"FPI Haramkan Bom Bunuh Diri"? 

    Ntar dulu. 

    FPI ini adalah organisasi tukang bikin onar. 

    Jadi omongannnya nggak bisa dipegang begitu saja. 

    Saya perlu bukti lebih lanjut untuk percaya bahwa mereka itu
    memang telah mengharamkan bomb bunuh diri. 

    Dan yang lebih penting pula, bahwa mereka telah mengharamkan
    segala bentuk kekerasan. 

    Betul pula bahwa setelah  WTC, Bali, London dll. ada sejumlah
    orang Islam yang betul-betul mulai sadar bahwa ada yang nggak
    beres dengan bom bunuh diri itu. 

    Dan dengan jelas dan tulus menyalahkannnya. 

    Ini adalah kemajuan bila dibandingkan dengan reaksi mereka yang
    dulu jingkrak-jingkrak melihat gedung WTC ambruk diseruduk kapal
    terbang, atau yang bilang semua kejahatan teroris Islam itu 
    adalah.... kerjaan Mossad, CIA  atau Australi dll. 

    Tapi kemajuan itu masih jauh dari kesediaan mereka untuk mengakui
    kenyataan bahwa ajaran islam itu sungguh buas, ganas, kejam,
    keji lagi biadab dan perlu di manusiawikan... 

    Hanya bila mereka telah bersedia mengakui bahwa ada yang buas,
    ganas, kejam, keji lagi biadab diajaran Islam itu, maka saya akan
    bilang bahwa memang telah ada kemajuan besar. 


On 12 Dec 2005, at 19:50, yoddy hendrawan wrote:

> 
>   Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh,
> 
> Semakin banyak Ulama yang sepakat akan keharaman bom bunuh diri. Berikut 
> kutipannya :
> 
> 1. Kitab Fatawa Al-Aimmah Fil An-Nawazil Al-Mudlahimmah : 
> http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1020&bagian=0
> 2. MUI : 
> http://tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/11/18/brk,20051118-69399,id.html
> 3. KH Mahmud [Perwakilan 12 kyai pengelola Pondok Pesabtren di Jatim] : 
> http://tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/11/17/brk,20051117-69306,id.html
> 4. PBNU : http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=221478&kat_id=23
> 
> Ditambah dengan :
> 
>                         FPI Haramkan Bom Bunuh Diri
> http://www.mediaindo.co.id/berita.asp?id=83696
>                     JAKARTA--MIOL: Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib 
> Rizieq Syihab mengharamkan bom bunuh diri yang dilakukan di suatu negara 
> dalam suasana damai seperti di Indonesia karena aksi itu merupakan buah dari 
> kemaksiatan dan Islam sama sekali tidak mengajarkannya.
>   "Jihad untuk syahid itu dianjurkan. Sedangkan bom bunuh diri diharamkan. 
> Secara syariah, jihad dilarang menggangu anak-anak yang tak berdosa, wanita, 
> orang tua, masyarakat sipil tak bersenjata dan membumihanguskan tempat secara 
> membabibuta," katanya saat berbicara dalam seminar "Pemuda dan 
Radikalisme" di Jakarta, Jumat.
>   Rizieq mengatakan bahwa dalam jihad ada etika yang mengacu pada pada suatu 
> 'rahmatan' di dalam Islam dan jihad itu bertujuan menciptakan kedamaian, 
> bukan kerusakan.
>   Menurut dia, mati syahid dan bunuh diri dengan menggunakan teror bom sangat 
> berbeda.
>   "Bom syahid dilakukan atas dasar iman, perjuangan dan pengorbanan, dan 
> memiliki tujuan syariat yang jelas serta tidak mengorbankan orang-orang yang 
> tak berdosa, sedangkan bom bunuh diri, berdasarkan hawa nafsu, emosi, dan 
> keputusasaan sehingga ini tidak dapat dikatakan sebagai jihad," 
katanya.
>   Lebih lanjut dia mengakui bahwa di satu sisi "bom-bom hidup" itu merupakan 
> ekspresi perlawanan kaum muda muslim terhadap kezaliman Amerika Serikat serta 
> sekutu-sekutunya.
>   Tetapi juga tidak bisa dipungkiri bahwa bom-bom tersebut ternyata justru 
> merenggut korban dari kalangan muslimin sendiri dan bahkan "memangsa" 
> anak-anak, wanita, dan orang tua yang tidak bersalah.
>   Untuk menghentikan aksi bom bunuh diri di Indonesia, ia berpendapat, 
> pemerintah atau aparat keamanan seharusnya tidak hanya menangkap dan 
> menghukum mati para pelaku itu, tetapi juga harus menyelesaikan akar 
> persoalannya yaitu ketidakadilan di negara ini.
>   Di tempat yang sama, pengamat politik UI Arbi Sanit mengatakan, persoalan 
> mengapa radikalisme yang mengagungkan kekerasan cenderung timbul di jiwa 
> anak-anak muda harus dilihat dari akar masalah yang sesungguhnya.
>   Arbi mengatakan, salah satu penyebab timbulnya semangat radikalisasi dalam 
> anak muda itu karena mereka merasakan adanya ketidak adilan, baik yang 
> dilihat maupun dirasakannya secara langsung.
>   Berkaitan dengan kasus bom bunuh diri yang sudah sering terjadi di 
> Indonesia dengan eksekutornya yang dominan berasal dari kalangan muda yang 
> "rela" meledakkan dirinya, Arbi menilai hal itu dikarenakan mereka menjadikan 
> sebuah nilai yang dianutnya sebagai suatu kebenaran mutlak.
>   "Kita harus melihat agama secara sosiologis bukan dengan akidah. Jangan 
> menjadikan nilai itu adalah suatu kebenaran," tegasnya. (Ant/OL-1)
> 
> 
> 
> 
> 
> Milis ini milis 3D, selain di Yahoogrousp juga ada Forum Apakabar dan 
> homepage Apakabar. Milis ap
akabar di moderasi - yang tidak mau di moderasi silakan main di Forum Apakabar, 
yaitu: http://forum
s.apakabar.ws
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/7zgKlB/dnQLAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke