Sebenarnya bila aktif di partai minimal bisa tahu gerakan AU ketika di KPU, dari situ minimal bisa memahami bagaimana seorang AU mencari aman dengan masuk ke ring 1, sedang seorang Mulyana dijebak dan masuk ring penjara.
Pemilu di Indonesia terlalu kotor dan kasar permainannya. Seorang Hasyim Muzadi pernah bicara di Lawyer Club, bagaimana ditawari oleh negara adidaya bahwa bisa menjadi pemenang dengan syarat 1 propinsi mendapat perlakuan khusus ( mengikuti Aceh ) karena pasangannya mBak Mega, jelas ditolak. Dan kita tinggal lihat kelanjutan 1 propinsi lagi, apakah masih bisa bertahan sampai 2014. AU dibenak ku terlalu murah harga jualnya. ----- Original Message ----- From: "pinpinyuliansyah" <[email protected]> > Tidak mudah untuk menjadi ketum partai yang berkuasa. Apalagi ini masih > muda. > > > > --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: >> >> Huss kunjungan M dan HT sepertinya bukan semata utk memberi simpati dan >> dukung mendukung, aku koq kepikiran agar AU membuka semua tindakannya >> terutama ketika masih di KPU dan bagaimana membuat PD menang mutlak. >> Tentunya juga menyelesaikan nyanyian Nazar >> >> AU menurutku bukan orang pintar dan smart, melainkan typikal pencari aman >> doang. >> >> ----- Original Message ----- >> From: "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
