FYI

Bali Kembali Tuntut Otonomi Khusus

Senin, 04 Februari 2013, 23:02 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Sejumlah tokoh Bali yang terdiri dari aktivis Bali 
Corruption Watch (BCW), mengadakan diskusi terbatas dengan mengangkat isu 
otonomi khusus (otsus) Bali.

Isu otsus telah beberapa kali dibahas, namun kali ini yang pertama kali dibahas 
setelah tertidur lebih dari delapan tahun.

Acara yang berlangsung di Hotel Inna Bali Denpasar, Senin (4/2), dihadiri 
anggota DPD asal Bali, Wayan Sudirta SH, Rektor Unud Prof Bakta, mantan Rektor 
Universitas Ngurah Rai Denpasar, Prof Cok Atmaja. Sejumlah wartawan terlibat 
dalam diskusi yang lebih berwujud sebagai kegiatan dengar pendapat itu.

Para peserta diskusi, mempertanyakan landasan faktual yang diperlukan untuk 
mewujudkan otonomi khusus Bali. Misalnya, apakah masalah kesenjangan antar 
daerah akibat ego kewilayahan dengan munculnya otonomi daerah. 

"Setelah hilang lebih dari delapan tahun, bagaimana ide ini muncul kembali," 
kata Rofiqi Hasan, wartawan sebuah harian terbitan Jakarta.

Masalah otonomi khusus Bali mendapat berbagai tanggapan, apalagi bila dikaitkan 
dengan eksistensi orang Bali yang tidak hanya tinggal di Bali, namun juga ada 
di daerah lain. Cok Yudistira mengatakan, apa dan bagaimana otonomi khusus Bali 
agar ada konsep yang jelas.

Mantan Rektor Universitas Ngurah Rai, Cok Atmaja mengatakan, orang khawatir 
terhadap otsus boleh-boleh saja. Tapi otsus tidak dimaksudkan sebagai masalah 
kesukuan, tetapi masalah orang Bali dan tata ruang wilayah Bali sendiri. 

"Kita hidup sudah ratusan tahun saling berbeda. Dari zaman raja. Toleransi 
tetap ada. Itu fakta dan data," katanya menegaskan.

Redaktur : Djibril Muhammad     

Reporter : Ahmad Baaras 





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke