Bila selama ini umat Islam di Ambon telah melihat adanya aktivitas RMS yang 
dilakukan oleh sejumlah tokoh Kristen di kota Ambon dan negeri Belanda secara 
tersembunyi maka kali ini mereka telah berani tampil secara terang-terangan 
mengancam pemerintah RI untuk menyerahkan kedaulatan RMS yang bersama 
masyarakat Kristen Maluku akan mendirikan negara mereka sendiri terlepas dari 
NKRI. Keberanian menuntut pemerintah untuk melepaskan Maluku dari wilayah RI 
tentu telah diperhitungkan matang. Dari sekian perhitungan matang tadi 
elemen-elemen pokok yang menjadi landasan keberanian mereka diantaranya 
adalah:Adanya dukungan kuat internasional yang punya kepentingan dengan 
berdirinya RMS. Dukungan ini selain dibidang politik diplomasi juga dalam 
pembangunan kekuatan bersenjata RMS sebab tekanan sayap politik harus 
disukseskan dengan sayap militer/bersenjata. Hal yang telah terakhiri ini telah 
nyata-nyata disaksikan di lapangan.


________________________________
 From: Sunny <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Saturday, September 8, 2012 6:22 PM
Subject: Re: [proletar] Re: Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon
 

  
Siapa yang menyangkal?  Ambon berdarah karena didatangkan Laskar Jihad dari 
Jawa yang disponsor oleh SBY & co.

From: Tawangalun 
Sent: Saturday, September 08, 2012 10:21 PM
To: [email protected] 
Subject: [proletar] Re: Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon

Kemarin kamu menyangkal bahwa dulu Ambon pernah berdarah malah mintak saya 
menyebutkan didaerah mana saja yg ada wong Islam dipateni,la kok sekarang 
bilang Solo mau dijadikan Ambon.Opo itu gak plin plan?

Tawangalun.

--- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@...> wrote:
>
> http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=39420
> SABTU, 07 September 2012 | 2028 Hits
> 
> Teroris
> 
> Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon
> 
> Bayu Setiyono (22) yang menjadi tersangka anggota jaringan teroris di Solo, 
> mengaku salah satu tujuan kelompoknya melakukan aksi teror terhadap polisi 
> adalah untuk membuat kota tersbut menjadi seperti Ambon dan Poso. 
> 
> Padahal, pria kelahiran 15 Maret 1990 itu, sejak kecil hingga dewasa, hidup 
> dan menetap di kota Solo yang damai.
> 
> "Kami merencanakan pembunuhan seorang polisi dan kami membuat pecah Solo 
> seperti Ambon atau Poso. Di situ pula bisa tegaknya Syariat Islam, 
> khalifah-khilafah Islamiah Indonesia," ujar Bayu dalam video testimoninya 
> yang ditayangkan di Mabes Polri, Kamis (6/9).
> 
> Kini setelah ditangkap oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror, Bayu baru 
> menyampaikan permintaan maafnya kepada warga Solo yang telah dibuatnya resah 
> selama Agustus lalu. Ia juga bersyukur meski ditangkap oleh Densus 88, tetap 
> ada pendampingan dari Tim Pembela Muslim (TPM).
> 
> "Untuk warga kota Solo saya minta maaf sebesar-besarnya atas kelakuan saya 
> atau saya pernah melakukan kesalahan. Alhamdulillah saya sehat-sehat, karena 
> ada dampingan dari pihak polisi dan pihak TPM,"kata dia.(flo/jpnn)
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke