Islam sebagai "sumber moral"?

Lha allahnya diriwayatkan khurafah najis al-Mushaf sebagai Penipu Akbar dan 
nabinya diriwayatkan hadits dan sirah nabi sebagai tukang entotin bocah cilik 
dan sebagai kepala gerombolan perampok dan penyamun serta kepala gerombolan 
tukang bantai Yahudi...

Islam itu adalah malapetaka untuk ummat manusia.

--


Luthfi, Bukti Parpol Jadikan Islam 'Gincu'

Jumat, 01 Februari 2013, 00:47 WIB


REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pascapenetapan dan penahanan yang dilakukan 
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Presiden Partai Keadilan Sejahtera 
(PKS) Luthfi Hasan Ishaaq terkait dugaan suap impor daging sapi, membuka mata 
yang selama ini tertutup di balik slogan partai politik (parpol) Islam.

Mengingat, selama ini parpol Islam yang melulu disajikan adalah simbol 
ke-Islam-an itu sendiri. Bahkan, bisa dikatakan tanpa sedikit pun melirik etika 
Islam.

"Partai politik (parpol) itu hanya ingin memanfaatkan masyarakat, bukan 
memberikan manfaat. Parpol tersebut hanya ingin mendapatkan apa yang mereka 
inginkan," ujar pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 
Muhammad Anis, di Yogyakarta, Kamis (31/1).

Menurut dia, parpol tidak memikirkan hal apa yang bisa memberikan manfaat bagi 
orang lain, tetapi apa yang bisa mereka dapatkan. Padahal etika Islam 
menyatakan tangan di atas lebih baik daripada dangan di bawah.

"Jadi, yang penting adalah bagaimana parpol itu bisa memberikan manfaat bagi 
orang lain. Parpol jangan menjadikan Islam hanya sebagai 'gincu' untuk menarik 
masyarakat," kata Anis yang juga Ketua Program Doktor Universitas Muhammadiyah 
Yogyakarta (UMY).


Sedangkan Direktur Program Pascasarjana UMY Gunawan Budianto mengatakan 
masyarakat sekarang semakin cerdas. Orang tidak akan berpegang pada simbol 
belaka, tetapi nilai apa yang bisa ditangkap parpol tersebut.

"Artinya, parpol itu bisa menjadikan Islam bukan hanya sebagai simbol, tetapi 
sebagai sebuah sumber moral. Jika parpol berani seperti itu, maka saya bisa 
nyatakan bahwa simbol Islam tersebut tidak perlu, tetapi yang diperlukan adalah 
etika Islam," bebernya.

Menurut dia, parpol seharusnya betul-betul melakukan proses pembelajaran Islam, 
sehingga mampu membuktikan Islam itu sebagai sumber moral. "Sumber itu bisa 
memberikan jasa moral bagi yang ada. Islam seharusnya dijadikan sumber nilai 
yang bisa dipakai oleh semua orang," kata Gunawan.

Redaktur : Djibril Muhammad     
Sumber : Antara 

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi 
pembaca yang melanggar ketentuan ini.




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke