Waduh... Gw sampe speechless nih, dikasih nasihat 'bagaimana cara membesarkan anak' oleh orang yang belum punya anak.
Begini ya de... Sebaiknya ente berpikir dulu sebelum ente buka congor, bahwa yang namanya anak itu punya masa depan sendiri, punya jalan hidup sendiri. Kalo anak gw sekolah di pesantren Gontor, tentu aja dia akan melanjutkan sekolah di Al Azhar University di Kairo. Karena kenyataannya anak gw sekolah di Bandung, tentu tidak mungkin melanjutkan sekolah ke Al Azhar di Kairo. Ente sebagai orang Kristen, coba deh jangan sering pamer ketololan dan berbohong setiap hari di milis ini. Kita2 udah tahu bahwa Kristen2 di milis ini dari sejak milis ini berdiri nggak tau malu untuk pamer ketololan dan berbohong setiap hari. Sebagai informasi, tidak ada pelajar Indonesia di Amerika yang bego menjadi ekstrimis seperti Tamerlan. Adalah omongan bohong besar kalo ente mengatakan bahwa pelajar Indonesia dipanggil pulang lantaran jadi ekstremis di Amerika seperti Tamerlan. Kenapa? Pertama karena Amerika tidak bermusuhan dengan Indonesia. Kedua, dan yang paling penting, semua pembantaian dan pembunuhan di Amerika dilakukan oleh orang Amerika sendiri atau imigran Amerika.. Pelajar Islam seperti Tamerlan menjadi pembunuh bukan karena masalah Islam atau Kristen, tapi masalahnya Tamerlan adalah imigran Amerika dan memang sudah terbukti memang banyak orang Amerika yang sakit jiwa. Masih inget kan ketika orang Korea membantai lebih dari 30 orang di Virginia Tech? Si Korea itu sama aja dengan Tamerlan, imigran Amerika yang menjadi sakit jiwa lantaran tidak tahan dengan lingkungan dan atmosfir orang Amerika yang pada sakit jiwa. Jadi, ente yang ngakunya hidup di Amerika, sebaiknya segera pulang aja ke Indonesia sebelum terlambat karena kehidupan di Amerika tidak sehat. Sekarang aja udah mulai kelihatan bahwa ente itu sakit jiwa, ekstrimis pembenci Islam. Alhamdulilah, Puji Tuhan, ente itu otaknya dogol sehingga ente hanya menjadi ekstrimis pembenci Islam yang cuma bisa cuap2 di dunia maya aja. Bayangkan kalo ente pinter dan cerdas sehingga bisa bersekolah di universitas bergengsi seperti Virginia Tech atau UMas Darmouth. Bisa abis tuh muslim Amerika dibantai ente. --- In [email protected], "kim" <kimhook@...> wrote: > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote: > > > > > >Si Tamerlan ini sama persis seperti Jusfiq, laki2 parasit sialan > >yang tidak bertanggung jawab dan hanya menggantungkan hidupnya > >kepada istrinya. > > > > Coba liat apa ada bedanya Tamerlan dengan Jusfiq, junjungan maneh?? > > Rez, > agar hadir dimilis itu bisa diambil hal yang ada hikmahnya, > jangan terlalu membiasakan diri sleboran. Karena kamu itu > bukan anak reamaja lagi, malahan lebih dari itu, kamu sudah > punya anak yg besok lusa akan jadi mahasiswa. > > Kita semua disini mengerti membaca opini kamu dan begitu bangga > nya anak kamu ikutan ke Boston hingga kamu pun ikut mendampi- > ngi kesana. > > Ya ya ya kita mengerti sikap kamu sebagai ayah. Hanya jadi > orang itu jangan kebanyakan munafik dikarenakan kamu beragama > Islam. Karena pada dasarnya kebanggaan kamu itu, sianak ada > diperadaban yg toleran dan maju, yang mana kamu biasanya melu- > dahi baek itu Kristen ataupun Amrik. > > Sebagai ayah, pasti kamu itu ingin punya anak maju. Dan pilihan > agar sianak jadi maju dalam pendidikan, kamu sudah tentu akan > memilih dunia peradaban. Sangat disangsikan kalau kamu itu ada > keinginan utk mengirimkan anak kamu untuk belajar di Arab Saudi > ataupun di Qatar. > > Namanya siapa anak kamu ? Sebagai infromasi, bukan satu dua > orang yang pernah diketahui mahasiswa Indonesia keburu gulung > tikar dipanggil balik oleh orang tua, yang untungnya awas. > > Tahukah kamu, si anak itu selama belajar, tidak akan selamanya > ada dikampus. Sebagai muslim, ada hari-hari yang membuat kesem- > patan untuk bertemu dengan komuniti muslim lagi. Pada umumnya > hari Jumat sewaktu/setelah Juma'tan. > > Mereka akan panggil anak kamu "my brother ". Anak se-umur itu > mudah dipengaruhi oleh lingkungan dan diobori untuk berjuang > dijalan Allah untuk menjadi teroris. Pelajari kasus si Johar... > > Akan bagaimana sikap kamu dan bini jika suatu hari anak kamu > telpon dan dia bilang akan jadi mujahidin di amrik dan dia > sudah tinggalkan kampus ? > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
