Pelaku bom Bali jg puas tuh habis ngebantai banyak kafir. Ga percuma belajar Islam.
>________________________________ > From: ajeg <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Friday, September 28, 2012 11:13 AM >Subject: [proletar] Mendikbud Terkejut > > > > >Jenis soal macam apa yang disodorkan menteri pendidikan >kepada muridnya ini.. Ada yang tau? > >"saya tanya puas mas telah membunuh korban?" > >- > >Mendikbud Terkejut >Rabu, 26 September 2012 23:40 WIB > >Metrotvnews.com, Jakarta: Pelajar yang menjadi tersangka pembunuh >Denny Yanuar mengaku puas atas perbuatannya. Pernyataan itu membuat >Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh terkejut. > >"Memang saya agak surprise, saya tanya puas mas telah membunuh >korban? (dia jawab) Puas pak. Siapa yang nggak kaget, membunuh orang >puas," kata M. Nuh usai menemui AD, pelajar yang menjadi pelaku >pembunuhan pelajar lain di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (26/9). > >M. Nuh mengaku mengajukan lagi pertanyaan yang sama, tapi jawabannya >tetap serupa. Setelah itu, lanjutnya, baru tersangka mengaku >menyesal. M. Nuh tidak menjelasan alasan AD menjawab demikian. Namun, >ia mengaku benar-benar terkejut dengan fakta itu. > >M. Nuh menilai AD adalah anak yang lugu. Namun, siswa SMK Kartika >Zeni itu memiliki beban sosial yang berat. Ia berpendapat tak mudah >menghadapi anak dengan kondisi demikian. Karena itu, ia tak >sepatutnya masyarakat langsung menyalahkan sekolah. > >"Ini kalau sekolah dibebani anak-anak seperti ini terus terang >bebannya luar biasa. Tidak hanya mengajarkan, tapi mengubah perilaku >sosial ini yang sangat berat," kata Nuh. > >Karena itu, lanjutnya, ada baiknya masyarakat tak langsung >menyalahkan sekolah. Sebab, anak dengan beban sosial yang berat >menjadi tugas berat juga bagi pendidik. "Saya pernah menjadi guru, >kalau mendidik anak seperti AD terus terang berat," ujarnya. > >Berdasarkan fakta tersebut, ia berjanji bekerja keras mencarikan >solusi mengatasi anak-anak dengan kondisi demikian. Seluruh opsi >untuk menyelesaikan persoalan tersebut harus dibuka. Ia juga meminta >kepolisian menindak tegas tersangka. > >"Kadang kita kan begini, karena anak-anak harus dilindungi. Tapi >kalau hukuman sederhana-sederhana akan merambat ke yang lain. Toh >hukumannya sederhana," kata Nuh. > >Kasus ini bermula saat delapan siswa SMA Yayasan Karya 66 (Yake), >termasuk Denny, pulang sekolah menggunakan bus. Saat turun di >Minangkabau, Jakarta Selatan, mereka berpapasan dengan sekitar 20 >siswa Kartika Zeni, termasuk AD. Kedua kelompok diketahui bermusuhan >sejak lama. > >Entah apa pemicunya, AD dan kawan-kawan mengejar kelompok siswa Yake. >Mereka pun lari menyelamatkan diri. Namun, Denny tertinggal, sehingga >jadi sasaran kemarahan pihak lawan. AD yang membawa celurit menyabet >Denny dua kali di bagian dada dan pinggang. Denny terkapar lalu tewas. > >Dua jam kemudian, AD diringkus polisi saat nongkrong bersama teman- >temannya. Kepada polisi, ia mengaku menyabet Denny dengan arit dua >kali. AD kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Jaksel. >Polisi juga memeriksa tiga teman Denny sebagai saksi. > >SMK Kartika Zeni berlokasi di Matraman dan sekolah SMA Yake di >Kampung Melayu, Jakarta Timur. Tapi peristiwa pembunuhan terjadi di >Minangkabau, Jakarta Selatan, karena daerah ini merupakan tempat >tinggal kelompok yang bertikai.(IKA) > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
