kalau debt/equity ratio, hutang dan asset itu anggaplah diibaratkan dengan 
pasak dan tiang
secara ngga langsung lu sebenernya mendukung gue dengan memakai pepatah padang 
yang diusung si arra


kesuksesan bisnis( dan juga orang ) itu diliat dari profit dan equitynya bukan 
dari jumlah utangnya
gue denger ada tukang tahu goreng pinggiran jalan dibandung yang mampu 
menyekolahkan anaknya ke amerika
kalau cerita itu bener, bisnis kecil dia lebih sehat dari ( ini lucu lucuan aja 
) sharp yang utangnya
banyak dan perlu suntikan dana cash  dari qualcomm, amerika




________________________________
 From: johny_indon <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, March 20, 2013 2:10 AM
Subject: [proletar] Re: Boss Lion Air dapat ulasan SMH
 

  


waktu gua bilang "... maka ngutang itu hukumnya jadi 'wajib', biarpun 
si owner sebenernya mampu membiayai sendiri.", gua lagi ngomongin 
perusahaan secara umum, bukan ngomongin lion.
tentu saja owner lion ngga punya duit cash buat beli ratusan pesawat itu, 
makanya dia ngutang. tapi itu adalah bagian dari strategi bisnis.

gua cuman mau bilang bahwa perusahaan yg punya duit cash banyak dan 
tidak punya utang kayak apple itu sebenernya tidak lebih hebat 
daripada microsoft atau google, yg sama2 duitnya banyak, tapi punya 
utang. 
sebagai ilustrasi, microsoft yg rasio debt/equity nya 0.2 punya 
profit margin 79.9%.
google yg rasio debt/equity nya 0.08 profit marginnya 64.8%.
tapi apple yg rasio debt/equity nya 0.0 (alias ga punya utang) 
profit marginnya 'cuman' 44.4%, jauh di bawah google dan mikocok.

http://finapps.forbes.com/finapps/jsp/finance/compinfo/Ratios.jsp?tkr=MSFT

http://finapps.forbes.com/finapps/jsp/finance/compinfo/Ratios.jsp?tkr=GOOG

http://finapps.forbes.com/finapps/jsp/finance/compinfo/Ratios.jsp?tkr=AAPL

dari ilustrasi di atas jelas bahwa ngga punya hutang 'tidak 
selalu lebih hebat' dari yg punya utang, karena yg punya utang 
profitnya justru jauh diatas yg ngga punya utang.

berhutang itu adalah strategi perusahaan dalam memodali usahanya.
apple lebih suka pake modal sendiri 100%, itu adalah strateginya.
microsoft dan google lebih suka ngutang itu bukan berarti microsoft 
dan google samasekali ngga punya duit sampe bela2in ngutang, tapi 
memang strategi mereka begitu.

buat pebisnis, memodali perusahaan 100% dari kocek sendiri dianggap 
"kurang cerdas" (dalam tanda kutip ya).
karena ngutang itu secara tidak langsung juga membangun reputasi 
(bisa jelek bisa bagus). selain itu, ngutang juga membagi risiko 
bisnis dengan si pemberi utang.
selain itu, beleh percaya atau tidak, semakin banyak hutang 
(sampai batas tertentu tentu saja) maka nilai perusahaan, yg 
istiliahnya di pasar saham P/E, semakin tinggi.
makanya ada yg mempertanyakan 'lack of debt' nya apple.
dgn kata lain gara2 apple 'kekurangan utang' maka P/E nya rendah.

balik maning nang lion.
kalo dari sisi profesionalisme, menurut gua saat ini 
airasia masih jauh di atas lion (tiket airasia juga rata2 relatif lebih murah 
drpd lion).
pesawat airasia jarang delay, malah seringkali lebih cepet nyampe tujuan dari 
jadwal.
gua sering telat dijemput di bandara gara2 pesawat airasia lebih 
cepet nyampe dari jadwal yg tercetak di tiket.

--- In [email protected], Habe Proletar <proletar4@...> wrote:
>
> biarpun si owner sebenarnya mampu?
> gue ngga yakin, lion air bisa beli itu ratusan pesawat pake duit sendiri
> rasanya belum ada perusahaan terkaya di indonesia yang punya duit sampe 20 
> billion dollar cash
> tapi walaupun begitu gue bukannya gue ngga salut dengan si rudi kirana
> dalam persaingan lion melawan air asia, gue harap dimenangkan oleh lion
> sebab gue agak empet sama malaysia
> 
> cuma gue khawatir pembelian airbus oleh lion itu cuma sekedar hype
> dalam persaingan mengalahkan boeing, airbus seperti orang kepepet pengen kawin
> sampe lion yang punya catatan buruk soal safety, orang eropa rame rame tutup 
> mata
> yang penting dagangannya laku, dan kalau bisa lion terbang ke sana, mungkin 
> bakalan disambut
> bagai raja raja, asal jangan lupa gunakan airbus ya rek?
> 
> gue pernah terbang pake lion ke medan
> begitu mendarat pintu belakangnya ngga bisa dibuka
> trus pramugarinya nongkrong becanda sama pilot di dalam kokpit yang pintunya 
> ngablak
> gue merasa seperti naik bus lintas sumatra yang disupiri orang batak melewati 
> pingiran jurang di sekitar padang sidempuan
> itu mungkin terakhir kali setelah post mrtad  gue baca bismilalah dan 
> mengucapkan astagfirullah
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: johny_indon <johny_indon@...>
> To: [email protected] 
> Sent: Tuesday, March 19, 2013 10:25 PM
> Subject: [proletar] Re: Boss Lion Air dapat ulasan SMH
> 
> 
>   
> 
> 
> dalam bisnis skala raksasa, beli barang modal (asset) pake duit 
> sendiri itu bisa diketawain investor, bahkan auditor.
> tapi kalo bisnisnya warung tegal sih memang umumnya investasi itu 
> dari kocek sendiri.
> seiring dgn berkembangnya bisnis, maka ngutang itu hukumnya jadi 'wajib', 
> biarpun si owner sebenernya mampu membiayai sendiri.
> 
> seriously.
> 
> kantor gua baru diaudit kap, dan mereka ter heran2 karena 
> perusahaan hampir2 ngga punya hutang dagang, alias hutang2 
> ke vendor udah pada lunas semua.
> kredit dari bank juga minim, itupun adanya dlm bentuk stand by loan 
> (baru diambil kreditnya kalo pas butuh doang).
> dari sisi bisnis, terlalu likuid itu justru ngga bagus, begitu kata sang 
> auditor/kap.
> 
> note: walaupun apple duit cash nya se abrek2, tapi nilai sahamnya sempet 
> terjun bebas. investor ngga suka yg beginian (walapun kejatuhan sahamnya 
> mungkin juga bukan karena itu).
> 
> dalam skala individu, ngutang juga bisa jadi nilai tambah.
> contoh paling gampang adalah saat kita mengajukan kredit pinjaman 
> ke bank.
> yg pertama dilihat oleh bank adalah apakah si calon debitur 
> punya kartu kredit atau ngga.
> kalau punya, maka dicek di bank sentral (di indo dicek di BI) 
> apakah si calon debitur bayar kartu kreditnya lancar, tersendat, 
> atau malah ngemplang.
> kalo bayarnya lancar, persetujuan kredit dari bank bakalan 
> keluar kurang dari seminggu.
> tapi kalo udah diblacklist oleh bank sentral, penolakan dari 
> bank akan keluar kurang dari seminggu juga.
> 
> ini terjadi sama temen kantor yg aplikasi kreditnya ditolak bank mandiri.
> waktu gua tanya apakah dia pernah punya tunggakan kartu kredit, 
> dia bilang ngga punya.
> lalu gua tanya ke org dalem bank mandiri, kenapa kredit temen gua ditolak.
> ternyata bininya temen gua, yg punya kartu tambahan, sering belanja 
> pake kartu kredit tambahannya itu dan pas jatuh tempo bayarnya 
> ngga full alias bayar minimum payment aja, bahkan pernah beberapa 
> kali telat bayar.
> sama bank indonesia dia langsung diblack list, dan akibatnya 
> si suami yg pegang kartu utama jadi susah dapet kredit dari bank umum.
> 
> jadi bener kata teddy, kalo lion sampe bisa dipercaya ngutang 
> milyaran dollar, maka pasti karena reputasinya bagus.
> 
> --- In [email protected], Habe Proletar <proletar4@> wrote:
> >
> > kalo duitnya berasal dari lion air sendiri sih oke oke aja luar biasa
> > tapi ini kan pake duit  kredit kucuran dari bank di eropa
> > 
> > yang luar biasa itu apple,
> > duit cash yang mereka punya sekarang mungkin melebihi cadangan duit RI
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ________________________________
> >  From: johny_indon <johny_indon@>
> > To: [email protected] 
> > Sent: Monday, March 18, 2013 11:02 PM
> > Subject: [proletar] Re: Boss Lion Air dapat ulasan SMH
> > 
> > 
> >   
> > 
> > 
> > emang ruar biasa lion air ini.
> > disebutkan total duit yg digelontorkan rusdi setelah memborong boeing 
> > dan airbus melebihi duit bailout buat cyprus.
> > 
> > tapi memang di dalam negri lion air punya stigma si raja delay.
> > sampe2 ada yg bikin plesetannya LION=Late Is Our Nature.
> > 
> > persaingan low cost carrier memang makin meruncing.
> > setelah airasia dan lion, garuda ngga mau kalah masuk segmen lcc 
> > dgn citilink nya.
> > 
> > (ongkos murah ini murni kompetisi, ngga ada hubungannya dengan permen 
> > kuping loh).
> > 
> > --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@> wrote:
> > >
> > > Rudi Kirana, boss Lion Air, dapat ulasan koran Sydney, SMH.
> > > 
> > > http://www.smh.com.au/business/world-business/rusdi-kirana-typewriter-salesman-to-airline-supremo-20130319-2gbpz.html
> > > 
> > > Disebut-sebut bahwa dia menerima perlakuan yang biasanya diberikan bagi 
> > > seorang kepala negara.
> > >
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke