jack, sesulit apa sih buat duduk mania, mingkem, trus amati dan belajar. saya jamin jack, sekali lagi saya jamin, jack bisa belajar banyak dari proletar. tapi caranya buat jack ya itu tadi, duduk, diem, amati. jangan dulu banyak ngomong, apalagi ngomong sepotong sepotong pakai blackberry. itu konyol jack. nanti orang mikir kalau orang kresten otu semua goblok kayak elo. nge prol kok pakai BB. tolol.
masalah yang nulis di republika, itu nddak salah. penulis hanya menyampaikan apa yang ada tertulis dalam teks hadits. yang masalah itu otak kita dalam mwng interpretasikan hadits. emangnya kalau om uplik mampua kelelep di hari jumat dalam keadaan sakit trus uplik layak disebut ahli sorga dalam perspektif islam? begini jack . . . jangan ngomong muhammad deh, kejauhan . . . elo kan orang kristen. . . elo ngomong yesus aja deh. . . yesus ngomong sama tuhan bokap, trus. . . setwlah ngomong, maka yeaua bisa nyembuhin orang sakit, bisa bikin orang buta melihat. (anggep deh bener gitu ceritanya) nah. . . sekarang elo ngomong deh sama tuhan bapak, ngomong dwh sama tuhan yesus agar bisa nyembuhin penyakit ultra tolol nya om uplik agar om uplik bisa sembuh jasi orang yang waras, normal. saya jamin jack. . . elo mau ngomong sampai jumpalitan juga tuhan yesus nddak bakal denger dalam arti uplik emang bakal tetep bebegitu. tolol. tetep nddak waras. muhammad mungkin benar, bertwmu si fulan, yang meninggal , dahinya beekeringat, kemudian muhammad berkata :"si fulan yang berkeringat saat meninggal adalah ahli surga". BUT . . . apakah muhammad akan mengatakan hal yang sama kalau om uplik mandi keringat kemudian modar? sebagai orang kristes jack . . . elo mestinya belajar agama kristen dan jadilah anak tuhan yang sholeh, menebar kasih. okeh ? --- In [email protected], jack_fanotona@... wrote: > > Ma af, mus nulis berdasarkan referensi muslim sendiri, bukan karangan dia, > republika kan media umum. Mus cuman mengomentari trus âï forward Ðε > milis. > > Lebih tepat bila anda bilang Ðε umat muslim yg nulis artkel kalo nulis > artikel yg bener > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> > Sender: [email protected] > Date: Tue, 25 Sep 2012 10:11:44 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [proletar] Re: Osama BL Mati nya Dalam Keadaan Suul Khatimah > (Menderita) > > saya pinpin, saya muslim, berkenaan dengan kematian dan kehidupan, saya > sangat terkesan pada dialog antara kaisar dengan ksatria samurai - bule . > dalam film "the last samurai". sang kaisar bertanya : "ceritakan bagaimana > ksatria itu mati? " dengan calm tom cruise menjawap "saya akan menceritakan > bagaimana ksatria samurai itu saat hidup! " > > btw mus . . . elo boleh ngaku ngaku sebagai muslimah, tapi tulisan tulisan > elo di prol sangat jelas menampakkan bahwa elo tak lebih daripada misionaris > koplok yang nista lagi menjijikan. > > adalah islan diajarkan melalui kalam (tekstual) itu adalah benar. namun > aplikasi teks dalam konteks hidup ke kinian adalah masalah yang lain lagi. > > hadits nabi emang bunyinya begitu, teks nya begitu. tulisan di republika > emang begito, ngono sing ngono, nanging sing ojo ngono mus . . . > > apa mentang2 sudah baca tulisan di republika tentang ciri2 mati husnul > khatimah, kemudian. . . saat uplik mati kelelep di hari jumat dan spontan > berteriak laillahailallah! tros elo claim uplik mati syahid? > > cara mati itu bagaimana itu kagak penting. yang penting itu adalah bagaimana > kita hidup. > > agama apapun diturunkan untuk memberi makna bagi manusia selama manusia > hidup. bukan mengajarkan bagaimana mampus dengan indah, modar dengan cara > keren atau bagaimana ngajarin orang yang sudah mampus untuk melakukan sodaqoh. > > nddak masalah elo ngaku ngaku muslim. . . kagak masalah uplik ngaku ngaku > ateis. . . no problem item abu ngaku ngaku nongkrong di kedubes . . . > > elo mus . . . ngaku apapun. . . tetep aja stupid. > > kasihan. > --- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@> wrote: > > > > Dalam Islam dikenal dua fenomena cara mencapai kematian, yaitu: Husnul > > Khatimah (bahagia), dan Suul Khatimah (menderita). > > Fenomena mencapai kematian yang Husnul Khatimah adalah: > > > > http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/12/09/25/maw0cx-tandatanda-husnul-khatimah > > > > 1.  berkesempatan mengucapkan kalimat syahadat > > 2.  dahinya berkeringat > > 3.  meninggal pada hari jum'at atau malam jum'at > > 4.  mati syahid dalam perang, mati tenggelam, mati kena wabah (aids) > > 5.  mati karena sakit perut > > > > Jadi lima tanda2 kematian diatas merupakan kematian yang didambakan semua > > umat Islam, meskipun hal2 yang disebutkan diatas banyak diperdebatkan > > sebagai tidak termasuk, contohnya yang nomor 4 mati tenggelam jadi > > bertentangan dengan yang nomor 2, karena orang yang mati tenggelam tidak > > mungkin dahinya berkeringat dan waktu tenggelam tidak mungkin bisa > > mengucapkan syahadat. > > > > Tapi pertentangan dalam Husnul Khatimah tidak perlu kita perdebatkan, yang > > paling penting kita diskusikan adalah Osama bin Laden yang matinya > > terperangkap, dia dalam keadaan kaget belum satu detik sudah ditembak tepat > > di-tengah2 keningnya, sehingga belum bisa mengucapkan syahadat, belum > > keluar keringat dikeningnya tapi darah duluan yang keluar. > > > > Dan yang paling celaka dalam kematian Osama bin Laden ini ternyata sudah > > diatur agar jangan matinya dihari Jum'at, tapi mati ditembak pada tanggal 2 > > May 2011 dihari senen pagi. > > > > Singkat kata, Osama Bin Laden mati dalam keadaan Suul Khatimah yang dijamin > > langsung masuk siksa neraka !!!!  Benar2 kasihan, dan ini memang sudah > > sesuai apa yang ditentukan Allah melalui AlQuran. > > > > Ny. Muslim binti Muskitwati. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
