Makanya dipecat. 

Lha dikirim ke Teheran buat interpiu (ini istilah dia) 
khomeini yang baru pulang dari Prancis, laporannya malah 
jalan-jalan ke pasar kaji... alif ba ta, alif ba ta.. 
Ya dipecat. Lha orang-orang nunggu barang eksklusif, dikejar 
deadline, yang datang malah bungkus kacang.. 

Pasti ngakak dia inget bungkus kacang yang dibeli buat 
oleh-oleh bininya (pake duit dines) - buat oleh-oleh tapi 
dia juga yang ngabisin, hehe.. 

Entah dapat ilmu dari mana dia sampe nyangka kerja wartawan 
cuma jalan-jalan buat jajan oleh-oleh pake duit dines. 
Ya salah sangka dong. 

Makanya dipecat pada kesempatan pertama dengan alasan: 

1. nggak becus 
2. korupsi 

Kita tunggu ngakaknya uplik. 


--- "johny_indon"  wrote:

> uplik bekas wartawan?
> ini nyaris mustahil.
> soalnya ngga kebayang aja, senin dia nulis ttg A, selasa A lagi, 
> rabu masih A, sampe ketemu senin masih nulis A lagi, dengan titik 
> koma yg tidak berubah samasekali.
> bangkrut dah tu koran.
> 
> --- "ajeg"  wrote:
> 
> > "even the abuse, foreign correspondents 
> > rarely tell anyone, even friends.." 
> > 
> > Begitu kata seorang wartawati yang nggak mau 
> > disebut namanya. 
> > 
> > Memang seperti itulah yang berlaku umum. 
> > 
> > Bukan hal gampang bagi perempuan untuk menceritakan 
> > pelecehan, lebih-lebih perkosaan, yang pernah dialami. 
> > 
> > "The shame runs so deep, and the fear of being 
> > pulled off an assignment is so strong..." tambah sang 
> > wartawati. 
> > 
> > Jadi, besar kemungkinan cerita-cerita yang diumbar 
> > uplik barusan hanyalah pengembangan redaksional untuk 
> > meningkatkan penjualan. 
> > 
> > Nah, sutan dungu yang katanya bekas wartawan itu memang 
> > tergolong wartawan paling dungu di dunia fana (menurut 
> > sumber yang dapat dipercaya). 
> >  
> > Liat, begitu dungunya dia sehingga tega mengumbar aib 
> > rekan sekorpsnya demi memuaskan kegandrungannya pada 
> > kedunguan. 
> > 
> > Rakusnya bukan main dalam melahap cerita sensasi dan 
> > selalu kesilauan melihat data & statistik dari lembaga-
> > lembaga resmi. 
> > 
> > ungu lu plik
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke