> "Abbas" <abas_amin08@...> wrote:
> Saat krisis Lebanon; dulu Israel
> disuruh menahan diri; malah ngebomb
> daerah Lebanon ber kali2; apaa itu 
> bisa disebut SELALU patuh ?

Anda memang stupid.  Sudah saya bilang ulang2, bahwa fungsi PBB adalah mediator 
untuk mendamaikan bukan memerintah sebuah negara.  Jadi negara2 Islam 
berkonsipirasi membentuk resolusi sendiri atas nama PBB dimana Israel sendiri 
menolak menandatanganinya.

Jadi kalo tidak menanda tanganinya, bukan berarti melanggar, dan memang tidak 
berkewajiban mematuhinya asal jangan melanggar.

PBB menghormati kedaulatan setiap negara.  Demikianlah, Israel selalu 
menegaskan menolak kalo masalah kedaulatan dalam negerinya dicampuri.

Sama halnya ya, baru2 ini Abbas meminta pengsyahan PBB agar batas negara 
Palestina adalah tapal batas sebelum 1967, tapi PBB tidak bisa menanda 
tanganinya karena masalah pengakuan seperti itu bukan tugas PBB.

PBB hanya bisa mempertemukan Palestina dengan Israel untuk mendapatkan 
kesepakatan dan kesepakatan yang dicapai kedua negara yang konflik setelah 
ditanda tangani keduanya barulah PBB sebagai pihak ketiga menanda tanganinya 
sebagai saksi.

Semuanya, di-mana2, caranya sama, enggak bisa memerintahkan PBB untuk 
memerintahkan Israel begini dan begitu.  Itu cara2 syariah bukan cara kerja UN.

Itulah sebabnya permohonan pengakuan juga ditolak, tahu khan alasannya ???  
sama saja, harus berdamai dulu dengan Israel, bikin kesepakatan setelah ditanda 
tangani berdua baru disyahkan oleh PBB.  Tapi maunya Abba itu potong kompas.

> Ada kapal Liberty milik USA
> yang bukan kapaal pertang malah
> ditenggelamkan. Yang goblok USA
> nya malaah diem aja. Justru
> yang taakut bukan Israel; malah
> USA takut sama Israel !????

Percuma sebar fitnah dengan nuduh2 seperti begitu, semua itu alasanya, karena 
bisa saja nakhoda kapal perang itu orang Amerika keturunan Arab atau Iran itu 
melanggar prosedur berusaha membantu terorist Palestina yang langsung 
ditenggelamkan oleh pihak Israel setelah menghubungi jendral Amerika untuk 
menanyakan apa sebabnya ada kapal perang Amerika masuk ke perairan Israel.  
Oleh Komandannya disimpulkan adanya pengkhianatan maka diperintahkan langsung 
tembak.  Itu sih biasa bukan bodoh atau takut.

Juga waktu peristiwa 911, semua personel CIA dari pangkat paling tinggi ke 
pangkat paling rendah semuanya dipecat karena dianggap bertanggung jawab atas 
peristiwa tsb.

Sudahlah, jangan cari2 yang begituan, karena hal seperti itu urusan internal 
dalam security Amerika yang anda tidak perlu tahu dan sayapun tidak harusnya 
memberi tahu.

> Jadi Mus negara mu itu ternyata
> bukan superpower: makanya tiap
> kali DK bersidang mana berani
> USA menghujat Israel ?

Terserahlah pendapat anda, yang pasti Amerika berlaku adil, membantu Israel 
juga membantu Palestina.  Tapi Palestina tidak berterima kasih, sedangkan 
Israel tidak jadi marah kalo Amerika membantu Palestina.

Jadi yang perlu2 saja yang saya kasih tahu, bahwa Amerika dan juga negara2 
Barat umumnya sangat membenci jiwa khianat seperti Islam ini.

Masalah Palestina sudah lama seleseai kalo Amerika tidak memberi dukungan 
politik dan financial kepada negara Palestina.

Baru sekarang Amerika lepas tangan urusan Palestina, biarlah Israel saja yang 
membereskan dan Amerika hanya mengesyahannya saja.

Secara moral Islam dan negara2 Islam itu tidak baik dan Israel juga berterima 
kasih kepada negara2 Islam itu yang berjoget di-jalan2 raya sewaktu merayakan 
bencana 911 yang menimpa Amerika.

Amerika selalu bertindak adil tidak berat sebelah, tapi kalo ada negara yang 
kemudian melakukan kecurangan, maka tidak perlu Amerika membalasnya cukup lepas 
tangan saja.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke