Indonesia minta agar Rohingya bisa diterima jadi warganegara Myanmar sehingga bisa menyelesaikan konflik yang terjadi sekarang ini. Untuk itu dubes RI di Yangon menyatakan: http://www.republika.co.id/berita/internasional/asean/12/11/16/mdl7i1-status-kewarganegaraan-jadi-satu-solusi-di-rakhine Pemerintah Indonesia menginginkan konflik di Rakhine bisa segera berakhir. "Indonesia sangat ingin sekali menjadi bagian upaya menyelesaikan masalah. Indonesia dinilai sahabat bagi Myanmar," kata Duta Besar Indonesia di Myanmar, Sebastianus Sumarsono, di Yangon, Kamis (16/11). Menurut Sebastianus, pemerintah Indonesia melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Luar Negeri sudah memberikan masukan pada pemerintah Myanmar. Ada solusi yang ditawarkan untuk membantu menyelesaikan masalah yang terjadi di Rakhine. "Masalah status kewarganegaraan menjadi salah satunya," kata dia. Keinginan RI untuk menyelesaikan masalah dalam negeri orang lain itu dengan mendiktekan cara2 penyelesaiannya sudah disampaikan tapi belum dijawab, dan memang tidak akan dijawab karena cara2 begitu melanggar hukum Internasional dalam mencampuri urusan dalam negeri orang lain sedangkan urusan dalam negerinya sendiri tidak boleh dicampuri negara lain. Kenapa penghancuran patung2 Buddha di Afghanistant tidak diselesaikan dengan adil ??? Kenapa Arab Palestina yang mau mengusir orang2 Yahudi keluar dari tanah tumpah darahnya tidak ditengahi ??? Jadi urusan dalam negeri di Indonesia pun enggak pernah diselesaikan secara adil dan secara hukum, patung2 Buddha dihancurkan di Kalimantan, Gereja2 dibakari diseluruh Indonesia, Bali yang merupakan tanah Hindu malah dibangun mesjid di-mana2. Yang paling penting adalah bagaimana memberi hak kemerdekaan bagi bangsa Papua yang jelas2 bukan bangsa Indonesia, bahkan mereka belum pernah menyatakan bergabung dengan RI. Ehnistnya beda, budayanya beda, agamanya beda, bahasanya beda, warna kulitpun berbeda, dan mereka bukanlah Rohingya tapi statusnya sama dengan Myanmar yang tanahnya mau dijajah Rohingya. Myanmar harus waspada agar jangan senasib dengan Papua, senasib dengan orang2 Yahudi dulu karena orang2 Yahudi sekarang sudah berhasil mempertahankan hak2nya kembali meskipun masih tetap terus meneerus dirongrong oleh terorist2 jihad Islam yang justru dibantu RI ini. Myanmar harus belajar dari pengalaman bangsa Yahudi, pengalaman bangsa Papua, pengalaman bangsa Timur Leste. Seharusnya sumatra itu khan wilayah milik Malaysia, seharusnyapun itu diserahkan kembali menyatu dengan induknya bangsa Melayu di Malaysia, agar jangan lagi menuduh Malaysia mencuri lagu dan masakan Indonesia dimana seharusnya Indonesialah yang mencuri dan menjajah wilayah Melayu Malaysia ini. Jadi wajar ya, permintaan RI ini tidak perlu ditanggapi, lebih perlu ditanggapi justru tulisan saya disini agar RI bisa minta negara Malaysia sebagai penengah dalam menyelesaikan konflik dalam negerinya, minta Filipina jadi penengah, minta Myanmar jadi penengah dalam konflik patung2 Buddha yang dihancurkan, dan juga minta Vatican jadi penengah dalam urusan penghancuran Gereja2 di Indonesia yang sudah berdiri sejak pemerintahan RI pun belum pernah ada. Biarkanlah Myanmar melindungi bangsa dan kedaulatan negaranya sendiri dengan hukum negara mereka yang sudah diakui dan diterima UN. Karena mereka lebih berhak, lebih tahu siapa warganegara mereka, dan tidak bisa RI memaksakan orang2 gelap untuk diakui jadi warganegara. Bahkan Malaysia juga menolak dan mengusir orang2 Indonesia gelap yang mau jadi warganegara Malaysia, lalu kenapa enggak diurus dulu yang begituan ??? Ny. Muslim binti Muskitawati.
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
