Islam mengharamkan perdebatan karena ajaran Islam mutlak benar dan tidak bisa diperdebatkan. Oleh karena itu, Islam diajarkan dan disebarkan hanya melalui dakwah dan jihad bukan "debat".
Berdebat itu adalah beradu argumentasi, jadi bukan bagian dari tata krama, bukan bagian sopan santun. Tetapi memang ada etikanya dan etika dalam berdebat bukan termasuk sopan santun. Tetapi kalo ada yang menyebutnya sebagai sopan santun, mungkin maksudnya adalah etika berdebat. Jadi etika berdebat itu tetap pada "adu argumentasi", tapi argumentasinya itu sendiri bisa valid atau tepat sasarannya dan ada pula yang invalid yaitu sama sekali tidak mengena kepada sasarannya. Misalnya saja, karena tidak mampu mendapatkan argumentasi untuk menyanggah argumentasi lawan, maka sang pelaku jadi kalap dan bukan lagi mengeluarkan argumentasi tapi mengeluarkan sumpah serapah caci maki kepada lawannya baik dengan kata2 kotor maupun dengan ancaman2 kekerasan yang sama sekali sudah bukan lagi adu argumentasi. Demikianlah, etika berdebat ataupun sopan santun berdebat tidak dibekali dalam Islam sehingga sulit bagi muslimin untuk bisa berargumentasi secara sehat, apalagi alquran mengajarkan umatnya untuk dilarang berdebat karena musuh2 Islam cukup dibunuh saja untuk mendapat pahala bukan diajak berdebat. Itulah sebabnya, meskipun antar sesama muslimin seperti halnya antara umat Islam Ahmadiah dengan Islam Muhammadiah, keduanya sama sekali tidak beradu debat dalam mencapai kata sepakat dalam kebenaran agamanya masing2 dan untuk memaksakan kebenaran itu dilakukan sumpah pocong, dilakukan cara bermuhabalah yaitu bersumpah atas nama Allah bahwa yang salah harus mati dalam satu minggu. Cara ini tentu juga tidak mencapai sasaran yang oleh lawannya dari Muhammadiah dibalas dengan cara yang lebih drastis yaitu dengan menjarah, membunuh, dan membakar harta benda umat ahmadiah dibawah perlindungan polisi. Mungkin inilah cara berdebat ala Islam yang bukan dalam arti berdebat yang sebenarnya karena memang tidak ada adu argumentasi diajarkan dalam Islam. Karena dalam adu argumentasi ada kalah dan ada menang, sedangkan Islam harus selalu menang dan tidak ada kalah. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
