Sejujurnya cukup lama aku tidak banyak memberikan kritikan ke yg namanya 
Jusfiq, aku masih menghormati dengan menulis awal Uda JQ.
Entah berapa tahun, selama itu Jusfiq marah membabi buta ke agama Islam.

Dan aku tidak ikut menulis mengenai Islam karena memang tidak ada masalah 
dengan aku, malah temanku dikelurahanku dari 100 cuma 1 yg cina, dan cina 
ini pun aku buang dari pertemanan karena tidak tahu diri main bendung 
selokan buat miara ikan mas, gak ngeh bahwa mendung selokan akibatnya masuk 
ke kamar mandiku. aku protes kayak gak percaya, dan setelah ngeh bukan nya 
minta maaf malah koar koar ke pemilik rumahnya ( di kontrak ) jadi deh aku 
ribut dengan pemilik rumah, yg akhirnya tetap saja ntu bendungan di bongkar, 
karena bila memang masih di bendung maka ntu selokan akan aku bendung 
dibagian hulu nya.
( ssssttt si pemilik rumah istrinya rada rada gitu deh ).

Di Bogor aku marah besar ke yayasan regina fasis yg membuat putri bungsu ku 
di hina hina, padahal sejak kelas tk sampai lulus smp juara terus, dan ntu 
yayasan jelas yayasan katholik, putriku di ancam tidak akan mendapat surat 
referensi bila mau masuk ke SMA Negri, aku balik ancam bahwa semua umat 
katholik di Bogor akan aku udak aduk bila putriku di cekal oleh kepala 
sekolah yg punya penyakit mirip si jusfiq.

Di Prol aku marah ke si Jusfiq ketika menghina Almarhum Istri Kang Abbas, 
dan menjadi marah sangat marah setelah dengan seenaknya menulis bahwa 
istriku dan  putriku siap di perkosa oleh orang Islam.

Bagi ku tulisan si Jusfiq tersebut adalah tulisan yg paling menyakitkan.
Dan tulisan tersebut tidak akan ada maafnya, biarpun si Jusfiq modar, akan 
terus aku kejar kemanapun, neraka keq, sorga keq kemana keq , aku akan terus 
menghantui si jusfiq yg secara gila sudah melakukan fitnahan yg sangat tidak 
bisa diampuni.

Bagiku si jusfiq juga si item termasuk si loper koran sunny ditambah teman 
baru dan sejenis nya yg dengan seenaknya menjelekan Islam Indonesia aku 
anggap selain orang gila juga sudah selayaknya di penjara, sayangnya mereka 
kaok kaok dan koar koar dari luar negeri, apa berani koar koar bila tinggal 
di Indonesia ?, bila berani maka aku yg pertama akan melaporkan ke polisi 
telah terjadi fitnah dan merusak nama baik aku, yg aku tahu hukuman minimal 
bisa diatas 5 tahun.

Apakah si jusfiq dan si loper koran tidak tahu bahwa dengan menulis kasar di 
millis sebenarnya sedang mengharapkan Indonesia menjadi amburadul, dan si 
item dongo entah di apakan di arab sonoh sampai sedemikian bencinya ke 
Islam, tanpa peduli berapa juta jiwa minoritas di Indonesia bisa hidup 
senang, dan para cina kaya yg seenaknya nyolong duit BLBI ketika krisis 98, 
dan malah ada yg bangga mindahin perusahaannya ke RRC padahal uangnya 
didapat di Indonesia, apakah rakyat Indonesia jadi marah dan merusak dan 
membunuh non Islam ?

Hal seperti ini memang tidak disadari oleh jusfiq yg sudah kadung gila 
karena ketika adiknya mampus tidak ada yg melayat, juga si loper koran sunny 
yg mimpi rms berjaya alih alih jadi beban di Belanda.
Si Ireng sih memang sudah sakit parah, sehingga yg di tulis tidak pernah 
jauh dari selangkangan, tidak mau menulis kisah di arab bisa jadi karena 
urusan selangkangan ( mohon di bantah bila bukan ).

Sekarang ada lagi manusia dogol dengan berbekal blacberry nimbrung nulis di 
Prol, memang sih Karesten ( bukan Kristen, karena Kristen tidak mau nimbrung 
orat oret agama orang lain ), sudah nulisnya sebaris dua, eh ogah pinter, 
Paulus saja tidak tahu bagaimana jadi pengikut Yesus ?, dan sepertinya 
bangga pula dengan ke karesten annya, mendingan si richan biarpun karesten 
minimal masih percaya sama da vinci code, dengan berbekal davinci code bisa 
meramal masa depan, menurutku sih gelo, hanya masih jauh mending, karena 
menulis masih bisa beberapa baris dan memberikan penjelasan, bukan 
cengengesan maupun memutar kaset rusak maupun sekalimat tak berbobot gayanya 
si loper koran.

Entah apakah mereka ntu sadar dan tidak bahwa biarpun yg menulis di Prol ini 
biarpun sedikit masih banyak di pantau oleh member pasif.

Jangan sampai kejadian menghina nabi Muhammad di komputer kantor, dan ketika 
dibaca oleh karyawannya mengakibatkan ybs bangkrut, juga pernah kantor 
polisi pun memantau tulisan di Prol ini.

Sayangnya orang orang gila yg tinggal nya di luar negeri bisa nya koar koar 
dengan bangga menista agama dan Indonesia, tidak pernah sadar dan ngeh bahwa 
asalnya mereka lahir di Indonesia, dan masih memiliki kerabat di Indonesia.

Apakah tulisanku setelah dibaca oleh si edan jusfiq, loper koran rms dan abu 
ireng menjadi ngeh bahwa mereka sudah menanam benih kebencian ke masyarakat 
Indonesia ?, apakah mereka sengaja ?.

Bila membaca sekian tahun, kesimpulanku mereka sudah masuk ke penyakit 
piskopat, dimana yg ada sirik, iri, dengki dengan kedamaian Indonesia. 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke