Israel selalu mematuhi aturan2 yang telah dibuat oleh UN badan dunia yang 
menjadi tempat berunding ini.  Karena kalo Israel melanggarnya akan terkena 
sanksi dan akan berakibat UN akan berpihak kepada Arab Islam ini.

UN selalu berpihak membela dan melindungi yang lemah dan mengenakan sanksi2 
kepada yang dholim yang mendholimi negara2 yang lebih lemah.  Demikianlah, 
secara politik Israel berhasil mendapatkan simpati dengan cara memenuhi aturan 
UN maupun permintaan2 UN dalam kaitannya menjaga perdamaian dunia ini.

Jadi kalo mau main hantem saja sih, cukup dua hari saja semua Arab Islam ini 
pasti ludes nyawanya semua tanpa harus keluar biaya membangun kamar gas yang 
mahal harganya.  Jadi pernyataan ini bukan main2, juga bukan kesombongan karena 
memang sudah ada kenyataannya sewaktu Israel dibokong dengan serangan negara2 
Arab secara pengecut dengan cara keroyokan pada tahun 1967.

Sewaktu Israel dihujani puluhan ribu roket2 oleh Arab Muslimin ini, maka 
angkatan udara Israel membalasnya, dan ternyata berhasil membunuh ribuan orang2 
Arab Palestina ini hanya dalam sekejab mata saja yang akibatnya dunia berang 
tanpa melihat siapa yang bersalah, UN bersidang memanggil duta besar Israel dan 
meminta untuk menghentikan penyerangannya meskipun Israel masih dihujani roket2 
itu tanpa UN sendiri membantu untuk menghentikannya.

Oleh karena itu Irael meningkatkan teknologi tembakan roket2nya hanya kepada 
pelaku penembakkan roket2 itu saja, hingga akhirnya penembakkan roket2 itu 
banyak yang mati dan roket2nya juga makin habis persediaannya.

Israel kemudian mengajukan dua pilihan kepada UN untuk dilakukan oleh Israel 
dalam mengatasi serangan2 periodik oleh Arab Islam ini.  Kesatu adalah 
menyerang balik pihak penyerang roket ke Israel yang resikonya akan jatuh 
korban yang besar dipihak lawan, ATAU kedua adalah memblokade ekonomi sehingga 
tidak bisa lagi mendapatkan supply senjata, amunisi maupun roket2 itu.

Akhirnya UN memilih yang kedua, karena cara blokade ekonomi tidak langsung 
menjatuhkan korban sehingga tidak membuat kesalahan membunuh dengan senjata 
modern.  Demikianlah, ternyata dengan blokade ekonomi lebih berhasil karena 
biayanya lebih murah maupun korban2 yang jatuh dikedua pihak tidak ada atau 
zero.

Israel dari kejadian2 masa lalu, selalu mematuhi aturan UN untuk mendapatkan 
simpati dunia yang jujur, dan ternyata berhasil, dan sekarang Jerusalem sebagai 
ibukota Israel telah mendapatkan pengakuan Amerika dan dunia yang dengan 
otomatis membatalkan semua usul Mahmud Abbas yang menuntut prakondisi sebelum 
1967 sebagai batas negara Palestina yang antara lain Jerusalem sebagai ibukota 
Palestina.

Palestina sendiri mengaku sudah mendapatkan pengakuan dari 120 negara2 didunia, 
ternyata pengakuan itu hanyalah basa basi bukan sejujurnya mengakui negara 
terorist ini.  Terbukti dalam pertemuan negara2 non-blok di Teheran tidak ada 
pernyataan bersama mendukung diterimanya negara Paletina di UN, padahal sekjen 
UN yaitu Ban Ki Moon juga menghadiri pertemuan ini.  Hasil pertemuan negara2 
non-blok ini betul2 mengecewakan Mahmud Abbas yang pulang dengan tangan kosong 
dan membatalkan maksudnya sebelumnya dia berniat mendaftarkan ulang agar negara 
Palestina diterima sebagai anggauta UN.  Tetapi setelah hasil KTT non-blok ini 
mengecewakan, Abbas membatalkan untuk mendaftar ulang melainkan mengikuti 
nasihat Amerika agar pendaftaran ulang itu dilakukan setelah Pemilu di USA 
berlangsung.  Namun apa yang terjadi betul2 diluar dugaan, belum lagi pemilu di 
Amerika berlangsung, pemerintah Amerika telah mengeluarkan pernyataan resminya 
melalui Obama sebagai
 presiden Amerika, bahwa Jerusalem resmi menjadi ibukota Israel yang tidak 
terbantahkan hingga hari kiamat.

> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
> Kenapa Palestinanya yg telah menyrobot
> property Yahudi itu diultimatem aja
> kalau dalam tempo 24 jam gak minggat
> akan dimasukkan kamar gas. Pasti nanti
> PBB akan mendukung sebab Israel hanya
> mateni teroris, dan hanya membela diri.

Memang, seharusnya Israel mengikuti jalan pikiran anda, tapi sayang, perbuatan 
itu biadab dan dilarang HAM di UN dan sudah pasti PBB menolaknya dan oleh 
karena itulah, Israel mengikuti aturan Internasional yang berlaku karena kita 
semua juga Israel meyakini bahwa aturan yang dideklarasikan oleh UN itu 
melindungi mereka semua yang benar bukan melindungi yang salah.

Karena Israel berada dipihak yang benar, maka harus mengikuti aturan yang 
ditetapkan UN.  Dan dengan cara begitulah akhirnya Israel mendapatkan simpati 
sedangkan orang2 Arab dan Arab Palestina ini malah kehilangan simpati sehingga 
sekarang kelaparan di blokade Israel dan dunia tidak bersedia membantunya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke