sebagai praktisi international trading, gua berkewajiban 
meluruskan tulisan2 kamerad wawan ini supaya para 
pengagumnya tidak tersesat.

--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote:
> 
> Dengan kecerdasan manusia, maka para yahudi menciptakan suatu 
> sistem baru yg disebut dengan uang. Ini sebenarnya hasil inovasi 
> genius para yahudi, karena sistem mata uang itu sebelumnya belum 
> ada, dan menjadi ada. 

dapet info dari mana bahwa jews menciptakan uang wan?

pencipta alat tukar berbentuk logam (uang logam) adalah bangsa lydia, 
bukan jews. 
bangsa lydia ini dulunya berlokasi di turki sekarang.
sedangkan pencipta uang kertas adalah bangsa china, tentu saja karena 
china dikenal sebagai penemu kertas.
jews diketahui sebagai penemu sistem "check", cikal bakal sistem 
perbankan modern. tapi apakah jews pencipta sistem perbankan 
masih belum jelas.


> Namun setelah perang dunia kedua, Amerika Serikat sudah tidak 
>menjaga sistem mata uang berbasis atau senilai/setara simpanan 
>emasnya, karena mereka menganggap mata uang mereka yang menjadi 
>patokan standar.

penyebab tidak digunakannya lagi emas sebagai back-up nilai mata uang 
usd bukan karena "mata uang mereka yang menjadi patokan standar".
tapi karena jumlah emas yg dimiliki amerika sudah tidak 
sebanding dengan uang yg dicetak. 
dengan semakin majunya ekonomi dunia yg menuntut makin banyaknya 
pencetakan uang, akhirnya semua negara sepakat tidak lagi menggunakan 
emas sebagai standar nilai tukarnya. 

nilai tukar mata uang saat ini hanya ditentukan oleh politik dan 
pasar uang. 
sebuah negara yg baru menciptakan mata uangnya sendiri, maka nilai
tukarnya -relatif terhadap mata uang safe-haven, misal usd- 
ditentukan oleh rezim yg berkuasa saat itu (ditentukan secara 
politik).
seiring waktu, nilai itu akan mengikuti pasar uang.

amerika memang 'beruntung', karena dengan proyek marshall plan mata 
uangnya beredar luas di negara2 eropa yg porak poranda karena perang.
hal ini lambat laun menjadikan mata uang usd sebagai standar de facto 
alat tukar internasional karena beredar di negara2 industri besar 
saat itu.

jika jepang yg menang perang, yg jadi standar saat ini pasti yen, 
bukan usd.

> Sebenarnya dalam hukum perdagangan supply and demand, emas juga 
> tidak terlalu  fundamental, secara fungsional, emas bukanlah barang 
> yang bernilai guna selain hanya mempunyai nilai sejarah sebagai 
>  standar value perdagangan.

gua ngga ngerti dengan kalimat elu di atas.
emas justru sangat mempengaruhi ekonomi dunia.
saat harga saham dunia jatuh, orang lari ke emas.
saat nilai mata uang tertentu jatuh, larinya ke emas lagi.

tapi gua coba tebak2 deh.
maksudnya lu mau bilang bahwa fungsi emas hanya sebagai perhiasan doang?
ngga terlalu salah, tapi ngga bener juga.
karena komputer, hp, tv sampe kabel audio kualitas tinggi mengandung emas di 
dalamnya.
emas adalah logam mulia, struktur atomnya tidak mudah berubah.
emas tidak bisa berkarat, dan juga sebagai salah satu konduktor terbaik saat 
ini.
selain sifat2 atomiknya itu, sifat fisiknya yg mudah dibentuk membuat 
emas menjadi pilihan terbaik untuk bahan baku dlm industri elektronik.
bus bus berkecepatan tinggi di tablet android gua, di komputer elu, 
dsb. jalur2nya dibuat dari emas.
dulu jaman pc xt/pc at, untuk mempercepat konerja dibutuhkan 
co-prosesor (populer dgn kode 80286 atau 80386). 
nah kalo elu pernah punya pc jadul begituan, lu liat itu co-prosesornya, itu 
kaki2nya dilapisi emas!

sekitar 40% konsumsi emas dunia adalah untuk industri elektronik, 
sisanya untuk industri perhiasan, dan sebagian kecil buat bikin 
gigi palsu bagi para mafia narkoba.
 
> Misal anda mempunyai uang 1.000.000 usd, dan harga minyak usd 100 
>per barrel, maka anda bisa menyimpan investasi uang anda kedalam 
>investasi minyak atau gas, artinya ketika uang yang anda taruh 
>adalah 1.000.000 usd dan harga minyak usd 100, maka anda akan 
>mempunyai nilai simpanan 10.000 barrel minyak. Namun harga minyak 
>dan gas juga cukup fluktuatif, sehingga ketika harga minyak per 
>barrel-nya turun menjadi usd 70, maka simpanan anda jika dikurs-kan 
>usd maka menjadi 700.000 usd, sebaliknya, apabila harga minyak 
>melambung menjadi usd 150 per barrel, maka simpanan anda jika 
>dikonservasikan kedalam usd maka menjadi 1.500.000 usd

sebuah benda akan dianggap layak untuk mempunyai nilai tukar 
yg tinggi karena 2 hal: 

1. mempunyai fungsi yg berguna untuk kehidupan se hari2. 
2. susah didapat

minyak mempunyai 2 kriteria di atas, tapi minyak relatif lebih 
mudah didapat daripada emas dan persediaannya relatif lebih melimpah.
aapalagi seiring kemajuan teknologi, point 1 untuk minyak bisa hilang 
ketika mesin2 bertenaga listrik semakin murah untuk dimanufaktur.
agak konyol jika orang mau berinvestasi dlm bentuk minyak fisiknya 
(bukan dlm bentuk saham perusahaan minyak ya) ketimbang 
investasi dlm bentuk emas fisik.

btw, otak jusplik dan bleki hanya memenuhi point 2 saja, sehingga 
tidak layak jadi alat tukar.


> Usulan negeri Russia dalam pertemuan ekonomi Davos merekomendasikan
> 
> 1. Perdagangan bilateral sudah tidak wajib lagi menggunakan mata uang usd
> 

setau gua, kecuali transaksi minyak antar anggota opec 
(sehingga muncul 'istilah petrodollar'), ngga 
ada kewajiban bahwa perdagangan internasional harus menggunakan usd.

waktu kantor gua beli barang dari luar, atau waktu kantor gua ekspor, 
pembayarannya pake mata uang apa ya tergantung kesepakatan.

gua pernah beli barang dari malaysia bayar pake GBP.
kastemer beli produk kantor gua ada yg bayar pake usd, ada yg pake euro.

semuanya tergantung kesepakatan.

 
> Singkatnya ini sejarah baru, indonesia tiongkok, ataupun 
>indonesia-->asia tenggara sudah bisa bertransaksi menggunakan mata 
>uang-nya masing-masing.

ngga ada yg baru.
dari dulu juga transaksi perdagangan ngga pernah diharuskan pake usd.
masalahnya cuman kepercayaan aja.
kalau eksportir kita percaya dgn yuan, ya ngga masalah dibayar pake yuan.
begitu juga sebaliknya, kalau eksportir china mau dibayar pake rupiah 
ya transaksi bisa jalan terus.
ngga ada hukum perdagangan internasional yg dilanggar.

> Negara-negara kuat tsb tentu tahu apabila nilai mata uang usd sudah 
>jauh melebihi aset riil fundamentalnya, atau nilai real 
>sesungguhnya. Disini bisa terjadi Amerika menggunakan standar ganda.

seperti gua bilang sebelumnya, nilai mata uang sebuah negara 
hanya ditentukan secara politik dan oleh pasar uang, dimana 
yg diperjualbelikan di pasar uang itu pada dasarnya adalah "kepercayaan".
kalau pelaku pasar "percaya" ekonomi amerika memburuk, usd pasti jatoh dan 
sebaliknya.
kalau pelaku pasar lebih percaya pada swissfranc daripada euro, 
maka orang eropa akan ber bondong2 memborong chf, dan euro jatoh.

jadi istilah "nilai real sesungguhnya" (ini kalimat redundant, 
real itu artinya ya sesungguhnya) itu nonesense, karena dengan sistem 
fiat money nilai real usd memang ngga pernah bisa ketauan.

lain hal jika masih pake sistem back up emas maka nilai real usd 
langsung ketauan karena dengan perjanjian bretton woods 
disepakati saat itu 1 usd dianggap setara dengan 0.03 ounce emas. 
sistem ini berakibat setiap pemerintah amrik mencetak duit 1 usd, 
maka persediaan emas amrik harus ditambah sebesar 0.03 ounce.
dengan sistem ini lama2 amrik  kewalahan juga. 
thn 1969 hampir semua negara pemegang usd ingin menukarkan duit usd 
nya engan emas, dan ternyata persediaan emas amrik ngga mencukupi. 
bubarlah sistem bretton woods tsb.
hal ini membuktikan bahwa amrik emang rajanya penipu dari dulu.

sebagai ilustrasi, nilai 1 usd hari ini hanya setara dengan 0.0005 ounce emas 
saja (padahal dulu dipatok usd 1 = 0.03 ounce).

> 
> Ambil contoh, saat ini nilai publish USD ke Rubbel Russia adalah 
>sekitaran 30 rubbel. Bisa jadi supaya amerika tetap bisa mendapat 
>loan dari Russia maka sebenarya mereka menggunakan nilai ganda, 
>misal ada perjanjian di 'bawah tangan' bahwa rubbel russia yang 
>menjadi pinjaman amerika dinilai sebesar 10 rubbel saja per 1 usd, 
>tapi nilai publishnya adalah 30 rubbel.
> 

ngaco ah.
nilai publish apaan wan? emangnya kamar hotel ada publish rate nya.
nilai mata uang yg sudah beredar hanya ditentukan oleh pasar uang, 
bukan oleh negara penerbit mata uang tsb. 

jadi ngga ada tuh istilah nilai publish, apalagi nilai bawah tangan segala.


> 
> Contoh konkritnya sbb:
> 
> Amerika sangat membutuhkan loan pinjaman untuk operasional agar negaranya 
> tetap berjalan
> 
>  
> 
> Mereka ingin pinjam ke Russia, tapi Russia tahu nilai mata uang USD >sudah 
> tidak punya nilai fundamental seperti nilai rate published.

contohnya ngga kongkrit dan ngga masuk akal.
pertama, rubel bukan safe-haven currency, hampir ngga ada orang 
mau bertransaksi ekspor impor pake rubel.
bahkan waktu indonesia beli sukhoi juga bayarnya tetep aja bake usd.

kenapa orang ngga mau bertransaksi pake rubel?

gampangnya gini, elu pergi ke bali lalu beli lukisan pake duit rubel. 
pedagangnya mau terima ngga? pasti ngga mau, biarpun turis rusia 
di bali mulai banyak.
tapi kalo lu kasih usd, yen, euro dan safe haven currency lainnya 
pasti mau. karena kalo si pedagang itu suatu saat jalan2 ke singapur, 
dia bisa nuker duit usd nya ke sgd, tapi ngga bakalan bisa nuker rubel ke sgd.
jadi rubel itu, seperti juga rupiah, shekel israel, atau rupee india, 
hanya laku di dalam negri masing2 atau di zona terbatas (bisa aja 
rubel masih berlaku di negara2 ex uni soviet).

lebih ngga masuk akal lagi jika nilanya bisa diadjust seenak udel, 
ngga mengikuti pasar uang, atau istilah elu "di bawah tangan".

> sistem nilai standar ganda ini orisinal pemikiran saya, tapi itu 
>sangat memungkinkan dilakukan oleh para westerner yang kreatif, 
>innovatif, dan sekaligus menikmati ketololan bangsa timur atau 
>negara ketiga yang mudah disetir baik dalam sistem global politik, 
>ekonomi, ideologi, dan pemikiran lainnya.


oh jadi itu ide orisinal elu toh.
pantesan.
lol.


> Saat ini fokus dunia memang dalam bidang ekonomi, kecuali 
>Indonesia, fokusnya lebih ke bagaimana letak mesjid yang harus 
>menghadap  ke mekah dengan akurasi tinggi, atau bagaimana membaca 
>Al-Quran yang harus 100% mirip dengan cara membaca orang Arab, atau 
>fokus pembahasan implikasi pemimpin bukan moslem bagi negara 
>indonesia yang geografisnya khusus digerakan oleh Allah.

ini pasti pemikiran orisinal elu juga kan?
soalnya kata deputi perdana mentri belanda, eropa kudu belajar 
dari indonesia dalam menentukan arah ka'bah.. eh salah.. maksudnya 
dalam mengatasi krisis ekonomi dunia.
iya wan, yg ngomong orang bule, ngomongin soal ekonomi dunia, deputi 
perdana mentri pula.

>  
> (Saat ini sedang menjadi siswa di MIT, dalam bidang study: Sastra Ekonomi 
> Pancasila Fakultas Computer Science)
>

jurusan teknik ngacapruk ya wan?



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke