-----Original Message-----
From: Muskitawati <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 28 Nov 2012 17:22:05 
To: <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Gusdur Satu2nya Presiden RI Yang Jatuh Karena KORUPSI !!!

Gus Dur satu2nya wakil Islam yang pernah berhasil menjadi presiden RI dalam 
sejarah Indongsia.  Sayangnya wakil Islam ini dicatat sejarah sebagai yang 
pertama yang jatuh karena perbuatan korupsi, bahkan lebih memalukan lagi yaitu 
mencuri uang simpanan di koperasi Bulog dengan cara memerintahkan pembantunya 
atau tukang pijetnya untuk melakukan hal memalukan ini.  Jadi memang bukan 
karena Islamnya, tapi memang kebetulan dalam Islam juga diajarkan bahwa mencuri 
barang atau harta bukan muslimin adalah halal.  Lebih disayangkan lagi, 
ternyata yang dicurinya itu justru 100% adalah muslimin yang belum dituduh 
sebagai murtad.
 
Tulisan2 tentang Gus Dur Korupsi sudah puluhan yang saya kirimkan dan juga 
sudah saya tulis sejak beberapa tahun yang lalu tapi tidak pernah berkembang 
biak seperti sekarang ini karena mendadak Sutan Bhatoegana dari partai Demokrat 
me-nyebut2 borok lama partai Islam ini.  Tapi mendadak juga banyak para 
simpatisan Gus Dur membelanya, antara lain orang2 NU sendiri dan Khofifah.  
Para simpatisan Gus Dur memaksa Sutan Bhatoegana ini untuk mengeluarkan 
pernyataan maaf untuk pernyataan "Gus Dur jatuh karena Korupsi...".  Tapi Sutan 
Bhatoegana menolaknya, karena itu adalah kenyataan jelek yang harus menjadi 
contoh bagi generasi kita untuk jangan melakukannya.  Ini bukan fitnah, ini 
kenyataan begitula kira2 Sutan Bhatoegana me-ngulang2nya.
 
Tapi Khofifah menyangkalnya, dia bilang Gus Dur belum pernah korupsi, dan 
tuduhan korupsi itu sudah dihentikan pengadilan sehingga tidak terbukti Gus Dur 
Korupsi, begitulah sanggahnya.  Padahal UU disemua negara memberi hak kekebalan 
hukum bagi presiden yang dinyatakan bersalah dan dicabut tuntutannya apabila 
mengundurkan diri.
 
Jadi sudah saya tulis ber-ulang2, bahwa Gus Dur diturunkan akibat pencurian 
uang dana simpanan pegawai2 Bulog, seorang presiden dilarang korupsi apalagi 
jadi maling.  Tapi sebagai presiden dia memiliki kekebalan hukum khusus dan 
tidak dilanjutkan perkaranya kepengadilan setelah dia mengundurkan diri.  Ini 
juga persis seperti nasib presiden Nixon yang terpaksa diturunkan karena 
melakukan pelanggaran hukum kriminal dalam penyadapan telepon.  Nixon 
mengundurkan diri dan perkaranya dihapus, begitulah peraturan disemua negara 
pada umumnya.
 
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/11/27/me5iov-khofifah-gus-dur-tak-pernah-terlibat-korupsi
 
Seharusnya masalah ini tidak perlu diperdebatkan, tapi memang keluarga dan para 
pengikutnya ternyata buta politik, buta moral, dan buta hukum, bukan merasa 
sedih atau merasa kurang puas, melainkan mereka merasa bangga sehingga menuntut 
presiden untuk memberi prioritas pertama untuk almarhum Gus Dur diberi gelar 
pahlawan.  Sewaktu menuntut gelar pahlawan ini dilakukan arak2an dan segala 
aksi demo se-akan2 yang lain tidak ada yang lebih pahlawan dari Gus Dur.  Tapi 
semua terkejut ternyata SBY tidak pernah mempertimbangkan apalagi mengangkat 
Gus Dur jadi pahlawan.  Jasa2 Gus Dur disebarkan di koran2 dan kesalahan2 yang 
maha memalukannya malah disembunyikan rapat2.
 
Kalo mau dibandingkan dengan presiden2 lainnya, maka korupsi yang dilakukan Gus 
Dur ini tidak ada apa2nya, tidak berarti sama sekali seperti yang dilakukan 
oleh Suharto, Sukarno, Habibie, maupun pengikut2nya yang memang merupakan 
rampok, maling, dan koruptor tingkatan kelas berat dunia.
 
Masalahnya memang Gus Dur, pengikutnya, dan muslimin tidak diajarkan dalam 
Islam untuk memahami hukum negara, mereka hanya mementingkan hukum Islam saja, 
sehingga tidak sadar perlunya menyewa ahli2 hukum untuk pencabutan semua 
tuduhan dan rehabilitasi nama baiknya sehingga bisa kembali kepada kedudukannya 
sebagai presiden.  Susahnya memang, barang bukti ada, pelakunya tertangkap 
basah sehingga mau di tuntut balik sekalipun pasti kalahnya, tapi tetap ada 
jalannya yaitu main sogok seperti keluarga Suharto dan ternyata berhasil.
 
Gus Dur rupanya sayang duit, dia pikir sudah tertangkap basah kuyup begitu mau 
sogok juga pasti gagal sehingga dia tidak mau berjihad membela maling2 anak 
buahnya sendiri.
 
Jadi Khofifah itu SALAH, Gus Dur tetap dinyatakan bersalah tidak pernah ada 
pernyataan pengadilan bahwa kasusnya dicabut.  Yang ada hanyalah tuntutannya 
tidak dilanjutkan karena dia bersedia mengundurkan diri sendiri, sedangkan anak 
buahnya si tukang pijet yang melaksanakan perintah Gus Dur tetap masuk penjara 
tidak ada yang bebas.
 
Saya sedih, karena saya adalah salah satu pengagum Gus Dur, saya sangat 
menyesalkan sikap Gus Dur yang tidak mau membela diri secara hukum, padahal 
meskipun Suharto adalah satu2nya presiden yang korupsi terbesar didunia, namun 
dalam sejarah namanya tetap bersih, sehingga nanti 100 tahun lagi, Suharto bisa 
digelarkan pahlawan RI sedangkan Gus Dur tetap menjadi simbol jelek bagi Islam 
di Indonesia dan bagi keluarga beliau karena catatan sejarah menulisnya 
demikian berdasarkan hukum yang berlaku bukan dari amalan yang dilakukannya.
 
Ny. Muslim binti Muskitawati.
 
 
 
 
 

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke