Nanti awal bulan depan kita bakal ikut pameran lagi di PRJ. Itu pameran 
audiorutin tiep tahun.Semua alat musik, perlengkapan studio, sound system, 
digelar di sana ... plus biasanya ada guitar clinic yang mendatangkan para 
pemain gitar bergantian tiep hari, masing masing stand besar biasanya juga 
ngedatangin musisi nya masing masing buat ngejajal produknya. ada juga seminar 
tenang dunia musik, audio sampai ke lighting panggung buat acara acara konser.

saat buka stand, orang yang datang biasanya masih menyangka bahwa kita adalah 
stand yang menjual perlengkapan "Sound Proofing" buat studio. makanya sering 
itu ada orang yang ujuk ujuk tanya "Ini bisa nge reduce berapa decible bos ?" 
dan biasanya kita bakal jawap "Ini bukan sound proofing,ini perlengkapan sound 
quality ... 

maksutnya begini ... kita sering beli audioset yang mahal, di toko kita denger 
enak banget, tapi kita bingung ... kok sesampainya di rumah itu audio kok nddak 
enak di telinga ya ? Nah ... urusan "ngedandanin listening room. itulah 
urusannya kita. Merubah ruangan yang akustiknya amburadul jadi ruangan yang 
mendekati kondisi "flat" 

Customer kita banyak yang dari gereja. itupan gereja biasanya bangunannya 
tinggi tinggi tuh ... trus sudutnya banyak banget ... nah ... suara gema itu 
jadinya sangat ngeganggu saat bapak pendeta berkhotbah. bicara pelan nddak 
kedengeran, sound dinaikin eh ... suranya jadi nddak jelas gitu.

studio music pasti butuh sound quality ...
Ruang meeting pasti butuh sound quality ...
Itu indor atawa outdoor konser, pasti butuh sound quality ...
bahkan perumahan perumahan sekelas real estate bahkan sekarang sudah 
memperhatikan faktor sound proofing (bagian dari upaya untuk meningkatkan sound 
quality) misalnya ... dengan menanam rumpun rumpun bambu yang berfungsi sebagai 
sound froofing agar area perumahan nddak terlalu bising dari suara mesin 
kendaraan yang lalu lalang ....

urusan sound quality adalah primary priority bagi seniman seniman bule sekelas 
sting. Untuk urusan audio system mereka bisa menyiapkan yang paling yahuut, 
tapi sound system itu akan "mati kutu" saat ruangan tempat konser tidak 
memiliki akustik ruang yang bagus.

contoh extrimnya ya tadi itu deh ... coba deh sting "manggung" di ruang 
tertutup yang bagian lantai kiri kanan depan belakang serta atasnya terdiri 
dari dinding dan lantai batu macam di dalam gua yang memantulkan sura (gema). 
Apanan lagunya jadi nddak enak pan ...

semisal kita berteriak di dalam gua "Uplik jeleeekkkkkk !" nah ... karena di 
dalam gua itu suara akan bergerak liar dan banyak mantul, maka kita akan 
mendengar suara gema seperti ini "Uplik 
jeeeelllleekkk....jeleeek...leekkkkk.lekkkk...lekkkk...kkkk " (berulang)

orang akustik seringkali "bertabrakan" sama orang audio "totok" yang hanya 
mengukur bagus tidaknya sound dari sebuah produk sound system dan dari sejauh 
mana sound itu bisa "berteriak" kenceng ... 

ini memang rada bertubrukan dengan masalah budaya ...

seperti sopir angkot yang pasang sound equipment segede bagong dan nyetel lagu 
dangdut keras keras sampai dada bergetar seraya berteriak : Ini sound gw ! 
Kenceeeenggggg !"

Beda dengan pengguna alfard atau pemilik mobil bagus kayak mobilnya johny atawa 
camrynya habeyang nyetel lagu sedikit beraroma jazzy dengan volume sedikit 
pelan dan segerrr di kuping. (jelas biasanya lagunya bukan lagu dangdut atau 
qosidah).

Kang Sur, Kang Reza, apalagi "music kita" yang udah paham music tentu akan 
lebih "cerewet" untuk masalah sound quality ...

kita bisa aja seneng sama musiknya mozart ... tapi pan telinga ini gatel saat 
itu musik bagus diputer sama audio cap ahmad yang "kresek kresek"atau di puter 
di dalam mobil yang sound proofing nya nddak ada (Kohny bilang : Pesawat ini 
jauh lebih berisik di banding mobil saya !)

Kata "berisik" itu dalam sound quality ibarat tumbuhan "gulma". Itu adalah 
suara yang tidak dikehendaki dan karenanya kita butuh soundproofing.

contoh suara berisik : Suara uplik yang tereak tereak melulu seputar 
selangkangan ... ini jelas "berisik !"

jadi... kalau saat konser banyak penonton yang tereak tereak, tepuk tangan 
tidak pada saat yang tepat, itu hampir dapat dipastikan bang haji yang lagi 
konser .... beda dengan saat david fostermengiringi ayu 
 nyanyi laguyang ber oktaf tinggi .... para penonton diem. nddak berisik. 
terpukau...dan hanya bertepuk tangan setelah nyanyian usai. 

sebagai mantan orang broadcasting , kita sangat selektif dalam memilih lagu. 
contoh : Radio yang memutar lagu lagu rhoma irama, biasanya iklannya itu 
"Tabib", "Obat Panu", atau iklan "kopi murah", paling banter iklannya ya iklan 
"Ejakulasi dini dan iklan obat kuat" gitu.

Tapi radio radio yang memutar lagu lagu yang midle to slow, sedikit oldies, dan 
rada bau bau jazzy ... maka iklan nya biasanya iklan tiket pesawat ... real 
estate...atau restoran restoran yang rada rada mahal gitu.

dalam dunia broadcasting, kita mengenal istilah "Otak bekerja melalui telinga" 
... dan ini emang bener . itu sebabnya suara penyiarpun diitung dan disesuaikan 
dengan segmentasi pendengar.

Pendengar dengan ses "D" dalam arti penghasilan dibawah ce tiaw per bulan, 
pendidikan di bawah SMP, maka penyiarnya harus agak genit, suara centil 
mendesah, ngomong agak seronok, dan puter deh lagu lagu dangdut semacam "belah 
duren" atau "cinta satu malam" trus buka deh saluran telpon agar pendengar bisa 
narsis dan nyanyi dangsut karaoke sambil kirim kirim salam. intinya itu stasiun 
harus "banyak ngoceh !"

Pendengar ses "a" yang penghasilannya di atas 5 juta (baca : bisa kredit mobil 
xenia atawa avanza) pendidikan SMA atau sarjana, biasanya seneng penyiar yang 
terdengar cerdas,suara cenderung "nge bass" nddak menggurui, sedikit ngomong 
dan banyak lagu. ritmisnya slow to medle dan yang ke depan adalah vocal (bukan 
nge band). ini semua istilahnya adalah "coloring"

percis kalau di televisimah kayak tv one coloringnya merah, trans biru 
silver....gitu.

jadi kalau ada orang prol yang bilang "suara tengah" bla bla bla ... ini orang 
pasti lebih cerdas dari uplik.

jadi plik ...

saat johny bilang "Suara di dalam pesawat ini lebih berisik daripada di mobil 
gue !" Nah ... bagi orang yang ngarti akustik, itu bakal tahu kalau mobilnya 
johny tidak mungkin carry, nddak mungkin grand max dan tak mungkin juga sekelas 
katana ....

your word is your world.

gitu plik ....






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke