Jadi lu bilang anggota DPR teman si Teddy itu adalah politisi
bajingan? Hehehe...

Apa lu berani nabok anjing buduk piaraan lu itu?



On 2/2/13, ajeg <[email protected]> wrote:
>
> Politisi bajingan jugalah yang membuat kehidupan
> masyarakat di Indonesia tidak sesuai dengan hukum alam;
> uang mengalir dari bawah ke atas.
>
> Penggerebekan narkoba di rumah "rapi amat" hanyalah
> pengalihan perhatian dari kasus anak Rajasa yang cukup
> menekan polisi.
>
> Penangkapan temannya habe yang ketum PKS itu juga kelihatan
> sukses mengalihkan perhatian masyarakat atas desakan menangkap
> Anas dan Boediono.
>
> Dua periode pemerintahan SBY adalah dasawarsa paling buruk
> buat Indonesia. Bahkan dibanding 32 tahun Orba.
>
>
> --- "Teddy S."  wrote:
>
>> Ada orang-orang tertentu di milis ini yang demikian alergi dengan
>> anggota-anggota DPR dan ini tidak bisa disalahkan. Yang luar biasa
>> dungunya tentunya adalah orang yang tidak berani menyatakan
>> uneg-unegnya secara langsung kepada sang wakil rakyat.
>>
>> Kemarin malam saya ketemuan lagi dengan teman seangkatan yang jadi
>> anggota DPR di Sydney. Kali ini dia datang secara pribadi untuk
>> mengantarkan putrinya yang baru saja lulus S1 dari UI untuk
>> mengikuti program S2 di salah satu universitas di Sydney. Kebetulan
>> putrinya ini dulu juga kelahiran Perth saat mana teman saya dulu
>> sedang menyelesaikan program doktornya di sana.
>>
>> Kunjungan singkat ini juga dimanfaatkannya untuk mengunjungi
>> beberapa universitas di Sydney dan sekitarnya dalam upaya
>> mengadakan kerja-sama. Diakuinya ini memang suatu program G to G.
>>
>> Saat saya jemput dari Central station dia terlihat begitu
>> sederhana. Dia dan putrinya langsung saya bawa untuk menikmati ayam
>> bakar Arab "El Jannah". http://www.eljannah.com.au/
>> Tentu saja ini dijamin halal.
>>
>> Saya masih ingat sewaktu membawa teman seangkatan lain yang jadi
>> petinggi suatu BUMN ke El Jannah beberapa waktu yang lalu. Betapa
>> saat itu matanya jadi mendadak terbelalak meilhat kemolekan
>> gadis-gadis cantik berdarah Lebanon yang datang untuk makan dengan
>> hanya mengenakan 'hot pants' yang sangat minim. Tentunya ini suatu
>> pemandangan yang sangat biasa buat saya.
>>
>> Saat kemarin kami tiba di El Jannah, tempat makan sudah seperti
>> jadi semacam PBB saja karena mungkin tiap bangsa sudah terwakili
>> untuk duduk makan si sana. Saat diaudit 7 tahun yang lalu saja El
>> Jannah sudah mampu menjual sebanyak 8000 ekor ayam bakar per hari
>> dengan harga jual per ekor A$ 10 untuk 'take away' dan A$ 20 untuk
>> 'eat in'. Jadi nilai omzet penjualan El Jannah diatas A$ 100.000
>> per harinya.
>>
>> Perjalanan cukup panjang dan sebagiannya kena macet dari Central
>> station ke El Jannah di Granvile ini menjadi tidak terasa karena
>> teman saya bercerita betapa dia berhasil membebaskan teman
>> seangkatan lain yang jadi petinggi BUMN dari jeratan kasus korupsi.
>>
>> Yang sebenarnya sudah melakukan korupsi adalah bekas atasannya
>> dengan nilai beberapa ratus milliar rupiah sementara teman
>> seangkatan saya hanya kecipratan 100 juta rupiah saja, tapi dia
>> yang menjadi sasaran karena dia yang tanda tangan tender proyek.
>>
>> Saat saya bilang ikuti saja aliran dananya, teman saya bilang tidak
>> bisa karena semuanya dibayar secara tunai. Belum lama ini memang
>> terbetik berita ada orang yang tertangkap dengan uang satu koper di
>> Jakarta. Jadi dalam hal ini teman saya dengan bantuan partainya
>> bisa bertindak untuk melindungi teman seangkatan yang lain dari
>> obyek pemerasan banyak fihak.
>>
>> Teman saya bilang jangan sampai masuk penjara di Indonesia karena
>> bisa-bisa disodomi di sana. Taktik-taktik busuk yang dilakukan
>> aparat demikian memuakan dan bertujuan hanya satu, UUD, ujung-
>> ujungnya duit.
>>
>> Saat saya sebut nama seseorang dari partainya yang belum lama ini
>> terjaring operasi narkoba. Dia langsung bilang, oh si X sudah bayar
>> 10 milliar rupiah untuk membebaskan diri. Wow!
>>
>> Jadi memang benar bahwa segala sesuatu masih bisa diatur di
>> Indonesia selama anda memiliki uang atau kekuasaan atau bahkan
>> keduanya. Indonesia masih belum berubah, hanya para pelakunya saja
>> yang sudah berganti.
>>
>> Teman saya juga menceritakan betapa janggalnya alur cerita kasus
>> kecelakaan yang melibatkan putra Hatta Rajasa. Mau pulang dari
>> daerah Tebet ke Kemang lewat Jagorawi? Saya bilang kenapa wartawan
>> tidak ada yang mau memuat beritanya dengan dilengkapi peta wilayah
>> Jakarta hingga banyak orang akan langsung bisa melihat
>> kejangggalannya?
>>
>> Kejanggalan lainnya menurutnya adalah korban yang ditabrak dari
>> belakang oleh BMW X5 yang dikendarai oleh putra Hatta Rajasa
>> tersebut. Bagaimana mungkin korban yang duduk paling belakang dalam
>> Daihatsu Luxio tersebut bisa terpental ke belakang saat mobil
>> tersebut ditubruk dari belakang?
>>
>> Rupanya, kadang-kadang hukum Fisika tidak berlaku di Indonesia.
>>
>> Moral cerita, jangan cari musuh dan perbanyak teman karena kadang
>> teman bisa menyelamatkan anda saat dalam kesulitan.
>>
>
>
>


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke