Apa nggak ada peserta yang tinggal di Indonesia yang bisa membawa
Dipo ke psikiater?

Keadaannnya jelas makin gawat.

Omongannya makin kaco..

Dia sudah bersedia kok berobat ke psikaiter.

Tapi kayaknya nggak tahu jalan tuh.

--- In [email protected], "ajeg"  wrote:
>
> 
> Keliatannya lu lagi jatuh cinta sama laki-laki 
> tapi belon digendong-gendong juga ya mus? 
> 
> Ya gimana, elu laki juga.. Walau lu bilang ini 
> nggak bertentangan tapi kan cuma adu pedang. 
> 
> Tapi ati-ati mus, kalo nggak tersalurkan ntar 
> ngelamunnya lebih kocak lagi kayak si uplik, bleki, 
> dan hehe geboy ora geboy sing penting asoy. 
> 
> Jarilah dihipnotis jadi pedang... 
> 
> Ada-ada aja impotentnya. 
> 
> 
> --- Muskitawati  wrote:
> 
> > Syarat menikah dalam Islam jelas, yaitu harus memberi mahar, dan 
> > mampu memberi nafkah. Dalil ini jadi bertentangan kalo dikatakan 
> > bahwa Islam melarang laki2 miskin untuk menikah.
> > Pertanyaannya jadi tidak bisa dijawab kalo ditanyakan apakah Islam 
> > melarang laki2 miskin untuk beristeri !!!  Jawabannya untuk dalil 
> > kewajiban memberi nafkah pun bisa dipastikan, bahwa laki2 miskin 
> > tidak akan boleh beristri.
> > Tapi pertentangan dalil ini bisa dijawab dalam Islam Syiah, yaitu 
> > untuk laki2 miskin ada jalan kawin mutah yaitu sama2 kawin nya tapi 
> > tidak diwajibkan memberi nafkah cukup wanitanya diberi bayaran 
> > sekadarnya sesuai persetujuan dalam tawar menawar. Sayangnya, 
> > meskipun dinamakan kawin mutah, tapi prosesnya sama dengan 
> > pelacuran padahal ada dalil lain bahwa Islam melarang pelacuran.
> > Maksud Syiah dengan dibolehkannya kawin mutah untuk menghilangkan 
> > kontradiksi dimana laki2 miskin tidak boleh beristeri.  Tetapi 
> > akibatnya jadi bertentangan lagi dengan dalil Islam yang melarang 
> > pelacuran sementara kawin mutah itu adalah pelacuran yang di-gocek2 
> > arti katanya.
> > Menyadari kawin mutah adalah pelacuran, maka Islam Sunni di 
> > Indonesia dan di Arab melarang kawin mutah, dan larangan ini 
> > membuka kontradiksi ajaran Islam itu sendiri yang melarang laki2 
> > miskin untuk beristeril.
> > Jadi kalo anda muslimin, atau anda itu ulama, apakah anda 
> > berpendapat muslimin yang miskin dilarang beristeri ????  Dalam 
> > praktek Islam-nya sih justru tukang loak, tukang bakso, dan tukang 
> > ketoprak yang miskin itu semuanya beristeri lebih dari satu, 
> > meskipun tidak mampu ternyata punya 3, 4 bahkan lima isteri2nya 
> > yang semuanya bekerja diluar rumah sebagai tukan jamu gendong.
> > Jadi makin kacaulah ajaran Islam yang kapah ini, karena laki2 
> > miskin dilarang beristeri, untuk beristeri harus mampu memberi 
> > nafkah lahir batin, bertentangan dengan kawin mutah yang boleh 
> > beristeri tanpa kewajiban memberi nafkah.
> > Bahkan laki2 80 tahun yang muslimin masih menikahi gadis 14 tahun, 
> > mungkin memberi nafkah saja masih mampu, tapi apakah kepuasan suami 
> > isteri bisa diberikan oleh laki2 80 tahun kepada gadis 14 tahun 
> > ????  yang begini tentunya jangan dijawab karena Islam itu tidak 
> > ada pertentangan dan pertentangan itu harus disangkal.
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke