Psikopat berat tukang fitnah rezameutia yang menderita premature ejaculation dan hidup sengsara itu cuap-cuap kayak nonok bebek yang baru dientotin monyet bonobo sembari ngigo: "Pelajar Islam seperti Tamerlan menjadi pembunuh bukan karena masalah Islam atau Kristen"..
Saya kutip dari berita AFP: "The source said Tsarnaev told investigators his older brother was the leader and "wanted to defend Islam from attack." http://www.afp.com/en/news/topstories/boston-investigators-seek-motive-after-suspect-charged --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > Waduh... > Gw sampe speechless nih, dikasih nasihat 'bagaimana cara membesarkan anak' > oleh orang yang belum punya anak. > > Begini ya de... > > Sebaiknya ente berpikir dulu sebelum ente buka congor, bahwa yang namanya > anak itu punya masa depan sendiri, punya jalan hidup sendiri. > > Kalo anak gw sekolah di pesantren Gontor, tentu aja dia akan melanjutkan > sekolah di Al Azhar University di Kairo. Karena kenyataannya anak gw sekolah > di Bandung, tentu tidak mungkin melanjutkan sekolah ke Al Azhar di Kairo. > > Ente sebagai orang Kristen, coba deh jangan sering pamer ketololan dan > berbohong setiap hari di milis ini. Kita2 udah tahu bahwa Kristen2 di milis > ini dari sejak milis ini berdiri nggak tau malu untuk pamer ketololan dan > berbohong setiap hari. > > Sebagai informasi, tidak ada pelajar Indonesia di Amerika yang bego menjadi > ekstrimis seperti Tamerlan. Adalah omongan bohong besar kalo ente mengatakan > bahwa pelajar Indonesia dipanggil pulang lantaran jadi ekstremis di Amerika > seperti Tamerlan. > > Kenapa? > > Pertama karena Amerika tidak bermusuhan dengan Indonesia. > Kedua, dan yang paling penting, semua pembantaian dan pembunuhan di Amerika > dilakukan oleh orang Amerika sendiri atau imigran Amerika.. > > Pelajar Islam seperti Tamerlan menjadi pembunuh bukan karena masalah Islam > atau Kristen, tapi masalahnya Tamerlan adalah imigran Amerika dan memang > sudah terbukti memang banyak orang Amerika yang sakit jiwa. > > Masih inget kan ketika orang Korea membantai lebih dari 30 orang di Virginia > Tech? > > Si Korea itu sama aja dengan Tamerlan, imigran Amerika yang menjadi sakit > jiwa lantaran tidak tahan dengan lingkungan dan atmosfir orang Amerika yang > pada sakit jiwa. > > Jadi, ente yang ngakunya hidup di Amerika, sebaiknya segera pulang aja ke > Indonesia sebelum terlambat karena kehidupan di Amerika tidak sehat. > Sekarang aja udah mulai kelihatan bahwa ente itu sakit jiwa, ekstrimis > pembenci Islam. > > Alhamdulilah, Puji Tuhan, ente itu otaknya dogol sehingga ente hanya menjadi > ekstrimis pembenci Islam yang cuma bisa cuap2 di dunia maya aja. > > Bayangkan kalo ente pinter dan cerdas sehingga bisa bersekolah di universitas > bergengsi seperti Virginia Tech atau UMas Darmouth. > > Bisa abis tuh muslim Amerika dibantai ente. > > > > > > > > --- In [email protected], "kim" <kimhook@> wrote: > > > > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote: > > > > > > > > >Si Tamerlan ini sama persis seperti Jusfiq, laki2 parasit sialan > > >yang tidak bertanggung jawab dan hanya menggantungkan hidupnya > > >kepada istrinya. > > > > > > Coba liat apa ada bedanya Tamerlan dengan Jusfiq, junjungan maneh?? > > > > Rez, > > agar hadir dimilis itu bisa diambil hal yang ada hikmahnya, > > jangan terlalu membiasakan diri sleboran. Karena kamu itu > > bukan anak reamaja lagi, malahan lebih dari itu, kamu sudah > > punya anak yg besok lusa akan jadi mahasiswa. > > > > Kita semua disini mengerti membaca opini kamu dan begitu bangga > > nya anak kamu ikutan ke Boston hingga kamu pun ikut mendampi- > > ngi kesana. > > > > Ya ya ya kita mengerti sikap kamu sebagai ayah. Hanya jadi > > orang itu jangan kebanyakan munafik dikarenakan kamu beragama > > Islam. Karena pada dasarnya kebanggaan kamu itu, sianak ada > > diperadaban yg toleran dan maju, yang mana kamu biasanya melu- > > dahi baek itu Kristen ataupun Amrik. > > > > Sebagai ayah, pasti kamu itu ingin punya anak maju. Dan pilihan > > agar sianak jadi maju dalam pendidikan, kamu sudah tentu akan > > memilih dunia peradaban. Sangat disangsikan kalau kamu itu ada > > keinginan utk mengirimkan anak kamu untuk belajar di Arab Saudi > > ataupun di Qatar. > > > > Namanya siapa anak kamu ? Sebagai infromasi, bukan satu dua > > orang yang pernah diketahui mahasiswa Indonesia keburu gulung > > tikar dipanggil balik oleh orang tua, yang untungnya awas. > > > > Tahukah kamu, si anak itu selama belajar, tidak akan selamanya > > ada dikampus. Sebagai muslim, ada hari-hari yang membuat kesem- > > patan untuk bertemu dengan komuniti muslim lagi. Pada umumnya > > hari Jumat sewaktu/setelah Juma'tan. > > > > Mereka akan panggil anak kamu "my brother ". Anak se-umur itu > > mudah dipengaruhi oleh lingkungan dan diobori untuk berjuang > > dijalan Allah untuk menjadi teroris. Pelajari kasus si Johar... > > > > Akan bagaimana sikap kamu dan bini jika suatu hari anak kamu > > telpon dan dia bilang akan jadi mujahidin di amrik dan dia > > sudah tinggalkan kampus ? > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
