Wah keliru tuh berita, bukan di Thailand, pokoknya yg jelek jelek mah adanya di Indonesia, silahkan tanya si uplik yg gelo karena adiknya mampus gak ada yg melayat, loper koran sunni rms koplok, abu ireng yg stress nongkrong di kedutaan Indonesia di Arab....
----- Original Message ----- From: "johny_indon" <[email protected]> > > > mungkin kejadian di thailand dini bisa menginspirasi uplik > untuk melakukan bunuh diri dengan cara yg unik, selain > nenggak pil mati. > > http://news.detik.com/read/2012/09/07/135001/2011250/1148/depresi-karena-hutang-wanita-thailand-lompat-ke-kandang-buaya?9911012 > > Jumat, 07/09/2012 13:50 WIB > Depresi karena Hutang, Wanita Thailand Lompat ke Kandang Buaya > Novi Christiastuti Adiputri - detikNews > Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda > Ilustrasi (The Phuket News) > Bangkok, Depresi berat akibat banyak hutang, seorang wanita Thailand nekat > bunuh diri. Dia melompat ke dalam kandang buaya! Namun tidak diketahui > bagaimana nasib wanita ini karena jasadnya belum ditemukan hingga saat > ini. > > Seperti dilansir The Phuket News, Jumat (7/9/2012), Tiwaphan Jitsathra > (36) diketahui bertatap muka terakhir kali dengan suaminya, Sane Jitsathra > (55) pada 24 Agustus lalu. Saat itu, Tiwaphan berpamitan dengan suaminya > untuk pergi konsultasi ke dokter. Namun ternyata dia tidak kembali. > > Kemudian beredar kabar dari salah satu staf penangkaran buaya setempat, > yang menuturkan ada seorang wanita terjun ke dalam kandang buaya beberapa > hari sebelumnya. Sanei yang mengkhawatirkan keberadaan istrinya pun > memutuskan melapor ke polisi setempat. > > Beberapa hari kemudian, Sanei mendapat telepon dari pihak penangkaran > buaya setempat yang menyatakan ingin melakukan penyelesaian dengannya soal > insiden yang dialami istrinya. Namun Sanei menegaskan, dirinya tidak > menginginkan uang sama sekali melainkan hanya ingin tahu nasib istrinya. > Sanei hanya meminta kejelasan apakah istrinya masih hidup atau tidak. > Namun pihak penangkaran tidak memberi keterangan yang jelas. > > Ketika polisi melakukan investigasi di penangkaran buaya tersebut, reaksi > berbeda diberikan oleh sejumlah karyawan di sana. Pihak penangkaran > membantah ada tragedi yang terjadi di sana. Namun polisi berhasil > menemukan rekaman video CCTV yang menunjukkan keberadaan Tiwaphan di > penangkaran buaya tersebut. > > Kepolisian setempat pun masih melakukan penyelidikan menyeluruh atas > insiden ini. Namun diduga kuat bahwa Tuiwaphan tewas saat melakukan aksi > nekatnya tersebut. > > Atas dugaan ini, Sanei mengaku dirinya tidak lagi terkejut. Dia justru > menuturkan, istrinya telah sejak lama mengalami depresi karena masalah > keuangan. Sanei menegaskan, dirinya hanya ingin mengetahui apakah istrinya > benar-benar sudah meninggal. Dia juga menyatakan tidak akan mengajukan > gugatan hukum terhadap pihak penangkaran buaya, jika memang insiden > tersebut benar terjadi. > > --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: >> >> >> hahaha.. >> stres, darting, & sakit gigi kumat... >> >> Tinggal bunuhdirinya belon. >> >> >> --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: >> >> > Tolol. >> > >> > Goblok. >> > >> > Bodoh. >> > >> > Dungu. >> > >> > Pandir. >> > >> > Otak babi. >> > >> > Otak binatang. >> > >> > Saya tunjukkan kedunguannnya lantas dia cuap-cuap kayak nonok bebek >> > yang baru dientotin monyet bonobo... ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
