Setelah muslimin di Jerman diancam polisi agar tidak melakukan demo terhadap 
filem anti-Islam, barulah Jerman terhindar dari demo2 yang merusak seperti yang 
terjadi di Mesir, Libya, Tunisia, Yaman dan Indonesia.

Memang sekarang ini muslimin bisa dibungkem dengan ancaman, tapi diharapkan 
dimasa depan nanti tidak perlu diancam lagi tapi mengerti bahwa tindakan mereka 
itu melanggar hukum.  Kebebasan berpendapat tetap dijamin dan dipertahankan di 
Jerman dan muslimin HARUS menghormatinya kalo mau menjadi warganegara Jerman 
yang baik.

Seharusnya muslimin harus marah dan berdemo apabila ada gereja2 dibakar di 
Indonesia bukan malah bungkem dan mendukungnya.  Begitulah Angele Merkel 
bersedia menerima muslimin menjadi warga Jerman dan disamakan dengan warga 
Jerman asal jangan menyamakan warga Jerman dengan Syariah Islam.  Muslimin di 
Jerman HARUS sadar bahwa Jihad itu dilarang meskipun diwajibkan di Islam tapi 
hukum dan UU Jerman melarang Jihad, semua bentuk teror akan dimusnahkan.

http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/09/27/mazzcd-angela-merkel-bangga-dengan-muslim-jerman 


Merkel bangga dengan muslimin Jerman, padahal Musri benci dengan Kristen Koptik 
Mesir dan membantainya.
Merkel bangga dengan muslimin Jerman, padahal MUI benci dan tidak bangga bahkan 
memfatwakan Islam Ahmadiah sesat harus dibantai.
Merkel bangga dengan muslimin Jerman, padahal MUI memfatwakan haram berhari 
natal.
Merkel bilang Islam adalah bagian dari Jerman, padahal MUI memfatwakan bahwa 
Nasrani bukan bagian dari Indonesia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke