Lihat, bahasannya lagi-lagi uang, saya jauh lebih salute kepada orang seperti 
marsinah, seorang buruh yg meluangkan waktunya buat kuliah atau mengenyam 
pendidikan university

--- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> 
wrote:
>
> Alhamdulillah, masih banyak kok anak bangsa yang memikirkan bangsa ini tanpa 
> memandang suku ras atau agama, namun bener bener sebagai orang indonesia. 
> Putra pertiwi yang rela mengorbankan darah, keringat dan air mata untuk ibu 
> pertiwi : Indonesia.
> 
> Besok si big bos pergi beberapa hari ke Jerman. Trahir ketemu, tugas saya 
> sangat amat jelas : Urus sistem manajemen mutu, ururs sistem manajemen 
> laboratorium, re develop 2 biji web site dan kembangkan e commerce dengan 
> target awal 1 Milyar sebulan, 3 milyar per 3 bulan atau angka paling "sial" 
> 1.5 Milyar per 3 bulan.
> 
> Obsesi si bos jelas : Menuju Indonesia Mandiri dalam bidang instrumentasi 
> Geodesi. Tahap awal boleh lah dengan merakit dan membuat merk sendiri, next 
> step adalah membuat pabrik sendiri di indonesia, dikembangkan oleh orang 
> indonesia dan untuk indonesia mandiri dalam bidang instrumentasi geodesi.
> 
> menganut islam, kristen atau agama apapun jelas tidak menyebabkan kanker 
> otak, impotensi, gangguan kehamilan serta janin. Namun punya otak macam uplik 
> yang penuh dendam pada indonesia dengan tetap kaing - kaing tentang konsep 
> sosialis - kapitalis - ateis dari Belanda untuk diterapkan di Indonesia, ini 
> jelas perbuatan orang super IDIOT sejagat raya.
> 
> Dikala Prudensial dan lembaga insurance serta financial eripa serta dunia 
> tengah bergerak menerapkan "Sistem ekonomi Syariah", Uplik masih ngomong 
> tentang "goblok" nya Islam.
> 
> Padahal ...
> 
> lebih dari 75% NASABAH BANK SYARIAH DI iNDONESIA ADALAH NON mUSLIM. Ini kagak 
> ada urusannya dengan "allah" , "muhammad" atawa "Ali bin Abu Thalib", ini 
> murni masalah ekonomi dimana sistem Syariah dipandang sebagai alternatif 
> sistem yang terbukti berkembang dengan cukup baik di negeri ini : Indonesia.
> 
> BRI Syariah ..
> Mandiri Syariah..
> Mega Syariah ...\
> Prudensial Syariah ...
> FIF Syariah ...
> Pegadaian Syariah ...
> 
> ini bukan masalah "teroris", "Islam non Islam" atau masalah surga atawa 
> neraka, ini masalah bukti faktual bahwa system syariah ternyata dapat tumbuh, 
> berkembang dan diterima oleh semua lapisan.
> 
> Jadi ...
> 
> Ketika ada manusia manusia ateis - komunis yang ngomong 
> putin...rubel...rusia...scandinavia...bla...bla...
> 
> saya bingung . Mereka itu hidup di mana ?
> 
> Bahkan tetua minang dari dulu sudah bilang "Dimana bumi dipijak, di sana 
> langit di junjuang ..."
> 
> Leiden adalah leiden.
> Rusia adalah rusia.
> dan Indinesia akan tetap Indonesia.
> 
> Hal paling menyakitkan adalah saat kita KEHILANGAN JATI DIRI. Kehilangan jati 
> diri sebagai bangsa indonesia, kehilangan jati diri sebagai manusia, 
> kehilangan jati diri sebagai mahluk ciptaan tuhan.
> 
> dan yang paling menyakitan adalah ketika eksistensi seseorang tidak hanya 
> tidak diakui, namun DIHARAMKAN untuk hadir berlama -lama di suatu komunitas.
> 
> Orang yang lahir di minang, pernah menjadi anak ibu pertiwi yang DILARANG 
> kembali ke minang dan tidak diakui lagi sebagai putra bangsa adalah manusia 
> paling sial yang pernah lahir ke dunia.
> 
> Hanya satu jalan agar dapat cepat mengakhiri penderitaan : Mampus !
> 
> Kasihan.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke