http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=201968 Selasa, 13 Des 2005,
Kalau Bicara, Dipikirlah Dulu Negeri ini seakan tak pernah berhenti dari kasus-kasus kemanusiaan. Kali ini kelaparan di Yohukimo, Papua. Setahu saya dari berita koran ini, kasus kelaparan di Papua berlangsung sejak lama. Itu menjadi gempar karena media-media nasional mengangkat kasus tersebut sebagai berita utama sehingga seluruh rakyat Indonesia ramai-ramai berkomentar. Tapi, yang paling menyedihkan lagi bagi saya adalah komentar Menko Kesra Aburizal Bakrie yang mengatakan bahwa kelaparan di Papua baru gejala awal. Ya ampun, kok bisa ngomong gitu, emang dia sudah berapa kali ke Papua? Saya yakin, Pak Ical ke Papua tidak lebih dari sepuluh kali, jadi wajar dia ngomong gitu. Namun, seharusnya dia tidak mengatakan demikian. Sebagai menteri, kalau mau berkomentar, ada baiknya Pak Ical berpikir masak-masak dulu biar nggak membuat rakyat marah. Semoga di Istana Jakarta setiap seminggu atau sebulan sekali ada kursus bagaimana memberikan komentar yang baik di media. A. RIYADI AMAR, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jogjakarta [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/7zgKlB/dnQLAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
