Disebrang rumah ku ada madrasah sd tingkat SD.
Sekali waktu Ustadnya berganti orang.
Ustad Baru tidak suka ke aku ( UB ), Mantunya ( M )

UB : Huak Cuh Yahudi sambil melotot ke aku.

Aku sih cuek bebek saja, sambil dalam benak mikir, hebat juga ntu UB bisa 
main tembak aku jadi yahudi.
5 bulanan situasi dan kondisi seperti itu, dan aku tidak peduli.

Sampai suatu ketika aku pulang hampir subuh jam 3 pagi, ketika mau parkir 
mobil aku lihat disebrang rumahku menantu pria dan istrinya sedang 
menggendong bayi.

Aku : Maaf pak ada apa pak sudah mau subuh seperti sedang nunggu angkot.

M : Ini pak bayi saya muntah muntah, mau dibawa ke mantri Y.

Aku : yah sudah naik kemobil saya pak, subuh gini tidak bakalan ada angkot, 
angkot palingan jam 5.

Akhirnya M dan istri plus bayi aku antar ke Mantri, sekitar 1/4 jam kami pun 
pulang, dijalan...

Aku : Maaf Pak, bila dalam waktu 1 jam kondisi tidak berubah jangan sungkan 
telp saya pak, saya tunggu dan nanti saya antar ke PMI dikota, sepertinya 
kena gejala DB

M : Iya pak terima kasih sudah merepotkan.

Sekitar 1/2 jam, telp berbunyi.
Intinya kondisi bayi bertambah parah.

Aku keluarkan lagi mobil dan ketika mengantar ke PMI, ternyata Ustad ikut, 
juga istrinya.

Sesampai di PMI langsung masuk UGD, dan aku pulang dengan istri Ustad.

Sejak kejadian tsb Ustad tersenyum bila ketemu aku, dan menjadi manggut 
manggut begitu tahu bahwa setiap tahun aku selalu tumpengan Mauludan dan 
memanggil haji dari luar ( tukang loyang langgananku suka memimpin doa 
Mauludan ).
Sekarang Adik ipar M sebagai Ustad penerus disebrang rumah yg suka aku 
undang utk doa Mauludan.

Sejak kapan Mauludan dimulai ?...........sejak jaman VOC menjajah Indonesia, 
kakek ku selalu merayakan secara sederhana acara Mauludan, karena yg kerja 
semuanya Muslim.
Aku melanjutkan acara tsb, dan aku cukup duduk manis sampai acara selesai 
tidak pernah lebih dari 1 jam, sedang yg ikut hanya semua yg kerja di tempat 
aku.

Mengenai mengapa kakekku mengadakan acara Mauludan, mbuh aku hanya 
melanjutkan kebiasaan tsb dan buatku termasuk baik, karena minimal yg kerja 
tahu bahwa tradisi tsb aku tidak sudahi begitu saja. 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke