Kalo pada akhirnya saya yakin bahwa pernikahan antar gay akan melengkapi budaya manusia yang sudah ada, bukanlah berarti saya ini pro-gay, membela gay, juga bukan artinya saya ini adalah gay. Semua menyadari bahwa krisis ekonomi akan berkepanjangan yang sebabnya multi-dimensional dimana akarnya adalah meledaknya populasi manusia dimuka bumi ini. Pemecahannya bagi segelintir ulama adalah perang membantai sesama manusia yang dianggapnya tidak berguna atau tidak diizinkan Allah untuk menikmati ciptaannya ini. Bahwa meledaknya populasi manusia tentunya juga diikuti meningkatnya populasi gay yang dalam sejarahnya dimasa lalu diharamkan oleh semua agama yang bahkan dibantai dalam agama Islam hingga sekarang ini. Mencari solusi krisis ekonomi ini bukan dari kitab suci agama melainkan dengan memperluas pemahaman fakta pelaku2 penting dalam aktivitas ekonomi itu sendiri yang antara lain adalah para gay yang karena merasa terancam karena dimusuhi kaum agama maka mereka bekerja lebih giat, berjuang lebih ulet, dan belajar lebih baik sehingga tidak bisa disangkal bahwa pengaruh ekonomi dunia banyak dikendalikan oleh para gay tanpa disadari kaum agama. Lihatlah Bank of Amerika yang tersebar luas diseluruh dunia ternyata pemilik dan para pemegang sahamnya adalah para gay. Sudah 20 tahun lebih hingga sekarang kelompok Kristen Baptist di Amerika telah gagal memboikot Bank of Amerika yang dikampanyekannya selama lebih 20 tahun ini. Padahal Kristen Baptist di Amerika merupakan salah satu aliran Kristen yang terkuat dan terbanyak pengikutnya diantara beberapa aliran2 Kristen lainnya yang juga kuat dan banyak pengikutnya. iya... itu hanyalah satu contoh kecil saja, padahal masih ada jutaan lagi perusahaan2 penting yang dikuasai atau dikendalikan para gay yang dimusuhi kaum agama terutama Islam. Jadi jangan heran kalo ada negara yang kolaps ekonominya gara2 memusuhi kaum gay terutama negara2 syariah Islam yang semuanya bergantung kepada Amerika. Lihatlah bidang industri bisnis asuransi, untuk "life insurance" si pemegang polish membelinya untuk diwariskan kepada ahli warisnya yang umumnya adalah pasangan atau keturunannya. Ada kalanya si pemegang polish bisa mengasuransikannya kepada orang diluar dari keluarganya, tetapi dalam hal ini dibutuhkan tambahan biaya notaris maupun pengacara untuk pengesahannya agar keluarga atau keturunannya tidak bisa menuntutnya. Demikianlah, melegalisasikan pernikahan antar gay akan banyak membantu proses pemulihan bahkan peningkatan kegiatan ekonomi negara maupun dunia. Oleh karena itu sia2 bahkan sangat riskan bagi negara2 anti-gay apabila nantinya makin banyak negara yang melegalisasi pernikahan antar gay, dan negara2 yang tetap ngotot anti-gay akan dengan sendirinya kolaps dimana terpaksa juga melegalisasinya untuk memperkuat ekonominya sendiri. Raja Arab Saudi dimasa lalu, pernah bertekad mengembangkan industrinya di tanah Arab sendiri, oleh karena itu mereka mengundang 10 investor terbesar dari Amerika yang dipilihnya. Ternyata dari 10 investor yang diundang raja Arab itu ada 8 investor adalah "wanita". Islam melarang umatnya yang laki2 bersentuhan dengan wanita yang bukan muhrimnya. Oleh karena itu waktu penyambutan hanya dua yang disalami oleh sang raja beserta menteri2nya. Singkat cerita, dua investor yang laki2pun akhirnya menolak berinvestasi di Arab Saudia karena mengingat banyak pegawai wanita yang harus direkrut nantinya akan banyak hambatan, apalagi nantinya dianggap melanggar ajaran Islam maka pabriknya akan dibakar dan investasinya hancur sia2. Kita menyaksikan, ternyata semua negara Syariah Islam yang mendiskriminasi wanita dan gay sekarang ini mengalami paling parah krisis ekonominya. Bahkan Arab Saudi yang kaya raya akan minyaknya juga dari dulu sudah tergantung kepada Amerika dan Inggris dalam semua bidang ekonomi, teknologi, maupun perdagangannya. Sedangkan negara2 Islam lainnya hanya mengembangkan jihad saling membantai antar sesamanya yang tidak membutuhkan pengembangan ekonomi atau teknologi karena semuanya nantinya akan dipenuhi oleh negara2 Barat yang memanfaatkannya. Jadi pernikahan antar-gay akan banyak membuka berbagai aspek2 legal yang menyangkut pengembangan dan pembukaan lahan2 ekonomi yang baru yang tidak dikenal dimasa lalu-nya. Selain tentunya juga menyempurnakan berbagai aktivitas dari kegiatan Hak Azasi Manusia yang mutlak tidak bisa diperdebatkan. Ny. Muslim binti Muskitawati.
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
