masih hangat tulisan habeh :

>kebanyakan
>orang nasrani sudah pandai menginterpretasi bahwa 

>cerita soal kebiadaban di perjanjian lama
>cuma tinggal cerita yang tidak perlu dicontoh dan 

>diterapkan di jaman sekarang,

barusan baca berita ttg mossad (yahudi) yg masih menjalankan ajaran yang
ada di taurat (perjanjian lama)

yahudi dan nasrani beda.


http://id.berita.yahoo.com/halal-bersetubuh-dengan-musuhmu-010000788.html


Halal bersetubuh dengan musuhmu


MERDEKA.COM, Para agen rahasia dibekali prinsip menggunakan 
segala cara untuk memperoleh informasi soal kelemahan dan kekuatan 
musuh. Dari cara paling mengenakkan, seperti berhubungan seks, hingga 
menyiksa.

Dasar itu pula yang harus dipegang mata-mata Mossad (dinas rahasia luar 
negeri Israel). Tentu saja, seks menjadi senjata andalan kaum perempuan. Karena 
itu pula, Rabbi Ari Shvat mengeluarkan fatwa: agen Mossad 
perempuan boleh bersetubuh dengan musuh untuk mencapai misinya.

Kesimpulan rabbi dari Tzomet Institute itu berdasarkan hasil kajian yang 
dilansir awal bulan ini. “Dibolehkan berhubungan badan dalam beberapa 
kasus ekstrem dan jarang jika itu merupakan solusi paling cepat dan 
efisien untuk memperoleh informasi atau menghentikan tindakan 
membahayakan negara,” kata Rabbi Shvat, seperti dilansir surat kabar Haaretz 
dua tahun lalu.

Ia mendasarkan fatwanya pada cerita-cerita yang digali dari sejarah kaum Yahudi 
zaman dulu. Seperti yang dilakoni Ratu Esther yang melayani 
hasrat Raja Ahashverosh untuk menyelamatkan bangsa Yahudi pada tahun 500 
Sebelum Masehi.

Contoh paling mutakhir diterapkan terhadap pembocor nuklir Israel 
Mordechai Vanunu. Bekas teknisi nuklir di reaktor Dimona itu berhasil 
dibekuk di Ibu Kota Roma pada 1986 setelah terbuai bujuk rayu dan 
kehangatan tubuh agen Mossad perempuan. Selentingan soal misi syahwat 
itu juga muncul dalam kasus terbunuhnya salah satu pentolan Hamas Mahmud 
al-Mabhuh di Dubai, Uni Emirat Arab, Januari tahun ini.

Yang disarankan memakai taktik seks adalah agen lajang. Mereka juga 
tidak perlu meminta izin rabbi untuk itu. “Jika harus menggunakan agen 
bersuami, lebih baik suaminya menceraikan dia dulu. … Setelah itu rujuk 
lagi,” ujar Rabbi Shvat.

Tentu saja ada persyaratan mutlak agar misi syahwat itu berhasil. Sang 
agen perempuan mesti berwajah memikat dan memiliki lekuk tubuh aduhai. 
Dijamin korbannya akan bertekuk lutut. Dengan seks, kedua pihak 
sama-sama diuntungkan.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke