Nilai2 Ksatria memang mengagumkan, tapi menentang alam modernisasi untuk atau 
demi mempertahankan nilai2 Ksatria sama sekali tidak mengagumkan, karena alam 
modernisasi membuka kesempatan lebih banyak dalam memilih nilai2 yang lebih 
berguna bagi masing2 individu yang tidak sama, tidak harus sama, dan tidak 
boleh disamakan.

Jiwa ksatria menanamkan nilai2 masa lalu yang tidak boleh diubahnya.
Jiwa modernisasi menanamkan nilai2 yang boleh ber-ubah2 dalam menemukan nilai2 
baru yang bebas diubahnya lagi.

Demikianlah filem "The Last Samurai" sebuah filem yang menggambarkan 
berakhirnya sebuah nilai tapi bukan berarti hilangnya sebuah nilai.  Hal inilah 
yang sekarang menghinggapi umat Islam yang selalu menganggap nilai2 lain 
merupakan ancaman yang harus dimusnahkannya.  Dilain pihak umat Islam yang 
menerima modernisasi tidak menganggap nilai2 lain sebagai ancaman, melainkan 
merupakan pilihan nilai2 tambahan yang lebih menyempurnakan nilai2 lama yang 
diterimanya.

Apakah konflik nilai2 dalam Islam sekarang harus diselesaikan dengan saling 
memusnahkan ???  Atau kita selesaikan dengan cara2 yang kompromistis yang tak 
perlu saling memusnahkan.

> "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> wrote:
> dialog antara kaisar dengan ksatria samurai.
> dalam film "the last samurai". sang kaisar
> bertanya : "ceritakan bagaimana ksatria itu
> mati? " dengan calm tom cruise menjawap "saya
> akan menceritakan bagaimana ksatria samurai
> itu saat hidup! "

Benar, sang ksatria saat hidupnya gagal memaksakan nilai2-nya hingga terpaksa 
muncul nilai2 baru yang tidak boleh dipaksakan kepada semua orang dimana 
memberi kesempatan untuk memilih tanpa diharuskan menjadi ksatria.

> btw mus . . . elo boleh ngaku ngaku sebagai
> muslimah, tapi tulisan tulisan elo di prol
> sangat jelas menampakkan bahwa elo tak lebih
> daripada misionaris koplok yang nista lagi
> menjijikan.

Jangan salah sasaran untuk menista pribadi lawan diskusi anda, karena muslimah 
itu hanyalah status relatif darimana seseorang berasal seperti juga status 
ksatria yang relatif tidak boleh memaksakan nilai2 ke-ksatria-annya.

Jadi ksatria yang dirumuskan wajib memaksakan nilai2 sudah berakhir dalam "the 
last Samurai", sama nasib seorang ulama, seorang muslimah, seorang muslimin 
yang boleh tetap memegang status yang dilabelkannya, tapi sudah tidak boleh 
lagi memaksakan nilai2nya, tapi cukup untuk dipakai pembanding sejarah masa 
lalu dalam memilih nilai2 baru yang bisa lebih berguna bagi masing2 individu 
yang kepentingannya ber-beda2 dan memang tidak perlu sama atau disamakan.

Sebutlah itu "The Last Samurai"
Sebutlah itu "The Last Muslimah"
Sebutlah itu "The Last Prophet"
Sebutlah itu "The Last Ulama"
Sebutlah itu "The Last Muslimin"
Sebutlah itu "The Last Missionary".

Label dan fungsinya tidak perlu hilang, hanya cara2 penggunaannya saja berubah 
bukan hilang, yaitu sekedar pembanding dalam menciptakan nilai2 baru yang lebih 
baik, lebih manusiawi dan lebih membawa kebahagiaan yang masing2 ber-beda2 
dalam menikmatinya.

Jadi filem "The Last Samurai" menceritakan berakhirnya pemaksaan nilai2, 
seperti nilai2 Islam, Kristen, Yahudi, Hindu, Buddha, dan Missionaries seperti 
berakhirnya nilai2 ksatria yang diagungkan dimasa lalunya tapi jadi hambatan 
dimasa sekarang dan masa depan yang menghadapi lebih banyak komplexitasnya yang 
tidak bisa lagi menggunakan nilai2 yang statis sifatnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke