Tawang maunya istri dan anak perempuan Suryana juga diperkosa... Saya kutip...
David Silalahi: "jadi perang urat syarafnya anda itu menyuruh memperkosa cina?" Tawang: "Hiya sebab Fei Fei itu cino kayak Kim Hok geblek itu." Jadi, Tawang itu maunya istri dan andak perempuan Suryana juga diperkosa. Dan, Suryana diam saja. http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/309758 --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Sejujurnya cukup lama aku tidak banyak memberikan kritikan ke yg namanya > Jusfiq, aku masih menghormati dengan menulis awal Uda JQ. > Entah berapa tahun, selama itu Jusfiq marah membabi buta ke agama Islam. > > Dan aku tidak ikut menulis mengenai Islam karena memang tidak ada masalah > dengan aku, malah temanku dikelurahanku dari 100 cuma 1 yg cina, dan cina > ini pun aku buang dari pertemanan karena tidak tahu diri main bendung > selokan buat miara ikan mas, gak ngeh bahwa mendung selokan akibatnya masuk > ke kamar mandiku. aku protes kayak gak percaya, dan setelah ngeh bukan nya > minta maaf malah koar koar ke pemilik rumahnya ( di kontrak ) jadi deh aku > ribut dengan pemilik rumah, yg akhirnya tetap saja ntu bendungan di bongkar, > karena bila memang masih di bendung maka ntu selokan akan aku bendung > dibagian hulu nya. > ( ssssttt si pemilik rumah istrinya rada rada gitu deh ). > > Di Bogor aku marah besar ke yayasan regina fasis yg membuat putri bungsu ku > di hina hina, padahal sejak kelas tk sampai lulus smp juara terus, dan ntu > yayasan jelas yayasan katholik, putriku di ancam tidak akan mendapat surat > referensi bila mau masuk ke SMA Negri, aku balik ancam bahwa semua umat > katholik di Bogor akan aku udak aduk bila putriku di cekal oleh kepala > sekolah yg punya penyakit mirip si jusfiq. > > Di Prol aku marah ke si Jusfiq ketika menghina Almarhum Istri Kang Abbas, > dan menjadi marah sangat marah setelah dengan seenaknya menulis bahwa > istriku dan putriku siap di perkosa oleh orang Islam. > > Bagi ku tulisan si Jusfiq tersebut adalah tulisan yg paling menyakitkan. > Dan tulisan tersebut tidak akan ada maafnya, biarpun si Jusfiq modar, akan > terus aku kejar kemanapun, neraka keq, sorga keq kemana keq , aku akan terus > menghantui si jusfiq yg secara gila sudah melakukan fitnahan yg sangat tidak > bisa diampuni. > > Bagiku si jusfiq juga si item termasuk si loper koran sunny ditambah teman > baru dan sejenis nya yg dengan seenaknya menjelekan Islam Indonesia aku > anggap selain orang gila juga sudah selayaknya di penjara, sayangnya mereka > kaok kaok dan koar koar dari luar negeri, apa berani koar koar bila tinggal > di Indonesia ?, bila berani maka aku yg pertama akan melaporkan ke polisi > telah terjadi fitnah dan merusak nama baik aku, yg aku tahu hukuman minimal > bisa diatas 5 tahun. > > Apakah si jusfiq dan si loper koran tidak tahu bahwa dengan menulis kasar di > millis sebenarnya sedang mengharapkan Indonesia menjadi amburadul, dan si > item dongo entah di apakan di arab sonoh sampai sedemikian bencinya ke > Islam, tanpa peduli berapa juta jiwa minoritas di Indonesia bisa hidup > senang, dan para cina kaya yg seenaknya nyolong duit BLBI ketika krisis 98, > dan malah ada yg bangga mindahin perusahaannya ke RRC padahal uangnya > didapat di Indonesia, apakah rakyat Indonesia jadi marah dan merusak dan > membunuh non Islam ? > > Hal seperti ini memang tidak disadari oleh jusfiq yg sudah kadung gila > karena ketika adiknya mampus tidak ada yg melayat, juga si loper koran sunny > yg mimpi rms berjaya alih alih jadi beban di Belanda. > Si Ireng sih memang sudah sakit parah, sehingga yg di tulis tidak pernah > jauh dari selangkangan, tidak mau menulis kisah di arab bisa jadi karena > urusan selangkangan ( mohon di bantah bila bukan ). > > Sekarang ada lagi manusia dogol dengan berbekal blacberry nimbrung nulis di > Prol, memang sih Karesten ( bukan Kristen, karena Kristen tidak mau nimbrung > orat oret agama orang lain ), sudah nulisnya sebaris dua, eh ogah pinter, > Paulus saja tidak tahu bagaimana jadi pengikut Yesus ?, dan sepertinya > bangga pula dengan ke karesten annya, mendingan si richan biarpun karesten > minimal masih percaya sama da vinci code, dengan berbekal davinci code bisa > meramal masa depan, menurutku sih gelo, hanya masih jauh mending, karena > menulis masih bisa beberapa baris dan memberikan penjelasan, bukan > cengengesan maupun memutar kaset rusak maupun sekalimat tak berbobot gayanya > si loper koran. > > Entah apakah mereka ntu sadar dan tidak bahwa biarpun yg menulis di Prol ini > biarpun sedikit masih banyak di pantau oleh member pasif. > > Jangan sampai kejadian menghina nabi Muhammad di komputer kantor, dan ketika > dibaca oleh karyawannya mengakibatkan ybs bangkrut, juga pernah kantor > polisi pun memantau tulisan di Prol ini. > > Sayangnya orang orang gila yg tinggal nya di luar negeri bisa nya koar koar > dengan bangga menista agama dan Indonesia, tidak pernah sadar dan ngeh bahwa > asalnya mereka lahir di Indonesia, dan masih memiliki kerabat di Indonesia. > > Apakah tulisanku setelah dibaca oleh si edan jusfiq, loper koran rms dan abu > ireng menjadi ngeh bahwa mereka sudah menanam benih kebencian ke masyarakat > Indonesia ?, apakah mereka sengaja ?. > > Bila membaca sekian tahun, kesimpulanku mereka sudah masuk ke penyakit > piskopat, dimana yg ada sirik, iri, dengki dengan kedamaian Indonesia. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
