wah tumben2an si musmus pas cerita soal tukang gigi banyak benernya.
dulu praktek di mana mus?

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
> 
> Tukang bikin gigi disebut "technicker gigi", ilmunya dan sekolahnya berbeda 
> dari dokter gigi.  Jadi kepandaian tekniker gigi itu dari sekolah kejuruan, 
> ada diplomanya, jadi bukan ilmu warisan atau diwariskan.
> 
> Tekniker gigi juga buka praktek, tapi langganannya adalah dokter gigi bukan 
> pasien gigi.
> 
> Dokter gigi mengukur gigi2 pasiennya dan menyusun letaknya untuk kemudian 
> dikirimkan ukuran2 ini kepada tekniker gigi agar dibuat seseuai spec yang 
> diminta oleh dokter gigi.  Kemudian setelah selesai pesanan ini oleh tekniker 
> gigi dikirim kembali ke dokter gigi kemudian dipasang ke mulut pasiennya.
> 
> Demikianlah hubungan teknis, medis dan hukumnya antara tekniker gigi, dokter 
> gigi dan pasien2nya.
> 
> Jadi kalo ada tekniker gigi yang menerima pasien yang seharusnya ke dokter 
> gigi, namanya salah jalan, namanya sesat, namanya melanggar hukum dan ini 
> bisa ditangkap dan dipenjarakan.  Apalagi ada tekniker gigi yang menyuntik 
> anestesia ke gigi pasien untuk mencabut gigi, jelas ini berbahaya, bisa 
> terkena infeksi, bisa terjadi perforasi, bisa mengakibatkan perdarahan yang 
> parah hingga pasiennya mati.
> 
> Sedangkan dokter gigipun kalo mau mencabut gigi pasiennya harus memastikan 
> dulu bahwa Hb darah pasien cukup, jarus memastikan bahwa gigi yang akan 
> dicabutnya adalah gigi yang normal.  Oleh karena itu, pengetahuan dan 
> pengalaman dokter gigi disini jauh sangat mendalam dan lebih lengkap 
> peralatannya karena untuk memastikan keamanan pencabutan giti itu tersedia 
> alat rontgen, tersedia lab, dan tersedia O2 untuk membantu pernafasan.
> 
> Memang sekitar 80% masyarakat giginya normal sehingga tukang gigi bisa mudah 
> melakukannya tanpa resiko side effek.  Tetapi bukan bearti side effek yang 
> berbahaya tidak ada.  Banyak pasien yang mati jadi korban tekniker gigi yang 
> praktek gelap seperti ini.  Dan untuk membayar praktek gelap seperti ini 
> tidak lebih murah daripada pergi langsung kedokter gigi.
> 
> Sekolah untuk menjadi tekniker gigi banyak di Amerika, tapi saya yakin juga 
> ada di Indonesia yang bisa anda tanyakan ke sekolah perawat gigi.  Alat2 
> tekniker gigi jauh lebih mahal, lebih banyak dan lebih canggih dari bengkel 
> sepeda.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke