Yowis rapopo Mus kalah di Kalimantan Tengah asal di AS menang.

Mualaf: Jack Ellis,Walikota AS yang Masuk Islam..
Posted by Hisyam Ad dien Amerika, GM, Internasional, mualaf 12:01 PM

AMERIKA Ketika Jack Ellis menyatakan masuk Islam pada bulan Mei 2011, 
pemberitaannya menghiasi berbagai media massa AS dan sejumlah media massa 
internasional. Tak heran jika keputusannya masuk Islam menjadi buah bibir, 
karena pada saat itu Ellis masih menjabat sebagai walikota Macon, negara bagian 
Georgia, AS.
Ellis yang semula menganut agama Kristen, hijrah menjadi seorang Muslim setelah 
bertahun-tahun mempelajari al-Quran.
Ia mengucapkan dua kalimat syahadat dalam sebuah upacara kecil di Senegal, 
Afrika Barat. Setelah masuk Islam, Ellis mengurus status hukum perubahan 
namanya dari Jack Ellis menjadi Hakim Mansour Ellis. Ia tetap menggunakan nama 
keluarganya atas permintaan kedua puterinya.
Ellis pertama kali terpilih sebagai walikota Macon pada 14 Desemberr 1999 
sampai tahun 2003. Ia kemudian terpilih kembali menjadi walikota Macon dan 
menjabat sampai bulan Desember tahun 2007. Ellis adalah warga kulit hitam 
pertama yang terpilih sebagai walikota Macon sepanjang 176 tahun sejarah kota 
itu.
"Saya kembali ke akar saya setelah bertahun-tahun melakukan perenungan," kata 
Ellis saat ditanya mengapa ia memilih pindah ke agama Islam.
Ia melanjutkan, "Mengapa seseorang menganut Kristen? Anda melakukannya karena 
Anda merasa melakukan hal yang benar ... Buat saya, hal itu bukan persoalan 
besar. Tapi orang banyak ingin tahu apa yang Anda yakini."
Ellis mengatakan, ia mempelajari al-Quran selama bertahun-tahun dan ia merasa 
menemukan tujuan hidupnya dalam Islam saat ia berkunjung ke Senegal, Afrika 
Barat. Menurut Ellis, nenek-nenek moyangnya sudah memeluk agama Islam sebelum 
mereka dibawa ke Amerika Utara sebagai budak.
Setelah menjadi seorang Muslim, ayah dari lima anak itu mulai membiasakan diri 
untuk menunaikan salat lima waktu dan secara rutin berkunjung ke Islamic Center 
di Bloomfield Road. Ellis mengaku bangga dengan kebebasan beragama di AS.
"Kami meyakini Rasulullah Muhammad saw sebagai Nabi terakhir, seperti kami 
meyakini Musa sebagai seorang Nabi," ujar Ellis.
Hakim Mansour Ellis lahir tanggal 6 Januari 1946 di Macon. Ia mengantongi gelar 
sarjana di bidang seni dari St. Leo College di Florida. Ellis pernah bertugas 
di dinas kemiliteran AS selama dua tahun dan ikut dikirim ke Perang Vietnam 
dalam Divisi ke-101 Angkatan Udara AS dengan pangkat Sersan. Atas jasa-jasanya 
di kemiliteran, Ellis mendapatkan sejumlah penghargaan antara lain tiga 
penghargaan Bronze Star dan penghargaan Purple Heart.
Ellis mengaku merasa jiwanya merasa tentram dan damai setelah masuk Islam. 
Ellis juga merasa tidak perlu menyembunyikan keislamannya dari publik yang 
telah memilihnya sebagai walikota Macon, walaupun keputusan memeluk Islam 
adalah keputusan yang sangat pribadi sifatnya,
"Ini adalah keputusan yang sangat personal, tapi saya juga memahami bahwa saya 
seorang publik figur. Sebagai walikota, saya pikir masyarakat berhak tahu apa 
yang saya yakin, dan sebagai orang yang beriman dan iman yang yakini sekarang 
adalan Islam," jelas Ellis.
Selama menjabat sebagai walikota Macon, Ellis dikenal sebagai sosok yang 
memberikan kontribusi besar bagi kemajuan kota itu. Ia menggunakan bantuan dari 
negara bagian dan Federal untuk membantu latihan kerja bagi anak-anak muda, 
membuat program pengarahan, penyuluhan, program usai sekolah dan program untuk 
mengurangi jumlah kriminalitas di kota itu.
"Saya tetap berbagi dengan keluarga besar saya, komunitas Macon yang mendukung 
saya ketika saya masih menjadi seorang Kristiani dan masih mempercayai saya 
hingga kini. Saya masih orang yang sama meski saya mengganti nama saya," tukas 
Ellis. (ol/suaramedia)

Tawangalun.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke