Dan sementara itu orang Islam menjadikan Indonesia sebagai sarang teroris...
Bali di Bom, Jakarta di bom, gereja dibakari, orang Nasrani dibunuh ataudibacok, orang Ahmadiyah dibantai... Alex Aan yang bilang dia ateis dihukum dua setengah tahun... Orang syiah juga digerecokin orang sunni... Dan ratusan ribu orang Islam Indonesia membuang-buang uang untuk nyambit setan yang nggak ada di padang pasir sono.. Dan Pinpin tahu allah itu tiada dan khurafah najis al-Mushaf itu sarat berisi dongenng... --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> wrote: > > Alhamdulillah, masih banyak kok anak bangsa yang memikirkan bangsa ini tanpa > memandang suku ras atau agama, namun bener bener sebagai orang indonesia. > Putra pertiwi yang rela mengorbankan darah, keringat dan air mata untuk ibu > pertiwi : Indonesia. > > Besok si big bos pergi beberapa hari ke Jerman. Trahir ketemu, tugas saya > sangat amat jelas : Urus sistem manajemen mutu, ururs sistem manajemen > laboratorium, re develop 2 biji web site dan kembangkan e commerce dengan > target awal 1 Milyar sebulan, 3 milyar per 3 bulan atau angka paling "sial" > 1.5 Milyar per 3 bulan. > > Obsesi si bos jelas : Menuju Indonesia Mandiri dalam bidang instrumentasi > Geodesi. Tahap awal boleh lah dengan merakit dan membuat merk sendiri, next > step adalah membuat pabrik sendiri di indonesia, dikembangkan oleh orang > indonesia dan untuk indonesia mandiri dalam bidang instrumentasi geodesi. > > menganut islam, kristen atau agama apapun jelas tidak menyebabkan kanker > otak, impotensi, gangguan kehamilan serta janin. Namun punya otak macam uplik > yang penuh dendam pada indonesia dengan tetap kaing - kaing tentang konsep > sosialis - kapitalis - ateis dari Belanda untuk diterapkan di Indonesia, ini > jelas perbuatan orang super IDIOT sejagat raya. > > Dikala Prudensial dan lembaga insurance serta financial eripa serta dunia > tengah bergerak menerapkan "Sistem ekonomi Syariah", Uplik masih ngomong > tentang "goblok" nya Islam. > > Padahal ... > > lebih dari 75% NASABAH BANK SYARIAH DI iNDONESIA ADALAH NON mUSLIM. Ini kagak > ada urusannya dengan "allah" , "muhammad" atawa "Ali bin Abu Thalib", ini > murni masalah ekonomi dimana sistem Syariah dipandang sebagai alternatif > sistem yang terbukti berkembang dengan cukup baik di negeri ini : Indonesia. > > BRI Syariah .. > Mandiri Syariah.. > Mega Syariah ...\ > Prudensial Syariah ... > FIF Syariah ... > Pegadaian Syariah ... > > ini bukan masalah "teroris", "Islam non Islam" atau masalah surga atawa > neraka, ini masalah bukti faktual bahwa system syariah ternyata dapat tumbuh, > berkembang dan diterima oleh semua lapisan. > > Jadi ... > > Ketika ada manusia manusia ateis - komunis yang ngomong > putin...rubel...rusia...scandinavia...bla...bla... > > saya bingung . Mereka itu hidup di mana ? > > Bahkan tetua minang dari dulu sudah bilang "Dimana bumi dipijak, di sana > langit di junjuang ..." > > Leiden adalah leiden. > Rusia adalah rusia. > dan Indinesia akan tetap Indonesia. > > Hal paling menyakitkan adalah saat kita KEHILANGAN JATI DIRI. Kehilangan jati > diri sebagai bangsa indonesia, kehilangan jati diri sebagai manusia, > kehilangan jati diri sebagai mahluk ciptaan tuhan. > > dan yang paling menyakitan adalah ketika eksistensi seseorang tidak hanya > tidak diakui, namun DIHARAMKAN untuk hadir berlama -lama di suatu komunitas. > > Orang yang lahir di minang, pernah menjadi anak ibu pertiwi yang DILARANG > kembali ke minang dan tidak diakui lagi sebagai putra bangsa adalah manusia > paling sial yang pernah lahir ke dunia. > > Hanya satu jalan agar dapat cepat mengakhiri penderitaan : Mampus ! > > Kasihan. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
