Betul itu RMS sudah pada mati........ tapi cucu nya itu. Mr.Nunusaku 1 Mei 2012 - 2:17pm
Anak-anak RMS harus bersatu dengan bangsa Papua OPM melakukan perjuangan mengusir penjajah biadab RI Jawa di Papua. Jika Papua merdeka otomatis pasti RMS juga merdeka. Kita harus mulai ditanah Papua bersatu dalam perjuangan mengusir penjajah biadab RI Jawa yang sedang menjajah dan merampok kekayaan anak-anak daerah. Lakukan pembantaian penculikan RI Jawa suka Jawa dimanapun bertemu dengan Jawa harus dibantai sebagi tindakan balasan 'GIGI GANTI GIGI, DARAH GANTI DARAH. TIDAK ADA KATA DIALOG. LIHAT DI YOUTUBE BAGAIMANA TNI MELAKUKAN PENYIKSAAN DAN PEMBUNUHAN TERHADAP BANGSA PAPUA DAN MALUKU. Mr.Nunusaku 26 April 2012 - 7:34pm Kalau Rms satu waktu akan pasti merdeka di Maluku, sudah pasti semua penguasa elite RI Jawa dan pendatang yang ada di Maluku harus diusir keluar dari Maluku, kalau gak mau pasti kita akan bantai sampai habis seperti kita bantai "tikus-Tikus " Islam Jawa di Poso dan Maluku. Saat kerusuhan di Maluku ternyata pasukan putih kalah total dengan pasukan merah, akhirnya mereka balik kampung ke Jawa, dan banyak peninggalan kuburan Jihad tak bernama di Maluku....dan banyak janda-janda Jawa karena suaminya telah dibantai di Maluku. Pembuktian sejarah pembantaian saat kerusuhan 1999-2010....terhadap tikus-tikus jihad dari Jawa surabaya. Saat ini TNI jawa sedang membantai orang Papua dan RMS di Maluku...tetapi kami yakin satu saat ada pembalasan terhadap RI Jawa sudah pasti tinggal tanggal mainnya.....dan pembalasan lebih kejam dari perbuatan. ________________________________ From: Sunny <[email protected]> To: [email protected] Sent: Saturday, September 8, 2012 7:33 PM Subject: Re: [proletar] Re: Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon RMS itu sudah lama mati, dihidupkan adalah TNI/Polri untuk maksud tertentu dan begitu juga orang-orang seperti kamu yang hanya mengembik menurut suara gembala. From: Musik hari Ini Sent: Sunday, September 09, 2012 12:38 AM To: [email protected] Subject: Re: [proletar] Re: Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon Bila selama ini umat Islam di Ambon telah melihat adanya aktivitas RMS yang dilakukan oleh sejumlah tokoh Kristen di kota Ambon dan negeri Belanda secara tersembunyi maka kali ini mereka telah berani tampil secara terang-terangan mengancam pemerintah RI untuk menyerahkan kedaulatan RMS yang bersama masyarakat Kristen Maluku akan mendirikan negara mereka sendiri terlepas dari NKRI. Keberanian menuntut pemerintah untuk melepaskan Maluku dari wilayah RI tentu telah diperhitungkan matang. Dari sekian perhitungan matang tadi elemen-elemen pokok yang menjadi landasan keberanian mereka diantaranya adalah:Adanya dukungan kuat internasional yang punya kepentingan dengan berdirinya RMS. Dukungan ini selain dibidang politik diplomasi juga dalam pembangunan kekuatan bersenjata RMS sebab tekanan sayap politik harus disukseskan dengan sayap militer/bersenjata. Hal yang telah terakhiri ini telah nyata-nyata disaksikan di lapangan. ________________________________ From: Sunny <mailto:ambon%40tele2.se> To: mailto:proletar%40yahoogroups.com Sent: Saturday, September 8, 2012 6:22 PM Subject: Re: [proletar] Re: Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon Siapa yang menyangkal? Ambon berdarah karena didatangkan Laskar Jihad dari Jawa yang disponsor oleh SBY & co. From: Tawangalun Sent: Saturday, September 08, 2012 10:21 PM To: mailto:proletar%40yahoogroups.com Subject: [proletar] Re: Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon Kemarin kamu menyangkal bahwa dulu Ambon pernah berdarah malah mintak saya menyebutkan didaerah mana saja yg ada wong Islam dipateni,la kok sekarang bilang Solo mau dijadikan Ambon.Opo itu gak plin plan? Tawangalun. --- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@...> wrote: > > http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=39420 > SABTU, 07 September 2012 | 2028 Hits > > Teroris > > Bayu Ingin Membuat Solo Seperti Ambon > > Bayu Setiyono (22) yang menjadi tersangka anggota jaringan teroris di Solo, > mengaku salah satu tujuan kelompoknya melakukan aksi teror terhadap polisi > adalah untuk membuat kota tersbut menjadi seperti Ambon dan Poso. > > Padahal, pria kelahiran 15 Maret 1990 itu, sejak kecil hingga dewasa, hidup > dan menetap di kota Solo yang damai. > > "Kami merencanakan pembunuhan seorang polisi dan kami membuat pecah Solo > seperti Ambon atau Poso. Di situ pula bisa tegaknya Syariat Islam, > khalifah-khilafah Islamiah Indonesia," ujar Bayu dalam video testimoninya > yang ditayangkan di Mabes Polri, Kamis (6/9). > > Kini setelah ditangkap oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror, Bayu baru > menyampaikan permintaan maafnya kepada warga Solo yang telah dibuatnya resah > selama Agustus lalu. Ia juga bersyukur meski ditangkap oleh Densus 88, tetap > ada pendampingan dari Tim Pembela Muslim (TPM). > > "Untuk warga kota Solo saya minta maaf sebesar-besarnya atas kelakuan saya > atau saya pernah melakukan kesalahan. Alhamdulillah saya sehat-sehat, karena > ada dampingan dari pihak polisi dan pihak TPM,"kata dia.(flo/jpnn) > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
