Temple Mount merupakan peninggalan sejarah dimana pertama kali katanya dibangun 
oleh orang2 Yahudi.  Karena tempat ini dalam sejarahnya beberapa kali berganti 
penguasa yang ber-beda2 maka sejarah dari tempat pemujaan inipun menjadi 
mysteri sejarah.

Dalam kaitan tulisan disini, kita tidak peduli claim berbagai agama yang 
menganggap bangunan kuno ini sebagai tempat suci milik mereka.  Agama2 Kristen, 
Islam, Roma, dan Yahudi, semuanya mengklaim Temple Mount ini sebagai tempat 
suci agama mereka.  Jadi siapapun yang klaim akan tempat ini tidak akan merubah 
kenyataan sejarah bahwa orang Yahudi dan agama Yahudi yang merupakan agama 
tertua di Timur Tengah asal usulnya memang cuma dari wilayah ini.

Temple Mount ini dibangun lebih dari 1000 tahun sebelum Masehi.  Dimasa depan, 
tempat ini akan merupakan tempat yang mendapatkan proteksi Internasional, 
dimana semua agama tidak lagi diberi izin untuk melakukan ibadahnya ditempat 
ini karena tempat ini akan dipugar menjadi bangunan seperti bentuk aselinya 
dulu.  Temple Mount akan merupakan pusat penelitian archeologis tentang sejarah 
perkembangan manusia dan budayanya.

http://www.smithsonianmag.com/history-archaeology/What-is-Beneath-the-Temple-Mount.html 

http://en.wikipedia.org/wiki/Solomon's_Temple 


Untuk memahaminya lebih dalam sebaiknya kita ambil contoh "Candi Borobudur" 
yang oleh Unesco dijadikan warisan sejarah yang perawatannya puluhan juta 
dollar pertahun.  Padahal candi ini adalah tempat suci untuk ibadahnya umat 
Buddha tetapi karena sudah dilindungi maka tidak boleh lagi digunakan untuk 
upacara2 keagamaan yang rutin kecuali ada izin khusus tentunya.  Demikianlah 
hal yang sama dengan Temple Mount di Jerusalem nantinya pun akan dipugar sesuai 
dengan aselinya.

http://www.youtube.com/watch?v=GSeFMzw3iV8 


Jadi setiap negara yang menjadi anggauta UN, mempunyai kewajiban2 yang antara 
lain adalah memugar dan melindungi tempat2 bersejarah milik bangsanya sendiri. 
Seperti Mesir menjaga dan melindungi Pyramida2 dan isinya.  Tapi kalo negaranya 
sendiri tidak mau melindungi atau merusaknya untuk digantikan dengan 
Supermarket, maka pihak Unesco pun tidak akan menyediakan dana pemeliharaan 
kepada negara ybs.

http://en.wikipedia.org/wiki/Mount_Zion 


Juga orang2 Dayak yang kemudian sudah masuk Islam ternyata masih melindungi 
warisan2 nenek moyang mereka, dan kemudian warisan nenek moyang mereka yang 
animisme itu dirusak oleh orang2 Madura yang pendatang, akhirnya terjadilah 
perang Dayak dan Madura sehingga kejadian ini oleh pihak UN disalahkan kepada 
pemerintah RI, karena pemerintah yang berkuasa selalu harus bertanggung jawab 
atas keamanan dan kedamaian negerinya yang didukung oleh negara2 anggauta UN 
lainnya.

Terkait kasus Temple Mount yang selalu dipermasalahkan oleh umat Islam sebagai 
milik mereka, maka dengan resmi Jerusalem sebagai ibukota negara Yahudi, maka 
yang berkuasa dan diakui kekuasaannya dalam mengamankan Temple Mount itu adalah 
Israel, bukan Arab atau Islam.

Jadi tidak merupakan masalah besar dan juga bukan masalah yang penting apabila 
Mesjid Al Qud nantinya dibongkar demi menyelamatkan peninggalan sejarah yang 
lebih tua, yang lebih benilai daripada sekedar Mesjid yang ada di-mana2.

Membongkar satu mesjid bukan hal yang penting karena selain mesjid banyak 
didunia ini, juga AlQud ini letaknya di Jerusalem dimana kekuasaan terletak 
ditangan pemerintah israel yang kedaulatannya behak memutuskan nasib mesjid 
untuk dibongkar demi kepentingan penelitian archeology,

Jadi kalo AlQuds dibongkar janganlah mengkaitkannya dengan agama, karena yang 
dilarang beribadah di Temple Mount ini bukan cuma umat Islam tapi juga umat 
Yahudi, Kristen dll.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke