nabi Musa" yang dalam bible diceritakan menerima 
10 perintah Tuhan dipuncak sebuah gunung, yang tertulis diatas log batu dimana 
sebelum perintah itu diterimanya, terlebih dulu dia melihat burung besi yang 
bising menggelegar seperti mendengar suara guntur dan kilat yang turun diatas 
gunung tsb.  Begitulah apa yang ditulis dalam Bible.

Oleh Erich Von Daniken, tulisan itu dianalisanya sebagai kemungkinan2 turunnya 
roket digunung tsb yang mengeluarkan suara mengelegar dan api kilat sewaktu mau 
mendarat, dan setelah mendarat, penunggang burung besi itu memberikan batu log 
yang sudah ada tulisan 10 perintah Allah tsb.

Dalam spekulasinya, Erich von Daniken membayangkan apabila dizaman nabi Musa 
memang pernah mendarat pesawat ulang alik angkasa luar dari galaxy lain, maka 
saksi2 mata hanya bisa meninggalkan pesan kepada kita sekarang bahwa yang turun 
itu adalah burung besi, karena dizaman itu belum ada sebutan roket.  Dan 
semburan api roket itu disebutnya sebagai kilat sementara suara bisingnya 
digambarkan sebagai guntur.

Demikianlah, begitu banyaknya hasil analysis Erich von Daniken yang membawa 
spekulasi2 baru dalam penelitian angkasa luar sekarang ini yang kebanyakan 
berasal dari dongeng2 dewa dewi Yunani Kuno, dongeng2 agama Hindu, kepercayaan2 
lain dari suku2 terpencil di Afrika, di Amerika Latin, Indian Inca, dan banyak 
lagi sumber2nya yang bukan dari Bible apalagi dari alQuran.

Demikianlah, Bible lebih banyak dijadikan rujukan nama2 tempat yang terkait 
untuk penelitian arkeology, anthropology dan History.  Sedangkan alQuran yang 
asalnya jiplakan taurat, bible dll hanya sedikit sekali informasi mengenai 
nama2 yang kebanyakan lebih mendetail apabila menelitinya dari Bible maupun 
taurat itu sendiri.

> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
> Tahu gak Mus Mus kalau mati di India
> dan dia HIndhu,mayatnya dilempar ke
> Sungai Gangga bersama sama mayat2 yg
> lain. Begitulah ajaran Hindhu makane
> gak dicontek Islam. 

Kalo masalah2 yang anda sebutkan diatas, itu bukan pembicaraan dalam tulisan 
saya, karena yang anda tulis itu terkait kepercayaan Hindu oleh umatnya dulu.

Jadi yang saya tulis itu adalah hal2 yang terkait ilmu pengetahuan yang 
menganalisa aspek2 yang secara simbolisme ternyata merupakan landasan ilmu 
pengetahuan modern sekarang ini.  Bahkan perkembangan matematika pertama 
kalinya adalah dari ahli2 matematika Hindu ini.  Hal2 beginilah yang kemudian 
menjadi bahan study para ilmuwan dunia sekarang ini.  Sebagai salah satu contoh 
saja, Pyramide di Mesir, Borobudur di Indonesia, kesemuanya ini mencengangkan 
para ahli yang hingga kini tetap menelitinya tanpa henti2nya.

Demikianlah keajaiban agama Greek dan Hindu ini tidak pernah habis2nya digali 
para ilmuwan, dan hal ini bukanlah berarti kemudiannya para ilmuwan jadi umat 
Hindu dan penyembah patung2 dewa dewi Yunani kuno.

Banyak spekulasi para ilmuwan bahwa kehidupan dunia kita berasal dari 
kecerdasan dari salah satu planet diruang angkasa, bahwa pyramide itu bukan 
buatan manusia tetapi dibuat para pengunjung dari angkasa luar.

Jadi agama Hindu dan Greek yang menceritakan dewa dewi mereka kemungkinan besar 
adalah figure2 angkasa luar yang pernah berkunjung ke bumi kita ini yang 
kemudian meninggalkan berbagai teknologi tinggi yang tidak dipahami manusia 
waktu itu hingga dijadikan sebagai penyembahan kepada dewa dewi yang 
diceritakan dalam agama2 mereka.

Salah satu contohnya, patung Ganesha di Indonesia menyerupai manusia yang 
memakai baju astronot, tapi karena masyarakat tidak mengerti waktu itu, maka 
digambarkannya sebagai patung gajah.

Jadi demikianlah, para ilmuwan bukan tersangkut kepada kepercayaan umatnya 
melainkan tertarik kepada isi dari ajaran agamanya tanpa mengaitkannya dengan 
ceremonial kepercayaan agamanya.

Hal yang sama juga berlaku dengan agama Greek sehingga pesawat ulang alik pun 
dinamakan Apollo yang adalah nama dewa bulan.  Jadi semua itu adalah sumbernya 
dari agama Greek dan agama Hindu tidak ada dari Nasrani apalagi Islam.

Namun tidak bisa disangkal, bible lebih banyak digunakan oleh ahli2 dibidang 
arkeology, anthropology dan sejarah karena menyangkut lokasi tempat, nama2 
tempat yang bisa dijadikan rujukan untuk penelitian.

Tapi alQuran betul2 sampah saja, isinya hanya mantera2 saja, isinya kutukan, 
ancaman, dan doa2 pengusir setan sehingga manfaatnya bagi ilmu pengetahuan sama 
sekali tidak ada !!!  Memang ada sedikit disebutkan nama2 tempat, tapi nama2 
itu hanyalah sebagian jiplakan dari apa yang tertulis dalam kitab2 taurat saja. 
 Sehingga kalopun dibutuhkan, maka yang dirujuk ke kitab tauratnya atau bible 
bukan ke alQuran.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke