Sekedar mengingatakan saya sampaikan sekali lagi...

--

Dengan berbaik sangka tadinya saya kira johny-indon itu sekedar
korban didikan
bapaknya yang serdadu dan yang, tentu saja, diajar membunuh manusia
dan yang
berkemungkinan pernah memimpin pembantaian atau ikut melakukan
pembataian yang
begitu sering dilakukan serdadu Indonesia...

Atau korupsi besar-besaran, yang juga sering dilakukan serdadu
Indonesia..

Atau dua-duanya: pernah memimpin atau ikut pembantaian dan korupsi
besar-besaran.

Yang jelas, bapak johny-indon itu adalah serdadu yang buas, begitu
buasnya,
begitu biadabnya, begitu kejamnya, begitu kejinya dan begitu ganasnya
hingga dia
tega-teganya memperlakukana anaknya kayak anjing budug dengan
menendang
johny-indo hingga terkencing-kencing...

Jadi, saya kira tadinya, otak johny-indo itu sekedar ciut hingga, by
a a manner
of speaking, menjadi sekecil biji peler anjing chihuahua..

Dan kelakuan johny-indo itu memang mirip kayak anjing: demen
menggongong asal
menyalak.

Mikir, dia jelas tidak bisa.

Tapi ternyata keadaan johny-indon itu jauh lebih parah: otaknya jelas
sudah
rusak berat dan jadi busuk, nista lagi menjijikkan.

Jelasnya: johny-indon itu bukan manusia waras.

Begitu rusak otaknya hingga dia tidak tahu, antara lain, bahwa sumo
itu adalah
sport orang Jepang dan Marlene itu adalah nama perempuan.

Dan seperti rezameutia juga, johny-indon itu jelas adalah psikopat
yang demen
memfitnah dan pamer isi otaknya yang sudah rusak dan jadi busuk,
nista lagi
menjijikan itu.



--- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@...> wrote:
>
> 
> 
> mungkin kejadian di thailand dini bisa menginspirasi uplik 
> untuk melakukan bunuh diri dengan cara yg unik, selain 
> nenggak pil mati.
> 
> http://news.detik.com/read/2012/09/07/135001/2011250/1148/depresi-karena-hutang-wanita-thailand-lompat-ke-kandang-buaya?9911012
> 
> Jumat, 07/09/2012 13:50 WIB
> Depresi karena Hutang, Wanita Thailand Lompat ke Kandang Buaya
> Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
> Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda
> Ilustrasi (The Phuket News)
> Bangkok, Depresi berat akibat banyak hutang, seorang wanita Thailand nekat 
> bunuh diri. Dia melompat ke dalam kandang buaya! Namun tidak diketahui 
> bagaimana nasib wanita ini karena jasadnya belum ditemukan hingga saat ini.
> 
> Seperti dilansir The Phuket News, Jumat (7/9/2012), Tiwaphan Jitsathra (36) 
> diketahui bertatap muka terakhir kali dengan suaminya, Sane Jitsathra (55) 
> pada 24 Agustus lalu. Saat itu, Tiwaphan berpamitan dengan suaminya untuk 
> pergi konsultasi ke dokter. Namun ternyata dia tidak kembali.
> 
> Kemudian beredar kabar dari salah satu staf penangkaran buaya setempat, yang 
> menuturkan ada seorang wanita terjun ke dalam kandang buaya beberapa hari 
> sebelumnya. Sanei yang mengkhawatirkan keberadaan istrinya pun memutuskan 
> melapor ke polisi setempat.
> 
> Beberapa hari kemudian, Sanei mendapat telepon dari pihak penangkaran buaya 
> setempat yang menyatakan ingin melakukan penyelesaian dengannya soal insiden 
> yang dialami istrinya. Namun Sanei menegaskan, dirinya tidak menginginkan 
> uang sama sekali melainkan hanya ingin tahu nasib istrinya. Sanei hanya 
> meminta kejelasan apakah istrinya masih hidup atau tidak. Namun pihak 
> penangkaran tidak memberi keterangan yang jelas.
> 
> Ketika polisi melakukan investigasi di penangkaran buaya tersebut, reaksi 
> berbeda diberikan oleh sejumlah karyawan di sana. Pihak penangkaran membantah 
> ada tragedi yang terjadi di sana. Namun polisi berhasil menemukan rekaman 
> video CCTV yang menunjukkan keberadaan Tiwaphan di penangkaran buaya tersebut.
> 
> Kepolisian setempat pun masih melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden 
> ini. Namun diduga kuat bahwa Tuiwaphan tewas saat melakukan aksi nekatnya 
> tersebut.
> 
> Atas dugaan ini, Sanei mengaku dirinya tidak lagi terkejut. Dia justru 
> menuturkan, istrinya telah sejak lama mengalami depresi karena masalah 
> keuangan. Sanei menegaskan, dirinya hanya ingin mengetahui apakah istrinya 
> benar-benar sudah meninggal. Dia juga menyatakan tidak akan mengajukan 
> gugatan hukum terhadap pihak penangkaran buaya, jika memang insiden tersebut 
> benar terjadi.
> 
> --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@> wrote:
> >
> > 
> > hahaha.. 
> > stres, darting, & sakit gigi kumat... 
> > 
> > Tinggal bunuhdirinya belon. 
> > 
> > 
> > --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> > 
> > > Tolol.
> > > 
> > > Goblok.
> > > 
> > > Bodoh. 
> > > 
> > > Dungu. 
> > > 
> > > Pandir.
> > > 
> > > Otak babi.
> > > 
> > > Otak binatang.
> > > 
> > > Saya tunjukkan kedunguannnya lantas dia cuap-cuap kayak nonok bebek 
> > > yang baru dientotin monyet bonobo...
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke