Hehehe... jadi lu ga bisa nunjukin drmana dongeng itu diambil.


On 5/18/13, Tawangalun <[email protected]> wrote:
> Yo terserah wong lu yg kau senengi harus yg ada selangkangannya.
> Umar itu ketika memasuki Yerusalem mau menerima penyerahan dari Paus waktu
> itu.yg dikira Umar yg naik diatas keledai sementara Umar yg menuntun keledai
> adalah ajudannya.Soale mereka berdua yg diatas punggung keledai gantian,la
> pas masuk gerbang Yerusalem Umar pas giliran yg nuntun.Waktu itu kekurangan
> tunggangan jadi satu keledai untuk berdua.
> nah begitulah Khalifah Islam jaman dulu betul2 sederhanaa makane Islam dulu
> digdaya karena gak cinta dunia.
>
> Tawangalun.
>
> --- In [email protected], itemabu2 <itemabu2@...> wrote:
>>
>> Hehehe... kayaknya tiap taik anget yg ada di tanah itu pasti lu caplok
>> dgn lahapnya.
>>
>> Lu pernah mikir, drmana dongeng ini bersumber? Hadis no berapa? Sanad
>> dan mathannya sahih apa ga?
>>
>>
>>
>> On 5/18/13, Tawangalun <tawangalun@...> wrote:
>> >
>> > Pada masa Khalifah Umar bin Khattab r.a. ada seorang Gubernur Mesir
>> > yang
>> > bernama Amr bin 'Ash dan dia berniat untuk membangun sebuah masjid di
>> > samping istananya yang megah itu. Namun keinginannya itu terbentur
>> > dengan
>> > adanya lahan atau rumah yang harus digusur dan rumah tersebut ternyata
>> > dimiliki oleh seorang Yahudi tua.
>> >
>> > Gubernur Amr bin 'Ash lalu memanggil orang Yahudi itu dan meminta agar
>> > dia
>> > mau menjual tanahnya. Akan tetapi orang Yahudi itu tidak berniat untuk
>> > menjual tanahnya. Kemudian gubernur Amr bin `Ash memberikan penawaran
>> > yang
>> > cukup tinggi dengan harga lima belas kali lipat dari harga pasaran,
>> > tetapi
>> > tetap saja orang Yahudi itu menolak untuk menjual tanahnya.
>> >
>> > Gubernur Amr bin `Ash kesal dan akhirnya karena berbagai cara telah
>> > dilakukan dan hasilnya buntu, maka sang gubernur pun menggunakan
>> > kekuasaannya dengan memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan surat
>> > pembongkaran dan akan menggusur paksa lahan tersebut, suatu cara yang
>> > tidak
>> > Islami. Sementara si Yahudi tua itu tidak bisa berbuat apa-apa selain
>> > menangis dan kemudian dia berniat untuk mengadukan kesewenang- wenangan
>> > gubernur Mesir itu pada Khalifah Umar bin Khattab.
>> >
>> > Akhirnya orang Yahudi itu pergi ke Madinah untuk mengadu kepada
>> > Khalifah
>> > Umar bin Khattab, walaupun dengan menempuh perjalanan yang cukup
>> > panjang.
>> > Begitu tiba di Madinah, orang Yahudi itu merasa takjub, karena Khalifah
>> > Umar
>> > bin Khattab tidak memiliki istana yang megah seperti istananya Amr bin
>> > 'Ash
>> > dan bahkan dia diterima Khalifah Umar bin Khattab hanya di halaman
>> > Masjid
>> > Nabawi di bawah naungan pohon kurma. Selain itu penampilan Khalifah Umar
>> > bin
>> > Khattab amat sederhana untuk ukuran pemimpin yang memiliki kekuasaan
>> > begitu
>> > luas.
>> >
>> > " Ada keperluan apa kakek datang kesini, jauh-jauh dari Mesir ? " tanya
>> > Umar
>> > bin Khattab.
>> >
>> > Setelah mengatur detak jantungnya karena berhadapan dengan seorang
>> > khalifah
>> > yang tinggi besar dan penuh wibawa, si kakek itu mengadukan kasusnya.
>> > Dia
>> > bercerita pula tentang bagaimana perjuangannya untuk memiliki rumah
>> > itu,
>> > dimana dia sejak muda bekerja keras sehingga dapat membeli sebidang
>> > tanah
>> > dan membuat gubuk di atas tanah tersebut.
>> >
>> > " Akan tetapi, wahai Khalifah Umar, sungguh sangat menyedihkan. Harta
>> > satu-satunya yang aku miliki sekarang telah sirna, karena telah
>> > dirampas
>> > oleh Gubernur Amr bin 'Ash ". kata orang Yahudi itu tanpa rasa takut.
>> >
>> > Laporan tersebut membuat Khalifah Umar bin Khattab marah dan wajahnya
>> > menjadi merah padam. Setelah amarahnya mereda, kemudian orang Yahudi
>> > itu
>> > diminta untuk mengambil tulang belikat unta dari tempat sampah, lalu
>> > diserahkannya tulang itu kepada Khalifah Umar bin Khattab.
>> >
>> > Khalifah Umar bin Khattab kemudian menggores tulang tersebut dengan
>> > huruf
>> > alif yang lurus dari atas ke bawah dan di tengah goresan itu ada lagi
>> > goresan melintang menggunakan ujung pedang, lalu tulang itu pun
>> > diserahkan
>> > kembali kepada orang Yahudi tersebut sambil berpesan :
>> > " Bawalah tulang ini baik-baik ke Mesir dan berikanlah kepada Gubernur
>> > Amr
>> > bin 'Ash ". jelas Khalifah Umar bin Khattab.
>> >
>> > Si Yahudi itu kebingungan ketika diminta untuk membawa tulang yang
>> > telah
>> > digores dan memberikannya kepada Gubernur Amr bin `Ash. Gubernur Amr
>> > bin
>> > 'Ash yang menerima tulang tersebut, langsung tubuhnya menggigil
>> > kedinginan
>> > serta wajahnya pucat pasi. Saat itu juga Gubernur Amr bin 'Ash
>> > mengumpulkan
>> > rakyatnya untuk membongkar kembali masjid yang sedang dibangun dan
>> > membangun
>> > kembali gubuk yang reot milik orang Yahudi itu.
>> >
>> > " Bongkar masjid itu! " teriak Gubernur Amr bin Ash gemetar.
>> >
>> > Orang Yahudi itu merasa heran dan tidak mengerti tingkah laku Gubernur.
>> > " Tunggu! " teriak orang Yahudi itu.
>> >
>> > " Maaf Tuan, tolong jelaskan perkara pelik ini. Berasal dari apakah
>> > tulang
>> > itu? Apa keistimewaan tulang itu, sehingga Tuan berani memutuskan untuk
>> > membongkar begitu saja bangunan yang amat mahal ini. Sungguh saya tidak
>> > mengerti! ". kata orang Yahudi itu lagi.
>> >
>> > Gubernur Amr bin Ash memegang pundak orang Yahudi itu sambil berkata :
>> > "
>> > Wahai kakek, tulang ini hanyalah tulang biasa dan baunya pun busuk ".
>> >
>> > " Mengapa ini bisa terjadi. Aku hanya mencari keadilan di Madinah dan
>> > hanya
>> > mendapat sebongkah tulang yang busuk. Mengapa dari benda busuk tersebut
>> > itu
>> > gubernur menjadi ketakutan? " kata orang Yahudi itu.
>> >
>> > " Tulang ini merupakan peringatan keras terhadap diriku dan tulang ini
>> > merupakan ancaman dari Khalifah Umar bin Khattab. Artinya, apapun
>> > pangkat
>> > dan kekuasaanmu suatu saat kamu akan bernasib sama seperti tulang ini,
>> > karena itu bertindak adillah kamu seperti huruf alif yang lurus. Adil
>> > di
>> > atas dan adil di bawah. Sebab kalau kamu tidak bertindak adil dan lurus
>> > seperti goresan tulang ini, maka Khalifah tidak segan-segan untuk
>> > memenggal
>> > kepala saya ". jelas Gubernur Amr bin 'Ash.
>> >
>> > Orang Yahudi itu tunduk terharu dan terkesan dengan keadilan dalam
>> > Islam.
>> >
>> > " Sungguh agung ajaran agama Tuan. Sungguh aku rela menyerahkan tanah
>> > dan
>> > gubuk itu. Bimbinglah aku dalam memahami ajaran Islam! ".
>> >
>> > Akhirnya orang Yahudi itu mengikhlaskan tanahnya untuk pembangunan
>> > masjid
>> > dan dia sendiri langsung masuk agama islam......
>> >
>> >
>> > Shalom,
>> > Tawangalun.
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>
>
>


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke