Memuakkan sekali si suryana ini, sebelumnya dlm rangka ngejilat pantat
orang Islam, si suryana bilang ga ada diskriminasi thd warga
keturunan, sekarang dia ngedadak ngaku ada diskriminasi.

suryana ini demi ngejilat pantat majikannya, rela ngoceh apapun jg.



On 2/2/13, suryana <[email protected]> wrote:
> Etnis cina di Indonesia di diskriminasi, itu sudah menjadi makanan rutin dan
>
> harus diterima dengan patuh tanpa ada secuil pun bantahan.
>
> Tidak sadar bahwa diskriminasi didalam kehidupan bermasyarakat di masyarakat
>
> bawah sangat beragam dan sangat umum terjadi tanpa masyarakat itu sendiri
> tidak tahu harus melakukan seperti apa.
>
> Bila seorang cina menghadapi kendala didalam surat surat kependudukan maka
> morang maring dikarenakan dipersulitnya proses utk menyelesaikan surat surat
>
> tersebut.
> Tidak sadar dan tidak mau tahu bahwa masyarakat miskin lebih parah lagi
> untuk bisa mendapatkan hal yg sama, dan masyarakat miskin hanya bisa
> mengelus dada kerempengnya dengan pasrah karena memang tidak memiliki uang
> utk membuat sebuah surat yg bernama KTP, mereka hanya bisa berharap  program
>
> gratis yg memang rutin dilakukan pemerintah setempat.
>
> Bila mau kerja, maka masyarakat miskin pun harus keluar uang utk sekedar
> mendapatkan selembar kertas kelakuan baik, kadang ditambah uang utk bisa
> mendapatkan KTP yg memang sudah mati dan tidak diurus.
>
> Cina Indonesia bisa koar koar, sedang yg jauh lebih banyak hanya bisa
> pasrah.
> Cina Indonesia bisa koar koar, tidak peduli bahwa para konglomerat dimana
> dari jumlah 200 taipan lebih dari 150 adalah para cina.
> Cina Indonesia tidak sadar bahwa Malaysia yg sudah jelas jelas memakai
> kekuatan politik agar Pribumi bisa maju dan melakukan beragam aturan agar
> Cina Malaysia tidak banyak berkembang.
> Alih alih maju, sekian puluh tahun berlalu tetap saja Cina Malaysia lebih
> makmur dibandingkan dengan kelompok Pribumi yg didukung pemerintah.
>
> Baru baru ini seorang Taipan dari Malaysia, dikecewakan oleh kebijaksanaan
> pemerintah, dan akibatnya sungguh mengejutkan, bila sebelumnya pemerintah
> Malaysia dibantu si Taipan, setelah dikecewakan maka si Taipan langsung
> melakukan gebrakan mengejutkan, mulai dari gula sampai dengan minyak sawit
> hasil dari kelompok pengusaha Malaysia mendadak kehilang pembeli.
>
> Taipan tanpa ba bi bu langsung meng inves kan puluhan milyar dollar dibidang
>
> gula dan minyak sawit, Indonesia kebagian jatah, karena investasinya
> sebagian di Indonesia, sedang Malaysia hanya bisa gigit jari dan morang
> maring karena hasil produksinya tidak bisa berjalan lancar sesuai dengan
> analisa bila si Taipan di gorok usahanya.
>
> Diskriminasi dan rasialisasi di negara manapun akan tetap eksis dan tidak
> bisa hilang begitu saja.
> Amerika sebagai dedengkotnya demokrasi pun tetap saja melakukan diskriminasi
>
> dan rasialisme, biarpun sekarang seorang berkulit hitam bisa menjadi
> Presiden, bukan berarti diskriminasi dan rasialisme hilang, di negara negara
>
> lain maka Amerika pun bertindak sangat ber ganda ganda, tergantung negara yg
>
> dituju.
> Bila pemerintah negara yg dituju tidak mau mendukung keinginan Amerika maka
>
> gerilyawan didukung penuh baik dengann pasokan senjata maupun pola dan
> strategy utk menjadi kelompok gerilyawan.
> Bila pemerintah negara yg dituju mendukung Amerika maka kelompok gerilyawan
>
> yg dihabisi.
> HAM hanyalah sebuah kedok dan digunakan di situasi dan kondisi tertentu.
>
> Dan di kampung petar mendadak sontak orang degil morang maring
> diskriminisasi, tidak peduli bahwa awal terjadinya diskriminisasi dibentuk
> oleh VOC dan Belanda, dimana masyarakat berkulit kuning menjadi masyarakat
> kelas 2, sedang Melayu/Pribumi menjadi masyarakat kelas kambing.
>
> Dan lebih dogol lagi bila sampai saat ini masih morang maring dengan masalah
>
> diskriminasi dan rasialisasi, tidak peduli berapa banyak Cina Indonesia yg
> sudah masuk ke segala bidang yg di era Cang Ato termasuk sangat sulit
> ditembus.
>
> Untung Ahok bukan cina, dia hanyalah pribumi dan untung juga Ahok bukan umat
>
> GKI, melainkan seorang Muslim.
> Yeah orang dogol dan degil dikampung prol, lebih memilih morang maring utk
> sesuatu yg memuakan, dan merasa bangga dan puas bisa mengeluarkan uneg² dan
>
> kebenciannya terhadap Indonesia maupun siapa saja yg di tuduh sesuai dengan
>
> harapan kelompok dogol dan degil.
>
>


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke