Mengenai pegawai negeri sipil, aku kira keliru, semisal Menado, disana aku 
yakin pns nya kebanyakan Kristen, juga di Irian, dan jangan terbang ke Oman, 
jujur saja negara negara di Afrika itu mainan negara maju baik utk mencoba 
obat baru maupun utk mencoba obat yg sedang di test, mana yg lebih biadab ?
( sayang postingan mBak Erna mengenai ini hilang ).

Apakah sekolah Kristen harus Kristen ?, yah jelas tidak sewaktu aku sekolah 
di Mardy Yuana, Krsiten dan Islam sama sama mengajar dan ajaranya pun tidak 
pernah mengenai Agama.
Malah masih di Cianjur ada sekolah Kristen kepala sekolahnya Islam, aliran 
Persis pula, apakah sang kepala sekolah melakukan syiar agama ?, nein yg 
bersangkutan bila senggang malah main Bridge dengan wong Cina

Contoh negara Pakistan, Iran, Mesir dlsbnya apa dunia protes ?, ketika di 
Europa jilbab pernah dipermasalahkan, apakah negara negara Europa kalang 
kabut ?, nein mereka malah mencopot salib salib yg ada disekolah.
Pendidikan yg penting bukan agama nya, percuma agamanya pinter, sedang 
ngajar Algebra nya jeblok.

Pada intinya, berdiskusilah dengan tujuan damai, maka akan didapat 
kedamaian, bukan berarti jadi pindah agama, karena itu pilihan pribadi 
pribadi

Bila berdiskusi dengan penuh buruk sangka, malah tidak akan mendapat apa 
apa, selain kepuasan semu, seperti yg didapat oleh si juspig, dimana memang 
sudah gila, sehingga akan sangat puas dan bahagia bila ada member ikut 
mencaci maki agama Islam.

Aku bukan ahli agama, dan pula bukan umat yg patuh, ritual ngaku dosa baru 
sekali, itupun aku bicaranya bahwa aku berdosa dimana mana tidak termasuk 
membunuh, dan hanya sekali saja padahal dogma mengajarkan setiap tahun, 
soale unik setelah ngaku dosa aku hanya disuruh sembahyang Bapa Kami.

Pergaulanku beragam etnis dan agama, dalam hal Islam justru paling banyak, 
apakah tingkah lakunya baik semua, nein dan itu bukan tugasku dengan membaca 
ayat perayat, aku bicara dampaknya, dalam hal ini logika sederhana dan 
sedikit psikologi.

Menulis dengan kasar berbeda dengan menulis dengan keras, kasar biasa 
dilakukan oleh juspig dan abu ireng, mereka tanpa malu melibatkan keluarga, 
itu jauh lebih biadab dibandingkan FPI, FPI bisa aku santroni sedang dua 
binatang ini diem nyingkem ngumpet diketek Marlene dan pantat juspig.

Siapapun yg menghina keluarga ku, sudah pasti aku hajar habis bila bisa 
ditemui, karena keluargaku tidak termasuk didalam diskusi dan maki maki.

Aku beberapa waktu lalu masih ringan tangan dengan menulis juspig gelo dan 
tambah gila setelah adiknya modar tidak ada yg melayat, sekarang aku sudah 
ogah melayaninya.

Jujur saja alamat mail mereka sudah langsung masuk trash, aku masih menerima 
si loper koran rms abal abal, juga Nyak Mus, minimal masih ada informasi yg 
bisa membuat aku berfikir dan ada juga yg bisa membuat aku tertawa ( khusus 
Nyak Mus jujur saja aku suka tertawa membaca tulisannya ).

So bikin subject baru semisal negara negara Islam di Afrika, Timur Tengah, 
Asia, Europa, Amerika dan Australia.
Bila ditulis mengenai menjadi pengungsi, maka cari sebab awalnya mengapa 
mereka menjadi pengungsi ?, dan tanya dengan jujur apakah mereka rela 
menjadi pengungsi ?, demikian pula tanya ke nenek moyang kita ( aku sih 
cina ) maka dijawab ogah, dan menjadi mau karena di Cina daratan kondisinya 
menyebalkan.

Mohon di ingat baik baik, di era Mao Tse Tung pernah satu kali masyarakatnya 
tidak bisa lagi mendapatkan makanan, sehingga seorang ayah rela badannya 
dimakan agar keluarganya bisa bertahan hidup, bagi yg sedikit mampu dan 
berani maka jadilah mereka pengungsi, kemanca negara, tentunya dengan 
kebudayaan mereka yg diawalnya tentu tidak akan mudah utk diaplikasikan, dan 
pengungsi timur tengah dan afrika apakah tidak boleh membawa budaya nya ?, 
bila tidak boleh maka negara negara penerima pengungsi melanggar HAM yg 
mereka buat sendiri.

Benci tidak pernah aku larang, juga bukan menjadi urusanku, yg menjadi 
pertanyaanku mengapa ngotot dengan ayat dan hadis dimana masyarakat Islam 
pun belum tentu memahami semuanya, karena begitu seseorang memahami Islam 
sampai dalemannya maka sudah masuk ke Tauhid, dalam hal ini duniawi sudah 
tidak lagi menjadi penting.
Apakah semua umat Islam harus sampai ke level Tauhid ?, bagaimana dengan 
Karesten KTP semodel jak pontana yg selalu meng amin kan hal yg buruk buruk 
dan masa bodo utk hal yg benar..

China saja yg namanya ngungsi gak kepalang tanggung, pokoknya disitu ada 
manusia, maka orang Cina akan masuk, bandingkan dengan etnis lain, contoh 
sederhana orang Sunda jangankan mengungsi, transmigrasi saja hanya tahan 6 
bulan dan balik ke kampung halaman yg wilayahnya sudah tenggelam menjadi 
danau Cirata.
Juga di tempat ku, jarak ke Bogor palingan 4 Km, ketika bekerja di Bogor, 
maka mereka sudah bicara bekerja jauh di kota dan ngungsi pula, karena 
tinggal ada yg di asrama, dan ada yg kost.

Apakah bila Amerika tidak ikut campur di negara negara Afrika akan banjir 
darah ?, sejarah negara Yaman, utk Indonesia menjadi penting karena khusus 
pulau Jawa syiarnya berasal dari Yaman, yg menandakan dahulu Yaman aman 
tentram ( tahun 71 an aku suka main adu cepat dengan temanku dengan bertanya 
beberapa hal mengenai situasi dan kondisi di negara tsb, dan Lebanon masih 
menjadi tempat wisata yg paling ramai saat itu.
Mengapa sekarang menjadi amburadul ?, padahal di Libanon petingginya tukaran 
tempat sesuai kesepakatan, bila Presidennya Islam, maka Perdana Mentrinya 
Kristen, vice versa, dan menjadi brantakan begitu paman doplang amerika 
nimbrung, agar ada perang dalam kota ( itu waktu bisa dibilang latihan 
benaran perang dalam kota ), hal ini berlaku dinegara lain yg dijadikan 
target, jadi bukan urusan agamanya yg utama.

Sudan menjadi pecah dua karena disana pertikaian antara China dan Amerika, 
Amerika mendukung pemberontak, sama halnya di Indonesia, Mesir, Irak, Iran 
( yg ini kena jedot ), Mali, Suriah ( saat ini ), Libya, bisa dibilang 
negara negara tsb di obrak abrik oleh Amerika demi hasil bumi/tambang, 
mengenai pengungsi masa bodoh lah, wong nyebrang benua, biarkan saja Europa 
yg sewot.

Politik itu jauh lebih kejam dibandingkan dengan perang itu sendiri, karena 
tujuan utama berpolitik adalah kemenangan, mengenai caranya silahkan tanya 
Panwaslu, Bawaslu, KPU dan sejenisnya.
Jangan coba coba tanya ke PBB karena PBB sudah lama tidak memiliki taring, 
PBB sudah menjadi mPek Be Bek nya Amerika.

----- Original Message ----- 
From: "Gabriella Rantau" <[email protected]>


Tapi harus kita ingat bhw banyak pegawai negeri: bawahn dan atasan juga, yg 
masuk agama Islam karena diberitahu bhw kalo tidak kagak naik pangkat. Ini 
di Indonesia. di negara2 Islami spt Mesir, Pakistan, Iran, dst. kadang2 si 
mualaf diberi pilihan 'amsuk Islam' atawa 'digantung'. Sebagian yg diberi 
pilihan (adil, 'kan?!) mengatakan praktik ini juga dilakukan pd zaman 
permulaan Islam oleh tidak lain daripada Nabi Muhammad sendiri.

Kalo anda ada peluang makan-angin ke Oman sebelum masuk kota ada gerbang 
megah. Di situ tertulsi dlm Bahasa Arab dan ada terjemahan Inggrisnya 
peringatan sbb. Kalau kamu (raja Kristen di sono dulu) dan sodara laki2mu 
menerima Islam, maka kedudukanmu akan selamat, kerajaanmu juga tidak akan 
kami serang. Sebaliknya kalau mau masup Islam maka tenang2 saya kerajaanmu 
akan tidak aku hancurkan. DASAR PREMAN!

Berikut ini aku copy & paste 'peringatan & ajakan' yg disertai ancaman dari 
Nabi Junjungan.

Gabriella

Muhammad’s Letter to the King of ‘Oman, Jaifer, and his Brother ‘Abd 
Al-Jalandi:[5]
"In the Name of Allâh, the Most Beneficent, the Most Merciful.
>From Muhammad bin ‘Abdullah to Jaifer and ‘Abd Al-Jalandi.
Peace  be upon him who follows true guidance;
thereafter I invite both of you  to the Call of Islam. Embrace Islam.
Allâh has sent me as a Prophet to  all His creatures in order that I may 
instil fear of Allâh in the hearts  of His disobedient creatures so
that there may be left no excuse for  those who deny Allâh. If you two
accept Islam, you will remain in  command of your country; but if you
refuse my Call, you’ve got to  remember that all your possessions are
perishable. My horsemen will  appropriate your land, and my Prophethood
will assume preponderance over  your kingship."


 From: ttbnice <[email protected]>


Kata Pinpin (tumben pinteran)
"yang penting itu kenyamanan. kalau sudah merasa nyaman dengan keyakinan 
yang sekarang, ya jalanin aja kang"

---> Ini yg saya bilang soal agama itu urus aja diri sendiri, ga usah maen 
grup2an. Karena apa? KArena agama itu meskipun pemeluknya banyak, tapi atm 
nya satu ... eh sifatnya pribadi..

Orang beragama yg paling saya (dan harusnya anda juga) dengerin emang yg 
mualaf atau yang murtad. Karena mereka beragamanya berdasarkan pilihan 
pribadi.

Orang2 yg agamanya masih warisan ortu mah mendingan shut the f*** up.

--- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> 
wrote:
>
> kang sur . . . kalau saya berpendapat kang sur mau ganti ktp islam atau 
> tetap ktp katolik ya nddak apa apa. yang penting tetap menjadi diri 
> sendiri. dan terutama bermanfaat bagi sesama. katolik itu romantis.
>
> ex manager eldorado (bandung) , mualaf. ketemu temen saya yang protestan. 
> keduanya keturunan. yang mualaf ini malah bilang " you nddak usah ikut 
> ikutan gue, lebih baik you dalemin apa yang sekarang you yakinin. . ."
>
> jadi. . . sing penting itu bukan ganti ktp atawa ganti baju atawa ganti 
> topi . . . yang penting itu kenyamanan. kalau sudah merasa nyaman dengan 
> keyakinan yang sekarang, ya jalanin aja kang . . . toh kita tetep temenan, 
> toh surga itu bukan miliknya tuhan kresten atawa tuhan islam atawa tuhan 
> hindu. . . :)
> 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke