Brrr...., gila dingin banget! Gw mendarat di Boston udah langsung disambut dengan salju dan extreme weather di Boston. Memang sebelumnya udah diprediksi bahwa di Northeastern bakalan dihantam badai salju, jadi gw udah prepared for the worst untuk badai tersebut.
Gw pergi ke Boston untuk nonton anak gw yang mewakili universitasnya berdebat atas undangan dari Harvard University. Banyak juga mahasiswa yang mewakili Indonesia di forum debat tersebut, ada dari ITB, UI, Unpad, Unsri, Unhas, dan bahkan ada juga delegasi rombongan dari Djarum Foundation. Ada sekitar 1000-an mahasiswa dari seluruh dunia yang ikut berpartisipasi dalam acara forum debat undangan dari Harvard University ini. Sehari - dua hari masih oke juga nonton mereka berdebat. Disamping itu, gw memang malas juga keluar karena sedang snowing dan suhu nya bener2 dingin banget. Tapi setelah lewat 2 hari itu gw bosen juga, apalagi anak gw setiap gw ajak lunch atau dinner, anak gw selalu nggak punya waktu karena harus berdiskusi dengan tim nya untuk menyiapkan makalah, menyiapkan tulisan untuk besok, macem2 lah kegiatannya dan dia sangat sibuk dan acaranya berakhir jam 11 malam setiap hari. So, praktis hari ketiga setelah sarapan gw jalan2 sendirian menikmati kota Boston yang dilapisi oleh salju. Seluruh kota Boston ditutupi oleh salju karena hampir setiap malam snowing mulu. Putih dimana-mana dan cantik sekali. Lalu, gw berkunjung ke Boston Museum of Fine Arts dengan membeli tiket masuk 25 dolar. Museum ini besar sekali dan udah pasti nggak akan selesai untuk dilihat koleksinya dalam 1 hari. Pada saat itu gw udah skip bagian Europe Arts dengan harapan bisa selesai melihat seluruh koleksinya, tapi masih nggak bisa selesai juga melihat seluruh koleksinya dalam 1 hari. Gw skipped Europe Arts karena menurut gw, museum Louvre, Pompidou, d'Orsay, atau museum di Florence masih lebih bagus dan lebih rancak koleksi lukisan dan patungnya dibandingkan dengan BMFA, jadi gw melihat bagian koleksi Amerika, Asia, Mesir, dan lainnya. Gw sangat terkagum-kagum dengan lukisan Andy Wharhol seperti Jackie O, Marilyn Monroe, dan tentu saja.... Mick Jagger. Gw kaget juga ada lukisan Mick Jagger di BMFA yang bergengsi itu. http://www.mfa.org/collections/object/mick-jagger-35594 Besoknya gw udah merencanakan untuk makan siang di Barking Crab restaurant, soale gw udah diwanti wanti sama temen gw dari Jkt hukumnya 'wajib, kudu, dan harus', makan di Barking Crab restaurant. Ya gitu deh..., sesuai dengan wanti2 temen gw, gw makan disana sendirian, pesan crab dan lobster beserta sampingannya, lalu minum air putih, bill nya setelah ditambah tax dan tip 15%, gw keluarin duit sekitar 40 dolar. Very expensive... Crab dan lobster nya sih memang enak banget, fresh dan langsung dari Alaska. Jadi..., ya gitu deh, walaupun gw udah tau bakalan mahal tapi kalo udah ke Boston kita musti makan crab dan lobster di Barking Crab restaurant. Keesokan harinya, hari Jumat, gw cari mesjid di Boston untuk sholat Jumatan. Ada beberapa mesjid disekitar Boston, tapi gw pilih mesjid paling besar di sekitar Boston, sekitar 20 menit pake subway dari Boston. Kapasitas mesjid ini cukup besar, kurang lebih sebesar mesjid Sunda Kelapa di Menteng yang terdiri dari dua lantai. Ada hal yang rada unik menurut gw, karena pada waktu sholat Jumat, perempuan juga ikutan sholat di mesjid itu. Suatu hal yang tidak pernah terjadi di Indonesia karena perempuan tidak diwajibkan untuk sholat Jumat. Gw sangat beruntung karena pada waktu 3 hari terakhir itu tidak ada salju turun dan ada matahari walaupun tetep dingin sekali karena temperatur dikitaran 20 - 27 F, alias tetep dibawah nol C. Maghrib setelah gw sampe di hotel barulah turun salju lagi sehingga gw cuma mendekam di kamar hotel aja. Besoknya, hari Sabtu, gw instruksikan sama anak gw harus lunch bareng karena hari Minggu acaranya udah selesai dan gw udah cabut dari Boston, so nggak ada kesempatan makan bareng lagi. Soale, praktis gw nggak pernah barengan sama dia. So, kita lunch di Cheers 'where everybody knows your name', karena masalah nostalgia film seri tivi dan menurut gw Cheers cafe established 1895 merupakan salah satu ikon kota Boston juga. Kita makan bertiga, ketiganya pesen burger, fries, dan minum air putih, habisnya lebih dari 50 dolar termasuk tip. Segala macam memang serba mahal di Boston ini. Setelah lunch lalu kita berpisah dan gw melanjutkan perjalanan mengunjungi kampus MIT dan Harvard pake subway. MIT kampusnya sangat besar dan menyatu dengan kota, mirip kampus UC Berkeley. Ada satu gedung sumbangan dari Bill Gates sebesar 20 juta dolar yang berbentuk sangat unik dan sangat modern sekali. http://www.flickr.com/photos/nancylynnfree/3900587973/ Gw masuk ke kampusnya lalu keluar-masuk gedung setelah itu gw istirahat duduk2 sambil ngopi sambil mengagumi kampus MIT. Memang bukan nama kosong kalo MIT dikatakan sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Setelah puas menikmati kampus MIT, lalu gw pergi mengunjungi Harvard University yang tidak terlalu jauh jaraknya dari MIT. Harvard University kampusnya terlihat sangat tua dan 'angker'. Sangat berwibawa. Kampus Harvard gedung2nya terlihat kuno dan sangat berbeda dengan MIT yang terlihat modern. Secara kasat mata, gw lebih suka melihat kampus MIT, tapi secara batiniah gw lebih suka kampus Harvard. Kayaknya spiritualitas kampus Harvard lebih 'dalem' dan begitu gw masuk ke kampusnya seperti udah ada 'tekanan'. Mungkin karena tampilan semua gedungnya yang tua dan berwarna merah bata sehingga terlihat angker dan berwibawa. Klo di kampus MIT gw masih bisa relax menikmati suasana kampus sambil duduk2 sembari ngopi, tapi di kampus Harvard ini rasanya seperti nggak betah dan pengen cepat2 cabut aja. Mungkin karena wibawa dari kampus Harvard ini yang bikin gw nggak betah berlama-lama disini. Setelah mengunjungi bookstore untuk membeli oleh2, gw langsung keluar kampus dan selesai mengunjungi Harvard karena sudah sore hari. Gw langsung balik ke hotel untuk packing karena besok pagi setelah sarapan gw udah pergi meninggalkan Boston menuju Medford, Oregon. --- ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
