Bagus. 

Ini membuktikan sampiyan kelewat buta untuk melihat 
bahwa WEF adalah ajang pamer hasil era kolonial. 
Era yang memiskinkan sebagian besar penduduk bumi 
hingga peradaban yang tumbuh di bangsa-bangsa negeri 
jajahan itu tergusur. 

Lalu, apa sih yang terjadi di WEF setiap tahunnya? 
Terlihatkah kemakmuran hasil menjajah itu menyejahterakan 
seluruh rakyat keturunan penjajah? 

Hehe, enggaklah. 

Di pertemuan mewah yang menyediakan pula perempuan-perempuan 
dan lelaki penghangat dinginnya udara Davos (bagi peserta 
yang memerlukan), para monyet berdasi itu cuma memamerkan 
ambruknya peradaban moral karena tetap bertekad melanjutkan 
penjajahan dalam bentuk lain. 

Artinya, kebejatan moral itu memang terjadi di kalangan atas. 
Bukan di masyarakat kebanyakan mereka yang juga ikut menjadi 
korban penjajahan (pemerasan pajak dll). Ketidakjujuran mereka terhadap rakyat 
sendiri begitu nyata. 

Tentu saja para monyet itu harus membicarakan juga situasi 
mutakhir di Aljazair dan Mali. Tetapi ya lagi-lagi dari 
sisi kepentingan mereka, bagaimana menyelamatkan posisi di 
setiap situasi keruh seantero dunia. 

Di tengah krisis ekonomi sekarang dengan jelas kita saksikan 
bahwa dua WEF terakhir (juga G8) hanya menjadi rapat kepanikan 
akbar. Lebih akbar dari rapat-rapat sebelumnya. 

Seru kan? Setiap tahun rapat, tapi keadaan malah tambah runyam. 
Akibatnya, paling banter mereka cuma bisa mengangkat persoalan-
persoalan "kecil" seperti Malala itu. 

Apabolehbuat, 

kita semakin yakin bahwa mereka, para monyet berdasi keturunan 
penjajah itulah the hippie apes who battle for survive. 


--- "Bukan Pedanda"  wrote:

> Mengharukan bahwa perempuan cerdas kafir Christine Lagarde 
> dedicates pidatonya di Davos kepada Malala yang maunya perempuan 
> Islam itu juga jadi pada cerdas...
> 
> Saya kutip: 
> 
> 1736: Lagarde: This is for Malala and the `Daughter of India' 
> 
> Christine Lagarde dedicates her speech to Malala Yousufzai and the 
> "Daughter of India" -- the 23-year-old woman who was gang raped on 
> a bus in New Dehli. 
> 
> http://edition.cnn.com/2013/01/22/business/davos-2013-live-blog/index.html?hpt=hp_c2
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke