Sekali lagi: saya senang dengan apa yagn ditulis oleh Pro Book ini:

"Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena
nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa
iba dan kasihan kepada Muslim.

--- In [email protected], Pro Book <probook6460@...> wrote:
>
> Densus 88 Dikecam, Polri: Kami Juga Ingin Masuk Surga
> 
> Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar diskusi publik bertema
> "Memberantas Terorisme Tanpa Teror dan Melanggar Hak Azasi Manusia". Video
> kekerasan Densus 88 pun diputar. Apa jawaban Polri?
> 
> Acara ini digelar sebagai kelanjutan dari laporan Ketua PP Muhammadiyah,
> Din Syamsuddin, ke Mabes Polri atas temuan video berisi kekerasan pada
> terduga teroris yang diduga dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88.
> Sebelumnya, Komnas HAM sudah memastikan bahwa video tersebut adalah asli.
> 
> "Terorisme yang sering disebut 'extraordinary crime against humanity',
> tidak ada akarnya dalam Islam. Saya kira ini yang patut dibicarakan. Kita
> menentang pemberantasan terorisme dengan cara tidak melakukan teror," ujar
> Din dalam diskusi tersebut di kantor pusatnya, di Jalan Menteng Raya No 62,
> Jakarta Pusat.
> 
> Di sela-sela diskusi, diputar video kekerasan yang diduga dilakukan oleh
> Densus 88, salah satunya menampilkan penangkapan Wiwin Kalahe, terduga
> teroris Poso yang ditembak setelah menyerah pada 22 Januari 2007 silam.
> 
> Meski beroperasi secara luas, Densus 88 belakangan memfokuskan operasi di
> Solo dan Poso, yang disebut sebagai markas teroris. Tokoh Islam Poso, Adnan
> Arsal, menyebut bahwa kotanya bukan sarang para penebar teror.
> 
> "Kenapa tiba-tiba mengarah ke Poso sebagai sarang teroris? Kami tidak
> menerima itu. Polisi juga memberantas teroris dengan melakukan teror.
> Polisi yang seperi ini harus dibersihkan dari negara ini," kata Adnan.
> 
> Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani, menyebut pihaknya tengah menyelidiki
> video tersebut.
> 
> "Kita sedang melanjutkan pemeriksaan atas temuan. Sudah bukan masanya lagi
> menanggulangi terorisme dengan cara-cara kekerasan seperti itu," ujarnya
> dalam kesempatan yang sama.
> 
> Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas
> Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, pun memberikan jawaban. menegaskan bahwa
> Densus 88 bukan menarik pelatuk tanpa alasan.
> 
> "Densus 88 tidak bertugas untuk membunuh. Hakekat ancamannya memang layak
> digunakan senjata api. Ini merupakan penegakkan hukum," kata Boy.
> 
> "Terhadap video itu, itu dinyatakan oleh Pak Kapolri, memang itu adalah
> bagian kegiatan kepolisian di sana. Apabila memang ada kekeliruan, kita
> juga tidak ingin menutupi kesalahan. Kami ini, polisi, juga ingin masuk
> surga," tambah Boy.
> _________________________________________________________________________________________________________________________________
> Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas
> diperadaban dunia modern.
> 
> Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena
> nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa
> iba dan kasihan kepada Muslim.
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke